Beranda Lahat Terungkap, Ribuan Warga Padati Fun Run Lahat Tapi Pertanyaan soal Pembinaan Atlet...

Terungkap, Ribuan Warga Padati Fun Run Lahat Tapi Pertanyaan soal Pembinaan Atlet Masih Muncul

4
0
Ratusan peserta mengikuti Fun Run 5K HUT ke-157 Kabupaten Lahat di kawasan GOR Bukit Tunjuk, Minggu pagi.(Foto:Antoni/cimutnews.co.id)

LAHAT, cimutnews.co.id — Perayaan Hari Ulang Tahun ke-157 Kabupaten Lahat berlangsung semarak.

Ratusan peserta memadati kawasan GOR Bukit Tunjuk dalam kegiatan Fun Run 5K yang digelar Pemerintah Kabupaten Lahat, Minggu pagi (10/5/2026). Suasana penuh semangat dan kebersamaan terlihat sejak subuh.

Namun di balik kemeriahan tersebut, muncul pertanyaan yang mulai ramai dibicarakan masyarakat. Apakah kegiatan olahraga massal seperti ini sudah cukup berdampak terhadap pembinaan olahraga dan gaya hidup sehat warga secara berkelanjutan?

Tepat pukul 06.30 WIB, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lahat, Dr. Asfery Susanto, melepas peserta dengan mengibarkan bendera start.

Sebanyak 255 pelari tercatat mengikuti lomba lari santai sejauh lima kilometer itu. Peserta datang dari berbagai daerah di Sumatera Selatan, mulai dari Kabupaten Lahat, Muara Enim hingga Lubuk Linggau.

Sorak warga terdengar sepanjang rute perlombaan.

Ajang tersebut tidak hanya menjadi kegiatan olahraga, tetapi juga berubah menjadi ruang hiburan masyarakat yang memadati area sekitar GOR Bukit Tunjuk.

Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih, dalam sambutannya mengatakan Fun Run 5K merupakan bagian dari upaya membangun budaya hidup sehat sekaligus mempererat hubungan sosial masyarakat.

“Kegiatan ini tidak hanya tentang siapa yang tercepat mencapai garis finis, tetapi juga bagaimana olahraga mampu menjadi sarana silaturahmi dan membangun semangat hidup sehat di tengah masyarakat,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Lahat juga mengapresiasi tingginya partisipasi peserta dan dukungan masyarakat dalam rangkaian HUT Kabupaten Lahat ke-157 tersebut.

Namun fakta di lapangan menunjukkan, sebagian warga masih menilai kegiatan olahraga seremonial seperti fun run belum sepenuhnya menjawab kebutuhan pembinaan olahraga masyarakat secara rutin.

Beberapa warga yang hadir mengaku senang dengan kemeriahan acara, tetapi berharap kegiatan serupa tidak hanya muncul saat perayaan hari besar daerah.

Baca juga  Kedai APDOL Diresmikan, Harapan Ekonomi Driver Masih Dipertanyakan

“Kalau acara seperti ini bagus, ramai juga. Tapi kami berharap ada kegiatan rutin, bukan hanya pas ulang tahun kabupaten,” ujar salah seorang warga yang ikut menyaksikan perlombaan.

Di sisi lain, kondisi berbeda dirasakan sejumlah pelari lokal yang berharap perhatian terhadap fasilitas olahraga dan pembinaan atlet daerah juga diperkuat.

Menurut mereka, tingginya antusiasme masyarakat sebenarnya bisa menjadi modal besar bagi pengembangan olahraga di Kabupaten Lahat.

Hal ini menimbulkan pertanyaan, apakah semangat olahraga yang terlihat saat perayaan mampu dijaga dalam program jangka panjang?

Dalam perlombaan tersebut, peserta asal Kabupaten Muara Enim berhasil keluar sebagai juara pertama. Posisi kedua diraih pelari asal Kabupaten Lahat, sedangkan juara ketiga berasal dari Kota Lubuk Linggau.

Acara kemudian ditutup dengan pembagian medali, doorprize dan sesi foto bersama yang semakin menambah suasana meriah.

Kegiatan juga dihadiri jajaran Asisten Setda Lahat, kepala OPD hingga Camat Lahat.

Meski berlangsung sukses dan penuh semangat kebersamaan, sejumlah warga berharap kegiatan olahraga di Kabupaten Lahat tidak berhenti pada agenda seremonial tahunan semata.

Hingga kini, belum semua masyarakat merasakan program olahraga yang berjalan rutin di lingkungan mereka.

Apakah ke depan akan ada penguatan pembinaan olahraga masyarakat secara berkelanjutan, atau kemeriahan seperti ini hanya hadir saat momentum perayaan tertentu? (Antoni)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here