
LAHAT, cimutnews.co.id — Kasus pembunuhan yang sempat menggegerkan warga Kabupaten Lahat akhirnya memasuki babak baru.
Setelah hampir empat bulan dalam pelarian, pelaku pembunuhan terhadap seorang pemuda di Kecamatan Pajar Bulan berhasil diringkus aparat kepolisian.
Namun di balik penangkapan tersebut, muncul pertanyaan yang masih menjadi perhatian warga. Mengapa pelaku bisa begitu lama menghindari kejaran petugas?
Peristiwa tragis itu terjadi pada 29 Januari 2026 di Desa Talang Padang Tinggi, Kecamatan Pajar Bulan, Kabupaten Lahat.
Korban diketahui bernama Ibang Rahamadon (20), warga Kelurahan Beringin Jaya, Kecamatan Pagar Alam Utara.
Kasus tersebut sempat membuat masyarakat sekitar resah karena pelaku diduga melarikan diri sesaat setelah kejadian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, aparat kepolisian terus melakukan pengejaran sejak laporan kasus diterima.
Setelah buron hampir empat bulan, tersangka akhirnya berhasil diamankan aparat kepolisian dalam operasi penangkapan yang dilakukan belum lama ini.
Pihak kepolisian menyebut penangkapan tersebut menjadi hasil dari penyelidikan dan pelacakan intensif yang dilakukan sejak awal tahun.
Meski demikian, belum ada penjelasan rinci terkait lokasi pasti penangkapan maupun bagaimana tersangka dapat bertahan selama pelarian.
Namun fakta di lapangan menunjukkan, kasus ini sempat menimbulkan ketakutan di tengah masyarakat, terutama warga di sekitar lokasi kejadian.
Sejumlah warga mengaku selama beberapa bulan terakhir isu keberadaan pelaku kerap menjadi pembicaraan di lingkungan mereka.
“Warga sempat khawatir karena pelaku belum tertangkap. Apalagi kasusnya cukup menghebohkan waktu itu,” ujar seorang warga setempat.
Di sisi lain, kondisi berbeda dirasakan keluarga korban yang disebut masih menunggu proses hukum berjalan hingga tuntas.
Menurut warga, keluarga korban sejak awal berharap aparat dapat segera mengungkap kasus tersebut agar tidak menimbulkan spekulasi liar di masyarakat.
Hal ini menimbulkan pertanyaan, apakah masih ada fakta lain yang belum terungkap dalam kasus pembunuhan tersebut?
Berdasarkan temuan di lapangan, kasus kriminal dengan pelaku yang sempat lama buron sering kali memicu keresahan sosial di lingkungan warga.
Selain faktor keamanan, lambatnya penangkapan juga kerap memunculkan berbagai informasi yang belum tentu benar di tengah masyarakat.
Pengamat sosial menilai, keterbukaan informasi dari aparat menjadi penting agar masyarakat tidak terjebak pada rumor yang berkembang selama proses penyelidikan berlangsung.
Hingga kini, proses pemeriksaan terhadap tersangka masih berlangsung.
Belum ada keterangan lebih lanjut terkait motif pasti pembunuhan maupun kemungkinan adanya unsur lain yang ikut didalami penyidik.
Apakah penangkapan ini benar-benar akan mengungkap seluruh fakta di balik kasus yang menghebohkan warga Lahat tersebut, atau masih ada cerita lain yang belum terjawab? (Antoni)

















