Beranda Banyuasin Tanam Padi Serentak Banyuasin, Herman Deru Perkuat Ketahanan Pangan Sumatera Selatan

Tanam Padi Serentak Banyuasin, Herman Deru Perkuat Ketahanan Pangan Sumatera Selatan

9
0
2. Suasana kegiatan tanam padi serentak yang melibatkan pemerintah daerah, TNI, dan petani di lahan cetak sawah rakyat Banyuasin.(Foto:Noto/cimutnews.co.id)

BANYUASIN, cimutnews.co.id — Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, memimpin langsung kegiatan tanam padi serentak di Desa Sungai Dua, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, Jumat (27/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung suplai nasional.

1. Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru bersama petani melakukan tanam padi serentak di Desa Sungai Dua, Banyuasin.(Foto:Noto/cimutnews.co.id)

 

Dalam agenda tersebut, turut hadir Bupati Banyuasin Askolani, Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Khabib Mahfud, serta perwakilan Kementerian Pertanian RI. Kehadiran lintas sektor ini menunjukkan sinergi kuat dalam mendukung sektor pertanian.

Upaya Strategis Perkuat Ketahanan Pangan

Peran Banyuasin sebagai Lumbung Pangan

Kabupaten Banyuasin dikenal sebagai salah satu sentra produksi padi utama di Sumatera Selatan. Lahan cetak sawah rakyat di Desa Sungai Dua menjadi salah satu proyek strategis untuk meningkatkan luas tanam dan produktivitas.

Program tanam padi serentak ini tidak hanya bersifat simbolis, tetapi merupakan bagian dari agenda berkelanjutan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pangan.

Dukungan Pemerintah dan TNI

Kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, dan petani menjadi kunci keberhasilan program ini. Kehadiran Danrem 044/Gapo menunjukkan keterlibatan aktif aparat dalam mendukung ketahanan pangan.

Beberapa dukungan konkret yang diberikan meliputi:

  • Pendampingan petani di lapangan
  • Optimalisasi lahan baru hasil cetak sawah
  • Distribusi sarana produksi pertanian
  • Penguatan irigasi dan infrastruktur

Kronologi dan Jalannya Kegiatan

Tahapan Pelaksanaan

Kegiatan dimulai pada pagi hari dengan peninjauan lahan cetak sawah rakyat oleh Gubernur dan rombongan. Setelah itu, dilakukan penanaman padi secara simbolis bersama petani setempat.

Momentum ini sekaligus menjadi evaluasi langsung terhadap kesiapan lahan dan sistem pendukung pertanian.

Pesan Tegas Gubernur

Dalam sambutannya, Herman Deru menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni.

“Hari ini bukan sekadar seremoni, tetapi momentum untuk memperkuat komitmen kita dalam menjaga ketahanan pangan. Kita harus terus bergerak dan tidak terlena,” ujarnya.

Baca juga  Hari Pertama Kerja 2026, Pemkab Banyuasin Gelar Sidak Disiplin ASN: Pastikan Pelayanan Publik Tetap Optimal

Ia juga menekankan pentingnya inovasi dalam sektor pertanian untuk menjaga produktivitas tetap meningkat di tengah tantangan perubahan iklim dan kebutuhan pangan yang terus bertambah.

Posisi Sumsel dalam Produksi Pangan Nasional

Masuk Tiga Besar Nasional

Herman Deru mengungkapkan bahwa Sumatera Selatan saat ini berada di posisi tiga besar nasional dalam peningkatan produksi pangan.

Capaian ini menunjukkan keberhasilan program pertanian yang dijalankan secara konsisten, termasuk:

  • Perluasan lahan sawah
  • Peningkatan indeks pertanaman
  • Pemanfaatan teknologi pertanian

Dampak bagi Masyarakat

Peningkatan produksi pangan memberikan dampak signifikan, antara lain:

  • Menjaga stabilitas harga beras
  • Meningkatkan pendapatan petani
  • Mengurangi ketergantungan impor pangan
  • Memperkuat ekonomi daerah

Respons Pemerintah Daerah

Komitmen Banyuasin

Bupati Banyuasin Askolani menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat dan provinsi terhadap sektor pertanian di wilayahnya.

Ia menegaskan bahwa masyarakat Banyuasin siap memanfaatkan program cetak sawah secara optimal.

Harapan ke Depan

Menurutnya, program ini tidak hanya meningkatkan produksi, tetapi juga menjadi solusi jangka panjang dalam meningkatkan kesejahteraan petani.

“Dengan dukungan yang berkelanjutan, kami optimistis Banyuasin akan terus menjadi lumbung pangan unggulan,” ujarnya.

Konsistensi Jadi Kunci Ketahanan Pangan

Upaya tanam padi serentak ini menunjukkan bahwa ketahanan pangan tidak bisa dicapai secara instan. Dibutuhkan konsistensi, kolaborasi, serta inovasi berkelanjutan.

Sumatera Selatan memiliki potensi besar sebagai penyangga pangan nasional. Namun, tantangan seperti perubahan iklim, alih fungsi lahan, dan distribusi hasil panen tetap perlu diantisipasi.

Langkah pemerintah daerah yang melibatkan berbagai pihak menjadi model yang relevan untuk daerah lain dalam memperkuat sektor pertanian. (Noto)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here