
BANYUASIN, cimutnews.co.id — Kemunculan gajah liar di Desa Kuala Sujian, Kecamatan Muara Sugihan, Kabupaten Banyuasin menghebohkan warga dan viral di media sosial setelah video kejadian tersebut tersebar luas di TikTok, Selasa (17/3/2026). Hewan berukuran besar itu dilaporkan masuk ke area permukiman hingga pelabuhan mini milik warga, memicu kepanikan karena dinilai berpotensi membahayakan keselamatan.
Viral di Media Sosial, Warga Ketakutan
Peristiwa ini pertama kali mencuat melalui unggahan akun TikTok “Agur Merah-merah” yang memperlihatkan detik-detik menegangkan saat gajah liar mendekati kawasan permukiman warga. Dalam video tersebut, terdengar suara seorang pria yang berusaha menghalau gajah agar tidak semakin mendekat.
“Jangan ganggu kami di sini ya, balik seberang saja, warga di sini takut,” ucap pria dalam video dengan nada cemas.
Video tersebut dengan cepat viral dan memicu perhatian luas dari masyarakat, terutama terkait keselamatan warga di sekitar lokasi kejadian.
Gajah Diduga Menyeberang Sungai
Berdasarkan informasi yang dihimpun, gajah liar tersebut awalnya terlihat menyeberang dari seberang sungai menuju wilayah Desa Kuala Sujian. Kehadirannya secara tiba-tiba membuat warga panik, mengingat ukuran tubuhnya yang besar serta potensi kerusakan dan bahaya yang dapat ditimbulkan.
Salah seorang warga, Dedi, mengungkapkan bahwa kondisi gajah tersebut diduga tidak normal.
“Sepertinya gajah sedang stres dan masuk ke perkampungan. Ukurannya juga sangat besar,” ujarnya.
Warga pun memilih menjaga jarak dan tidak melakukan tindakan yang dapat memicu agresivitas hewan tersebut.
Diduga Terkait Gangguan Habitat
Kemunculan gajah liar di permukiman warga kerap dikaitkan dengan terganggunya habitat alami satwa, seperti alih fungsi lahan, aktivitas manusia, hingga berkurangnya sumber pakan di hutan.
Di wilayah Sumatera, konflik antara manusia dan satwa liar, khususnya gajah, masih menjadi tantangan serius. Pemerintah melalui Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) terus mendorong upaya mitigasi konflik satwa liar melalui patroli, edukasi masyarakat, serta penanganan cepat di lapangan.
Peristiwa ini juga menjadi pengingat pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem agar satwa liar tidak kehilangan habitat dan masuk ke kawasan permukiman.
Imbauan Waspada dan Tidak Memprovokasi
Hingga saat ini, warga diimbau tetap waspada dan tidak mendekati atau memprovokasi gajah liar tersebut. Aparat terkait diharapkan segera turun tangan untuk mengamankan lokasi serta mengarahkan satwa kembali ke habitatnya.
Masyarakat juga diminta segera melapor kepada pihak berwenang jika melihat pergerakan satwa liar yang berpotensi membahayakan.
Peristiwa ini menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat dalam menjaga keselamatan bersama sekaligus melindungi satwa liar sebagai bagian dari kekayaan alam Indonesia. (Noto)

















