
Palembang, cimutnews.co.id – Program mudik gratis Sumsel 2026 kembali digelar Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) dengan memberangkatkan 941 pemudik menggunakan 27 unit bus ke berbagai daerah, baik dalam maupun luar provinsi. Program ini dilaksanakan di Palembang pada Selasa, sebagai upaya pemerintah untuk mengurangi kepadatan arus mudik serta meningkatkan keselamatan masyarakat yang hendak pulang kampung saat Lebaran.
Program Tahunan Tekan Risiko Kecelakaan
Kepala Dinas Perhubungan Sumsel, Musni Wijaya, mengatakan program mudik gratis ini telah memasuki tahun kelima pelaksanaan dan menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam menekan penggunaan sepeda motor untuk perjalanan jarak jauh.
Menurutnya, moda transportasi massal seperti bus dinilai jauh lebih aman dibandingkan kendaraan roda dua yang memiliki risiko kecelakaan tinggi saat musim mudik.
“Program ini bertujuan untuk mengurangi potensi kepadatan lalu lintas sekaligus meningkatkan keselamatan pemudik,” ujar Musni.
Program ini juga sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam meningkatkan keselamatan transportasi darat serta mendukung kelancaran arus mudik nasional yang setiap tahunnya mengalami lonjakan signifikan, khususnya di wilayah Sumatera Selatan sebagai jalur lintas strategis.
Layani Rute Dalam dan Luar Provinsi
Dari total 27 unit bus yang disiapkan, sebanyak 15 unit melayani rute dalam wilayah Sumatera Selatan. Beberapa daerah tujuan meliputi Kota Pagar Alam, Kabupaten Empat Lawang, Lahat, Musi Rawas Utara, Belitang, hingga Muara Dua.
Sementara itu, 12 unit bus lainnya melayani rute antarprovinsi menuju sejumlah kota besar seperti Medan, Bukittinggi, Solo, Yogyakarta, Bandung, dan Jakarta.
Pemprov Sumsel juga memberikan perhatian khusus kepada kalangan pelajar dan mahasiswa dengan menyediakan dua unit bus tambahan untuk rute Yogyakarta–Palembang.
Keamanan Diperketat, Sopir Wajib Tes Urine
Untuk memastikan keamanan perjalanan, seluruh armada bus telah melalui pemeriksaan kelaikan kendaraan (ramp check) sebelum diberangkatkan. Selain itu, para pengemudi diwajibkan menjalani tes urine bekerja sama dengan BNN Sumatera Selatan.
“Jika ditemukan pengemudi yang tidak memenuhi syarat, langsung dilakukan penggantian. Keselamatan penumpang menjadi prioritas utama,” tegas Musni.
Langkah ini merupakan bagian dari standar keselamatan transportasi yang diterapkan pemerintah guna meminimalisir potensi kecelakaan selama arus mudik Lebaran.
Dilengkapi Asuransi dan Layanan Kesehatan
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel, Edward Candra, menegaskan bahwa program mudik gratis ini merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap masyarakat.
Ia menjelaskan, seluruh peserta mudik mendapatkan perlindungan asuransi dari Jasa Raharja Putra serta fasilitas layanan kesehatan gratis selama perjalanan berlangsung.
“Kami mengimbau seluruh pengemudi dan petugas untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, serta selalu mengutamakan keselamatan penumpang hingga tiba di tujuan,” kata Edward.
Harapan Pemerintah
Melalui program ini, Pemprov Sumsel berharap masyarakat dapat menikmati perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan bebas dari risiko kecelakaan, sekaligus mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026 secara keseluruhan. (Poerba)

















