Beranda Prabumulih Fun Shooting Satukan Pejabat dan TNI, Mampukah Sinergi Berdampak bagi Warga?

Fun Shooting Satukan Pejabat dan TNI, Mampukah Sinergi Berdampak bagi Warga?

5
0
Wali Kota Prabumulih H. Arlan didampingi Sekda H. Elman menghadiri kegiatan Fun Shooting bersama unsur TNI, Polri, Perbakin, dan dunia usaha di Lapangan Tembak Yon Zipur 2/SG. (Foto: Indra/CimutNews)

PRABUMULIH, cimutnews.co.id — Kegiatan Fun Shooting yang mempertemukan unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, dunia usaha hingga komunitas olahraga menembak berlangsung di Lapangan Tembak Yon Zipur 2/SG, Kota Prabumulih, Jumat (3/7/2026).

Di atas lapangan tembak, suasana terlihat akrab. Para peserta tampak berbaur dalam kegiatan olahraga yang diklaim menjadi sarana mempererat hubungan lintas lembaga.

Namun, di balik semangat kebersamaan tersebut, muncul pertanyaan yang kerap menjadi perhatian publik. Sejauh mana sinergi yang dibangun melalui berbagai kegiatan seremonial seperti ini mampu diterjemahkan menjadi pelayanan yang benar-benar dirasakan masyarakat?

Wali Kota Prabumulih H. Arlan hadir didampingi Sekretaris Daerah H. Elman, S.T., M.M. Turut hadir Komandan Yon Zipur 2/SG, jajaran TNI, Polri, perwakilan PT Pertamina Zona 4, Perbakin, serta sejumlah peserta lainnya.

Dalam sambutannya, H. Arlan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyelenggarakan kegiatan tersebut.

Menurutnya, Fun Shooting bukan hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga wadah mempererat komunikasi, meningkatkan kekompakan, sekaligus memperkuat kolaborasi antarlembaga.

“Sinergi yang terjalin dengan baik diharapkan mampu mendukung pembangunan serta menjaga situasi Kota Prabumulih agar tetap aman dan kondusif,” ujar Arlan.

Ia juga menilai olahraga menembak mengajarkan nilai kedisiplinan, konsentrasi, ketelitian, tanggung jawab, serta pentingnya menjunjung tinggi keselamatan selama kegiatan berlangsung.

Pemerintah Kota Prabumulih berharap hubungan yang telah terbangun antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dunia usaha, serta seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat demi mendukung pembangunan daerah.

Sinergi Dinilai Penting, Tetapi Tantangan Kota Masih Beragam

Kolaborasi lintas sektor memang menjadi salah satu fondasi penting dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Keharmonisan hubungan antarlembaga diyakini dapat mempercepat koordinasi saat menghadapi berbagai persoalan, mulai dari keamanan hingga pembangunan.

Baca juga  Banjir Prabumulih Tak Berstatus Bencana, Ini Alasan Bantuan Tak Disalurkan Resmi

Masyarakat masih menaruh harapan agar sinergi tersebut tidak berhenti pada kegiatan simbolis semata.

Sejumlah warga yang ditemui CimutNews mengaku berharap kolaborasi pemerintah bersama aparat keamanan dan dunia usaha dapat lebih banyak diwujudkan melalui program-program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Menurut mereka, isu seperti peningkatan kualitas pelayanan publik, pembangunan infrastruktur lingkungan, penataan kawasan perkotaan, hingga peluang ekonomi masih menjadi perhatian yang perlu terus diperkuat.

Meski demikian, belum ada penjelasan rinci mengenai tindak lanjut konkret yang akan lahir dari momentum kebersamaan tersebut selain sebagai forum mempererat komunikasi antarlembaga.

Membangun Kepercayaan Publik Lewat Kolaborasi Nyata

Pengamat tata kelola pemerintahan umumnya menilai bahwa hubungan harmonis antarinstansi memang menjadi modal penting dalam menjalankan roda pemerintahan.

Namun keberhasilan sebuah kolaborasi pada akhirnya lebih banyak diukur dari dampaknya terhadap masyarakat dibanding besarnya seremoni yang dilaksanakan.

Di sisi lain, dunia usaha seperti PT Pertamina Zona 4 yang turut hadir juga memiliki posisi strategis dalam mendukung pembangunan daerah melalui berbagai program kemitraan maupun tanggung jawab sosial perusahaan.

Apabila sinergi tersebut mampu diterjemahkan menjadi program lintas sektor yang terukur, manfaatnya diyakini dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Kota Prabumulih.

Masih Menyisakan Pertanyaan

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban hingga selesai.

Semangat kebersamaan yang ditunjukkan seluruh peserta menjadi modal positif bagi hubungan antarlembaga di Kota Prabumulih.

Namun hingga kini, masyarakat tentu menunggu bagaimana semangat kolaborasi tersebut diwujudkan dalam langkah nyata yang berdampak langsung terhadap pelayanan publik, pembangunan daerah, serta peningkatan kesejahteraan warga.

Hal ini menimbulkan pertanyaan: apakah sinergi yang semakin erat itu nantinya benar-benar mampu menghadirkan perubahan yang dirasakan masyarakat secara luas, atau masih akan berhenti sebagai simbol kebersamaan antarinstansi? (Indra)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here