Beranda Palembang Buka Pengajian Ramadan 1447 H di Griya Agung, Herman Deru Tegaskan Safari...

Buka Pengajian Ramadan 1447 H di Griya Agung, Herman Deru Tegaskan Safari Ramadan Perkuat Sinergi dan Stabilitas Sumsel

23
0
Gubernur Sumsel Herman Deru membuka secara resmi Pengajian Ramadan 1447 H Pemprov Sumsel di Griya Agung, Palembang, Rabu (18/2/2026) malam.(Foto: Poerba/cimutnews.co.id)

Palembang, cimutnews.co.id – Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, secara resmi membuka Pengajian Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi Pemerintah Provinsi Sumsel di Griya Agung, Palembang, Rabu (18/2/2026) malam. Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya rangkaian Safari Ramadan Pemprov Sumsel tahun 2026.

Pembukaan berlangsung khidmat dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan BUMN/BUMD, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta sejumlah undangan lainnya. Momentum tersebut dimaknai sebagai ajang silaturahmi sekaligus penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan berbagai elemen masyarakat.

Dalam sambutannya, Herman Deru menegaskan bahwa Ramadan bukan hanya momentum ibadah secara personal, tetapi juga ruang konsolidasi sosial dan pemerintahan. Ia menyampaikan bahwa Safari Ramadan menjadi sarana mempererat kebersamaan dan memperkuat koordinasi lintas sektor di Sumatera Selatan.

“Ramadan adalah bulan penuh berkah. Ini saat yang tepat bagi kita untuk mempererat silaturahmi, memperkuat kebersamaan, dan menyatukan langkah demi kemaslahatan masyarakat Sumatera Selatan,” ujar Herman Deru.

Konteks Nasional dan Peran Pemerintah Daerah

Secara nasional, Ramadan kerap menjadi periode strategis bagi pemerintah dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi. Aktivitas masyarakat meningkat, mobilitas bertambah, dan kebutuhan bahan pokok cenderung naik. Oleh karena itu, pemerintah daerah memiliki peran penting dalam memastikan kondisi tetap kondusif.

Dalam konteks tersebut, Pemprov Sumsel melalui Safari Ramadan berupaya membangun komunikasi yang intensif dengan unsur Forkopimda, OPD, serta BUMN/BUMD. Kolaborasi ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas keamanan, ketersediaan bahan pokok, serta kelancaran pelayanan publik selama bulan suci.

Herman Deru menyebut, setiap institusi memiliki tugas pokok dan fungsi masing-masing. Namun, seluruhnya memiliki tujuan yang sama, yakni menghadirkan pelayanan terbaik dan rasa aman bagi masyarakat.

Baca juga  Penguatan Integritas RT/RW di Seberang Ulu II, Pemkot Palembang Tegaskan Komitmen Demokrasi dari Tingkat Akar Rumput

“Kita boleh berbeda tugas dan kewenangan, tetapi tujuan kita satu, yaitu memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk masyarakat,” katanya.

Data dan Capaian Daerah

Dalam kesempatan itu, Herman Deru juga menyinggung sejumlah capaian daerah yang perlu dijaga konsistensinya selama Ramadan. Ia menyebut Sumatera Selatan termasuk provinsi dengan pengendalian inflasi yang relatif baik dalam beberapa tahun terakhir.

Pemprov Sumsel, lanjutnya, secara rutin melakukan koordinasi dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) guna memastikan harga bahan pokok tetap stabil, terutama menjelang Idulfitri. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga daya beli masyarakat.

Selain itu, ia juga mengungkapkan bahwa angka kemiskinan di Sumsel menunjukkan tren penurunan dan telah berada pada satu digit. Capaian tersebut, menurutnya, merupakan hasil kerja bersama berbagai pihak dan harus terus dipertahankan.

“Capaian ini bukan kerja satu pihak, melainkan kerja bersama. Karena itu, kita harus menjaganya dengan memperkuat sinergi dan stabilitas,” tegasnya.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa tantangan ekonomi global dan faktor cuaca tetap perlu diantisipasi secara cermat agar tidak berdampak pada kondisi sosial di daerah.

Peneguhan Nilai Keagamaan dan Kebersamaan

Pengajian Ramadan 1447 H yang dibuka di Griya Agung tersebut juga diisi dengan tausiyah keagamaan dan doa bersama. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat nilai spiritual sekaligus membangun etos kerja aparatur yang berintegritas.

Herman Deru menekankan pentingnya menjadikan Ramadan sebagai momentum introspeksi diri, baik secara pribadi maupun kelembagaan. Ia mengajak seluruh jajaran pemerintah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Ramadan mengajarkan kita kejujuran, kedisiplinan, dan kepedulian. Nilai-nilai itu harus tercermin dalam pelayanan kita kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, pemerintahan yang kuat tidak hanya bertumpu pada program kerja, tetapi juga pada kepercayaan publik. Oleh sebab itu, komunikasi yang terbuka dan kolaboratif perlu terus dijaga.

Baca juga  100 Siswa Sumsel Siap Ikuti Retret Laskar Satria Pandu, Inisiatif Gubernur Herman Deru Bangun Karakter Generasi Muda

Imbauan dan Harapan

Dalam forum tersebut, Herman Deru mengimbau seluruh jajaran pemerintah daerah, Forkopimda, serta BUMN/BUMD untuk menjaga kondusivitas wilayah selama Ramadan hingga Idulfitri. Ia berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus diperkuat dalam berbagai program pembangunan.

Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban, toleransi, dan suasana yang damai selama bulan suci.

“Ramadan adalah bulan persaudaraan. Mari kita jaga Sumatera Selatan tetap aman, damai, dan harmonis,” katanya.

Safari Ramadan Pemprov Sumsel dijadwalkan berlangsung di sejumlah kabupaten dan kota sebagai bagian dari upaya mendekatkan pemerintah dengan masyarakat.

Penutup: Komitmen Kebersamaan dan Keberimbangan

Pembukaan Pengajian Ramadan 1447 H di Griya Agung menandai komitmen Pemprov Sumsel dalam mengawali Safari Ramadan 2026 dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi. Pemerintah daerah menegaskan komitmennya menjaga stabilitas ekonomi, keamanan, dan pelayanan publik selama bulan suci.

cimutnews.co.id mencatat, kegiatan berlangsung tertib dan penuh khidmat. Hingga acara berakhir, situasi tetap aman dan kondusif.

Sebagai media daerah yang mengedepankan akurasi dan keberimbangan, cimutnews.co.id akan terus memantau pelaksanaan Safari Ramadan Pemprov Sumsel serta berbagai kebijakan strategis lainnya, dengan tetap berpegang pada prinsip jurnalistik yang profesional dan taat kode etik. (Poerba)