Beranda Ogan Ilir Rapat Paripurna DPRD Ogan Ilir Bahas Laporan Reses I, Aspirasi Infrastruktur hingga...

Rapat Paripurna DPRD Ogan Ilir Bahas Laporan Reses I, Aspirasi Infrastruktur hingga Ekonomi Jadi Sorotan

25
0
Ketua DPRD Ogan Ilir bersama jajaran pemerintah daerah menghadiri rapat paripurna terbuka di Gedung DPRD Ogan Ilir. (foto: Sandi/cimutnews.co.id)

OGAN ILIR, cimutnews.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ogan Ilir menggelar Rapat Paripurna ke-XXVIII dengan agenda utama penyampaian laporan hasil Reses I anggota DPRD dari seluruh daerah pemilihan (dapil). Forum yang berlangsung terbuka untuk umum tersebut digelar di Gedung Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Ogan Ilir, Senin (26/1/2026), sebagai bagian dari mekanisme resmi penyerapan aspirasi masyarakat dalam siklus perencanaan pembangunan daerah.

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Ogan Ilir, H. Edwin Cahya Putra, S.IP, dan dihadiri Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Kabupaten Ogan Ilir, Dicky Syailendra, S.Sos., M.Si, bersama jajaran pemerintah daerah. Hadir pula para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat se-Kabupaten Ogan Ilir, serta seluruh anggota DPRD. Kehadiran unsur legislatif dan eksekutif dalam satu forum paripurna tersebut menegaskan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam merumuskan arah kebijakan pembangunan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Secara nasional, kegiatan reses merupakan instrumen konstitusional yang melekat pada fungsi representasi DPRD. Melalui reses, anggota dewan turun langsung ke daerah pemilihan untuk menyerap aspirasi, mencatat persoalan riil, serta menghimpun usulan program prioritas dari masyarakat. Hasil reses kemudian disampaikan dalam rapat paripurna sebagai dokumen resmi yang menjadi bahan pertimbangan pemerintah daerah dalam menyusun rencana kerja dan kebijakan pembangunan.

Ketua DPRD Ogan Ilir, Edwin Cahya Putra, dalam sambutannya menegaskan bahwa laporan reses memiliki posisi strategis dalam sistem kerja legislatif daerah. Menurutnya, forum paripurna menjadi wadah formal untuk mendokumentasikan seluruh aspirasi masyarakat agar dapat ditindaklanjuti secara terukur melalui kebijakan pemerintah daerah.

“Forum paripurna ini menjadi wadah resmi untuk menyampaikan dan mendokumentasikan seluruh hasil reses. Aspirasi masyarakat yang dihimpun akan menjadi bahan pertimbangan penting bagi pemerintah daerah dalam penyusunan kebijakan dan program pembangunan ke depan,” ujarnya saat membuka rapat.

Baca juga  Polsek Pemulutan Gencarkan Patroli Antisipasi Pungli dan Kejahatan Jalanan di Jalur Tol Keramasan – Nilakandi

Secara bergiliran, perwakilan dari lima daerah pemilihan menyampaikan ringkasan laporan hasil reses. Masing-masing laporan memuat beragam kebutuhan masyarakat yang ditemui langsung di lapangan, mulai dari sektor infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pertanian, pelayanan publik, hingga peningkatan kesejahteraan ekonomi berbasis potensi lokal.

Adapun penyampaian laporan dilakukan oleh Zahrudin, S.E., M.Si dari Dapil I, Basirun Hadinata dari Dapil II, Amir Hamzah, S.H dari Dapil III, Basri M. Zahri, S.Pd., M.Si dari Dapil IV, serta Rani Susilawati, S.E dari Dapil V. Sejumlah isu strategis yang mengemuka antara lain kebutuhan perbaikan dan peningkatan kualitas jalan penghubung antar desa, penguatan sarana dan prasarana pendidikan, peningkatan layanan kesehatan masyarakat, dukungan fasilitas pertanian, hingga permintaan program pemberdayaan ekonomi masyarakat yang berkelanjutan.

Berbagai aspirasi tersebut mencerminkan kondisi faktual yang dihadapi masyarakat di tingkat desa dan kecamatan. Infrastruktur dasar yang memadai dinilai menjadi faktor penting dalam mendorong mobilitas ekonomi dan pemerataan layanan publik. Di sisi lain, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan tetap menjadi perhatian utama karena berkaitan langsung dengan pembangunan sumber daya manusia daerah.

Setelah seluruh laporan reses disampaikan, rapat paripurna dilanjutkan dengan penyampaian pendapat akhir dari pihak eksekutif yang diwakili Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Ogan Ilir, Dicky Syailendra. Ia menyampaikan apresiasi atas kinerja DPRD yang dinilai aktif turun ke lapangan untuk menjaring aspirasi masyarakat secara langsung.

“Laporan hasil reses ini menjadi masukan yang sangat berharga bagi pemerintah daerah. Seluruh usulan akan kami kaji dan diselaraskan dengan dokumen perencanaan pembangunan daerah, tentu dengan memperhatikan kemampuan anggaran serta skala prioritas,” ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir, lanjutnya, berkomitmen memperkuat sinergi bersama DPRD agar setiap program pembangunan benar-benar berangkat dari kebutuhan riil masyarakat. Pendekatan partisipatif tersebut dinilai penting untuk memastikan kebijakan yang dihasilkan tidak hanya tepat sasaran, tetapi juga berkelanjutan.

Baca juga  PJS Ogan Ilir Soroti Dugaan Perangkat Desa Aktif Dilantik Jadi PPPK Paruh Waktu: Hasil Penelusuran CimutNews.co.id Ungkap Fakta Klarifikasi BKPSDM

Forum paripurna ini sekaligus menunjukkan bahwa proses pembangunan daerah tidak dapat dipisahkan dari peran aktif masyarakat. Aspirasi yang disampaikan melalui reses menjadi fondasi penting dalam menentukan prioritas kebijakan, sehingga diharapkan masyarakat terus memanfaatkan ruang partisipasi secara konstruktif dan bertanggung jawab.

Dengan disampaikannya pendapat akhir dari pihak eksekutif, Rapat Paripurna ke-XXVIII DPRD Kabupaten Ogan Ilir resmi ditutup. Agenda tersebut menegaskan kembali posisi DPRD sebagai jembatan aspirasi rakyat sekaligus mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, transparan, dan akuntabel.

Ke depan, sinergi antara legislatif dan eksekutif diharapkan semakin kuat agar setiap kebijakan pembangunan mampu menjawab tantangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata. Komitmen terhadap tata kelola pemerintahan yang baik menjadi landasan bersama dalam menjaga kepercayaan publik serta memastikan proses pembangunan berjalan sesuai prinsip kepentingan umum. (Sandi)