
Deli Serdang, cimutnews.co.id – Razia gabungan Hamparan Perak Deli Serdang mengungkap temuan senjata tajam jenis samurai yang dibawa seorang pria dalam operasi dini hari oleh Unit Reskrim Polsek Hamparan Perak bersama personel Samapta Polda Sumut, sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Upaya penegakan hukum dan pencegahan kriminalitas terus digencarkan aparat kepolisian di wilayah Sumatera Utara. Dalam razia gabungan yang digelar Jumat (27/02/2026) sekitar pukul 03.00 WIB, petugas berhasil mengamankan seorang pria yang kedapatan membawa senjata tajam jenis samurai di Jalan Dusun V, Desa Klumpang Kampung, Kecamatan Hamparan Perak.
Operasi yang melibatkan Unit Reskrim Polsek Hamparan Perak dan personel Samapta Polda Sumut tersebut merupakan bagian dari patroli rutin yang ditingkatkan, khususnya pada jam rawan kriminalitas.
Kegiatan razia senjata tajam ini sejalan dengan kebijakan Polri dalam menekan angka kriminalitas jalanan dan tindak kekerasan yang melibatkan senjata tajam. Penindakan terhadap kepemilikan senjata tajam tanpa izin diatur dalam Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951, yang melarang masyarakat membawa senjata tajam tanpa kepentingan yang sah.
Secara nasional, kepolisian terus mengintensifkan patroli dan operasi cipta kondisi (cipkon), terutama menjelang momentum tertentu seperti bulan Ramadan, guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan:
- 1 orang pria berinisial FP (22)
- Barang bukti: 1 bilah samurai
- Lokasi kejadian: Jalan Dusun V, Desa Klumpang Kampung, area Pajak Pekan Klumpang
- Waktu kejadian: sekitar pukul 00 WIB
Berdasarkan informasi yang dihimpun, petugas awalnya mendapati dua pria yang diduga membawa senjata tajam. Saat hendak dilakukan pemeriksaan, salah satu pria melakukan perlawanan dengan mengayunkan samurai ke arah petugas, sementara satu orang lainnya berhasil melarikan diri dan kini masih dalam pencarian.
Kapolsek Hamparan Perak, AKP Ridwanto Rumapea, membenarkan kejadian tersebut saat dikonfirmasi.
“Benar, saat personel Samapta Polda Sumut bersama Unit Reskrim melakukan sweeping, ditemukan seorang pria membawa sebilah samurai. Yang bersangkutan sempat melakukan perlawanan, namun berhasil diamankan. Saat ini tersangka sudah berada di Polsek Hamparan Perak untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.
Penggunaan senjata tajam di ruang publik menjadi perhatian serius aparat penegak hukum karena berpotensi memicu tindak kriminal dan membahayakan keselamatan masyarakat. Dalam banyak kasus, kepemilikan senjata tajam tanpa izin sering dikaitkan dengan aksi premanisme, tawuran, hingga tindak kekerasan lainnya.
Razia gabungan seperti ini menjadi langkah preventif sekaligus represif untuk menekan potensi gangguan kamtibmas. Selain itu, tindakan tegas dan terukur yang dilakukan petugas saat menghadapi perlawanan juga menunjukkan prosedur penegakan hukum yang mengedepankan keselamatan personel dan masyarakat.
Pihak kepolisian juga masih melakukan pengembangan terhadap kasus ini, termasuk memburu satu pelaku lain yang melarikan diri saat proses penindakan berlangsung.
Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak membawa senjata tajam tanpa alasan yang sah dan sesuai ketentuan hukum. Peran aktif masyarakat juga dinilai penting dalam menjaga keamanan lingkungan, termasuk melaporkan aktivitas mencurigakan kepada aparat.
Selain itu, masyarakat diharapkan dapat mendukung upaya kepolisian dalam menciptakan situasi yang aman, terutama di wilayah yang rawan gangguan keamanan pada malam hingga dini hari.
Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian. Status hukum terhadap tersangka akan ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan dan alat bukti yang sah sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Pihak kepolisian memastikan seluruh proses penanganan perkara dilakukan secara profesional, transparan, dan mengedepankan asas praduga tak bersalah. Sementara itu, upaya pengejaran terhadap satu pelaku lain masih terus dilakukan.
Langkah ini diharapkan dapat memberikan efek jera sekaligus menjaga stabilitas keamanan di wilayah Hamparan Perak dan sekitarnya. (Adis)













