
GARUT, cimutnews.co.id — Kabupaten Garut resmi melepas 89 atlet pelajar yang akan berlaga di Pekan Olahraga Pelajar Wilayah Daerah (Popwilda) Jawa Barat 2026. Pelepasan dilakukan langsung oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, saat Apel Gabungan di Lapangan Sekretariat Daerah Kabupaten Garut, Senin (15/6/2026).
Kontingen tersebut akan bertanding di Kota Bandung mulai 21 Juni 2026 selama sepekan. Mereka akan memperkuat Garut pada empat cabang olahraga, yakni sepak bola, bola voli, bola basket, dan pencak silat.
Keberangkatan para atlet muda ini menjadi harapan baru bagi Kabupaten Garut untuk kembali mengukir prestasi di tingkat Jawa Barat.
Namun di balik optimisme tersebut, muncul pertanyaan yang kerap mengiringi setiap ajang olahraga pelajar: sejauh mana prestasi yang diraih nantinya benar-benar ditopang oleh sistem pembinaan yang berkelanjutan?
Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menegaskan bahwa para atlet yang diberangkatkan merupakan pelajar terbaik hasil seleksi dan pembinaan dari berbagai cabang olahraga.
“Mereka ini adalah atlet-atlet pelajar pilihan Kabupaten Garut yang akan mewakili Garut di Popwilda,” ujarnya.
Menurut Syakur, olahraga saat ini memiliki peran lebih luas dibanding sekadar mengejar medali. Ia menilai berbagai kompetisi yang digelar di Garut telah menciptakan perputaran ekonomi masyarakat melalui aktivitas usaha, perdagangan, hingga interaksi sosial.
Ia menyebut maraknya berbagai event olahraga seperti liga voli antar desa hingga kompetisi usia muda menjadi indikator meningkatnya gairah olahraga di daerah tersebut.
“Di situ akan ada transaksi, ada silaturahmi terkait bisnis dan lain-lain sehingga saya mengedepankan pendekatan melalui olahraga untuk memajukan ekonomi Kabupaten Garut,” katanya.
Selain itu, olahraga juga dinilai sebagai sarana penting dalam membentuk karakter generasi muda.
Menurutnya, disiplin, konsistensi latihan, dan kerja keras merupakan nilai yang tidak dapat diperoleh secara instan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Garut, Asep Mulyana, mengungkapkan bahwa kontingen yang diberangkatkan terdiri dari atlet, pelatih, dan official dengan total 89 orang.
Pencak silat masih menjadi cabang olahraga unggulan yang diharapkan mampu menyumbang medali bagi Garut.
Di sisi lain, sepak bola juga mulai menunjukkan perkembangan yang cukup menjanjikan. Salah satu indikatornya adalah hasil uji coba melawan tim Persib U-17 yang berakhir imbang.
“Kemarin melakukan ujicoba dengan Persib U-17 kita draw. Mudah-mudahan ini menjadi motivasi bagi anak-anak untuk meningkatkan kemampuan,” ujar Asep.
Untuk menghadapi Popwilda, Dispora Garut mengaku telah melaksanakan pemusatan latihan atau training center selama hampir dua pekan terakhir.
Fasilitas dasar dan kebutuhan atlet selama berada di Bandung juga disebut telah dipersiapkan.
Namun fakta di lapangan menunjukkan bahwa tantangan olahraga pelajar tidak berhenti pada persiapan menjelang kompetisi saja.
Sejumlah pemerhati olahraga daerah menilai keberhasilan atlet muda sering kali masih bergantung pada semangat individu, dukungan keluarga, dan kerja keras pelatih di lapangan.
Pembinaan jangka panjang, regenerasi atlet, hingga ketersediaan sarana latihan yang merata di berbagai wilayah masih menjadi pekerjaan rumah yang kerap muncul dalam berbagai forum olahraga daerah.
Di sisi lain, kondisi berbeda dirasakan sebagian atlet di daerah yang harus berlatih dengan fasilitas terbatas atau menempuh perjalanan cukup jauh untuk mengikuti program latihan rutin.
Meski demikian, semangat para atlet muda Garut untuk membawa nama daerah tetap menjadi modal penting menghadapi persaingan di tingkat Jawa Barat.
Popwilda sendiri tidak hanya menjadi ajang perebutan medali, tetapi juga menjadi panggung pembuktian kualitas pembinaan olahraga pelajar di masing-masing daerah.
Hal ini menimbulkan pertanyaan yang menarik untuk dicermati bersama.
Apakah target prestasi yang dibawa kontingen Garut kali ini akan menjadi awal lahirnya generasi atlet berprestasi berkelanjutan, atau justru kembali memperlihatkan tantangan lama yang hingga kini belum sepenuhnya terjawab? (Holil)

















