Beranda Prabumulih Pemkot Prabumulih Perkuat Sinergi Pusat-Daerah, Fokus Kendalikan Inflasi dan Dukung Program 3...

Pemkot Prabumulih Perkuat Sinergi Pusat-Daerah, Fokus Kendalikan Inflasi dan Dukung Program 3 Juta Rumah

112
0
1. Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Prabumulih, Muhammad Ali, mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi dan evaluasi Program 3 Juta Rumah secara virtual di Ruang Rapat Wali Kota Prabumulih. (Foto : Indra/cimutnews.co.id)

Prabumulih, cimutnews.co.id – Pemerintah Kota Prabumulih terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas ekonomi daerah. Langkah tersebut ditunjukkan melalui keikutsertaan Pemkot Prabumulih dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2025 yang dirangkaikan dengan evaluasi dukungan pemerintah daerah terhadap Program Nasional 3 Juta Rumah, Selasa (27/1/2026).

Rapat koordinasi ini diikuti secara virtual oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Prabumulih, Muhammad Ali, dari Ruang Rapat Wali Kota Prabumulih. Kegiatan tersebut menjadi forum strategis yang mempertemukan pemerintah pusat dan daerah dalam menyelaraskan kebijakan pengendalian inflasi sekaligus mendukung percepatan program perumahan nasional.

Rakor dibuka langsung oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Muhammad Tito Karnavian. Turut hadir secara virtual Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Amalia Adininggar Widyasanti, beserta jajaran kementerian dan lembaga terkait.

Dalam arahannya, Mendagri menekankan pentingnya peran aktif pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok. Menurutnya, daerah perlu melakukan langkah antisipatif, terutama menjelang momen tertentu yang berpotensi memicu kenaikan inflasi, seperti hari besar keagamaan, musim paceklik, maupun faktor cuaca ekstrem. Pemerintah daerah diminta tidak hanya reaktif, tetapi juga proaktif melalui pemantauan harga, penguatan distribusi, serta koordinasi lintas sektor.

Selain isu inflasi, Mendagri juga menyoroti pentingnya kesiapan pemerintah daerah dalam mendukung Program Nasional 3 Juta Rumah. Program ini menjadi salah satu agenda prioritas nasional untuk menjawab kebutuhan hunian layak bagi masyarakat, khususnya berpenghasilan rendah. Pemerintah daerah diharapkan menyiapkan regulasi pendukung, kemudahan perizinan, serta sinergi dengan pihak swasta dan perbankan.

Sementara itu, Kepala BPS RI memaparkan kondisi terkini inflasi nasional dan daerah. Dalam paparannya, Amalia menyampaikan sejumlah faktor yang mempengaruhi pergerakan harga di berbagai wilayah, mulai dari pasokan bahan pangan, distribusi, hingga dinamika permintaan masyarakat. Data statistik tersebut diharapkan menjadi rujukan utama bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran dan berbasis data.

Baca juga  Senam Bersama Prabumulih Dorong Gaya Hidup Sehat, Wali Kota Arlan Turun Langsung ke Warga

Di tingkat Kota Prabumulih, rapat virtual ini diikuti oleh berbagai unsur terkait. Di antaranya Pos Daerah (Posda) BIN Kota Prabumulih, perwakilan Bulog Cabang Prabumulih, Kepala Dinas Pertanian, BAPPEDA, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Sosial, Bagian Perekonomian Setda, serta BPS Kota Prabumulih. Kehadiran lintas perangkat daerah ini menunjukkan keseriusan Pemkot Prabumulih dalam mengawal kebijakan strategis nasional.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Muhammad Ali, menegaskan bahwa Pemkot Prabumulih siap mendukung langkah-langkah strategis pengendalian inflasi dan pelaksanaan Program 3 Juta Rumah. Menurutnya, sinergi antarorganisasi perangkat daerah menjadi kunci agar kebijakan pusat dapat diimplementasikan secara efektif di daerah.

“Pemkot Prabumulih berkomitmen menjaga stabilitas ekonomi daerah melalui pengendalian inflasi yang terukur dan berkelanjutan. Kami juga siap mendukung penuh Program 3 Juta Rumah dengan menyiapkan regulasi dan koordinasi lintas sektor,” ujarnya usai mengikuti rakor.

Ia menambahkan, pengendalian inflasi tidak bisa dilakukan secara parsial. Diperlukan kolaborasi antara pemerintah daerah, instansi vertikal, serta pelaku usaha untuk menjaga kelancaran pasokan dan distribusi barang kebutuhan pokok. Di sisi lain, dukungan terhadap program perumahan nasional juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor konstruksi dan penyerapan tenaga kerja.

Melalui rapat koordinasi ini, Pemkot Prabumulih berharap dapat terus menjaga stabilitas ekonomi daerah, meningkatkan daya beli masyarakat, serta mendukung keberhasilan program nasional di sektor perumahan. Dengan koordinasi yang solid antara pusat dan daerah, Pemkot Prabumulih optimistis berbagai tantangan ekonomi dapat dihadapi secara bersama dan berkelanjutan. (Indra)