
BANYUASIN, cimutnews.co.id – Bupati Banyuasin, Askolani, memberikan arahan kepada 156 peserta Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyuasin, Jumat (27/3), di Gedung Mekkah Asrama Haji Palembang.
Kegiatan ini menitikberatkan pada strategi dan kebijakan perencanaan pembangunan daerah sebagai bekal awal bagi para calon Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan publik.
Peran Strategis Latsar CPNS dalam Pembangunan Daerah
Pembentukan ASN Berintegritas
Bupati Askolani menegaskan bahwa peserta Latsar CPNS bukan sekadar pegawai baru, melainkan calon pemimpin birokrasi di masa depan. Ia menilai, proses pelatihan dasar menjadi fase penting dalam membentuk karakter ASN yang profesional dan berintegritas.
“Dari kalianlah nanti akan terlihat mana yang berintegritas dan memiliki masa depan yang baik dalam birokrasi,” ujarnya di hadapan peserta.
Data Peserta dan Pelaksanaan
Sebanyak 156 CPNS gelombang pertama mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusias. Mereka berasal dari berbagai formasi jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyuasin.
Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, antara lain:
- Kepala BKPSDM Banyuasin, Dr Ir Izromaita MSi
- Kepala Inspektorat Banyuasin, Drs H Alamsyah Rianda MH
- Plt Kepala Dinas Kominfo Banyuasin, Hj Ida Bahagia SH MM
Kronologi dan Jalannya Kegiatan
Rangkaian Acara
Pelaksanaan Latsar berlangsung di Gedung Mekkah Asrama Haji Palembang dengan agenda utama pemberian materi strategis oleh kepala daerah.
Beberapa tahapan kegiatan meliputi:
- Pembukaan dan sambutan resmi
- Arahan Bupati terkait perencanaan pembangunan
- Penguatan nilai dasar ASN
- Sesi diskusi dan motivasi
Para peserta mengikuti kegiatan dengan serius sebagai bagian dari proses pembentukan kompetensi dasar ASN.
Lokasi dan Waktu
- Lokasi: Gedung Mekkah Asrama Haji Palembang
- Waktu: Jumat, 27 Maret 2026
Strategi Pembangunan Daerah Jadi Fokus
Sinkronisasi Kebijakan dan SDM
Dalam arahannya, Bupati menekankan pentingnya sinkronisasi antara kebijakan pembangunan daerah dengan kualitas sumber daya manusia (SDM) aparatur.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh program, tetapi juga oleh integritas dan kompetensi ASN yang menjalankannya.
Latsar sebagai Fondasi Reformasi Birokrasi
Pelatihan dasar CPNS menjadi bagian penting dalam agenda reformasi birokrasi. Melalui Latsar, pemerintah daerah berupaya memastikan bahwa ASN baru memiliki:
- Pemahaman terhadap tata kelola pemerintahan
- Etika pelayanan publik
- Komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas
Langkah ini dinilai strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di daerah.
Dampak bagi Masyarakat dan Pemerintahan
Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
Dengan pembekalan sejak awal, ASN diharapkan mampu memberikan pelayanan yang lebih cepat, transparan, dan profesional kepada masyarakat Banyuasin.
Mendorong Tata Kelola yang Baik
Integritas ASN menjadi kunci dalam menciptakan pemerintahan yang bersih dan bebas dari praktik korupsi.
Harapan Pemerintah Daerah
Bupati Askolani berharap seluruh peserta Latsar dapat memanfaatkan kesempatan ini secara maksimal sebagai investasi jangka panjang dalam karier birokrasi.
Pelaksanaan Latsar CPNS Banyuasin 2026 menjadi momentum penting dalam mencetak ASN yang tidak hanya kompeten, tetapi juga berintegritas tinggi. Dengan pembinaan sejak awal, diharapkan lahir generasi birokrat yang mampu mendorong percepatan pembangunan daerah serta meningkatkan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan (Noto)


















