Beranda Palembang Harimau Sumatera Bersatu Lantik Pengurus DPC OKI, Bastian Wijaya Resmi Nahkodai Organisasi...

Harimau Sumatera Bersatu Lantik Pengurus DPC OKI, Bastian Wijaya Resmi Nahkodai Organisasi hingga 2031

56
0
Prosesi pengibaran Pataka Harimau Sumatera Bersatu menandai resmi dilantiknya jajaran pengurus DPC Kabupaten Ogan Komering Ilir periode 2026–2031. (Foto: Asep/CimutNews.co.id)

PALEMBANG, cimutnews.co.id – Harimau Sumatera Bersatu (HSB) resmi melantik jajaran pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) periode 2026–2031 dalam sebuah prosesi yang digelar di Hotel Aryaduta Palembang, Rabu (8/7/2026).

Pelantikan tersebut menandai dimulainya kepengurusan baru HSB di Kabupaten OKI dengan ditetapkannya Bastian Wijaya sebagai Ketua DPC HSB OKI. Prosesi berlangsung melalui penyerahan Surat Keputusan (SK) kepengurusan sekaligus pengibaran Pataka organisasi oleh Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) HSB Provinsi Sumatera Selatan, Bild Yawenda Puspa N., SH.

Momentum tersebut menjadi bagian dari agenda konsolidasi organisasi dalam memperluas struktur kelembagaan HSB di tingkat kabupaten sekaligus memperkuat pembinaan anggota di daerah.

Struktur Kepengurusan DPC HSB OKI Resmi Mendapat Mandat

Ketua DPD Harimau Sumatera Bersatu Sumatera Selatan, Bild Yawenda Puspa N., SH menyerahkan Surat Keputusan kepada Ketua DPC HSB Kabupaten OKI, Bastian Wijaya, saat pelantikan di Hotel Aryaduta Palembang, Rabu (8/7/2026). (Foto: Asep/ CimutNews.co.id)

Pelantikan dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Nomor 001/SK/DPD-SUMSEL/HSB/VI/2026 yang diterbitkan DPD Harimau Sumatera Bersatu Provinsi Sumatera Selatan.

Tiga Pengurus Inti Dipercaya Memimpin Organisasi

Melalui keputusan tersebut, DPD menetapkan:

  • Ketua: Bastian Wijaya
  • Sekretaris: Hardi Wijaya
  • Bendahara: Saepuloh

Ketiga unsur pimpinan atau KSB tersebut memperoleh mandat menjalankan roda organisasi Harimau Sumatera Bersatu di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir sesuai Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), serta ketentuan organisasi yang berlaku.

Prosesi penyerahan SK turut didampingi oleh jajaran pengurus DPC Kabupaten OKI, Panglima Raden Mas RHM, Pembina Iwan Gondrong, serta para pengurus DPC dan Pengurus PAC beserta anggota HSB DPC Kabupaten OKI.

Foto bersama pengurus HSB DPC OKI (Asep/cimutnews.co.id)

DPD Sumsel Tekankan Pembinaan Generasi Muda

Ketua DPD HSB Sumatera Selatan, Bild Yawenda mengatakan pembentukan DPC OKI diharapkan tidak sekadar memperluas struktur organisasi, tetapi juga menghadirkan ruang pembinaan yang positif bagi generasi muda.

Menurutnya, organisasi kemasyarakatan harus mampu menjadi wadah pendidikan kepemimpinan, bukan justru identik dengan tindakan yang bertentangan dengan hukum maupun memicu konflik sosial.

Baca juga  Sumsel Jadi Provinsi Percontohan Traceability Ekspor Nasional, Go-Export Resmi Diluncurkan

“Kami ingin HSB menjadi tempat anak-anak muda belajar berorganisasi secara benar. Organisasi ini bukan untuk premanisme, bukan untuk menciptakan konflik SARA, tetapi menjadi wadah melahirkan generasi penerus bangsa yang menjauhi narkoba dan mampu memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya saat diwawancarai CimutNews.co.id usai pelantikan.

Ia juga menegaskan pentingnya soliditas internal dalam menjalankan organisasi.

Bild mengaku melihat potensi kepemimpinan Bastian Wijaya, namun mengingatkan bahwa keberhasilan organisasi tidak dapat dibangun secara individual.

Menurutnya, Ketua HSB DPC OKI Bastian Wijaya, harus terus berkoordinasi dengan pembina, penasihat, sekretaris, bendahara, serta panglima agar seluruh program berjalan secara kolektif. Ujar Bild

foto bersama Ketua DPD Harimau Sumatera Bersatu Sumatera Selatan, Bild Yawenda Puspa N., SH (Foto: Asep/cimutnews.co.id)

Ketua DPC OKI Minta Dukungan Seluruh Pengurus dan Anggota

Ketua DPC HSB Kabupaten OKI, Bastian Wijaya, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi selama lima tahun ke depan.

Ia mengajak seluruh pengurus, anggota DPC maupun pengurus anak cabang (PAC) membangun organisasi secara bersama-sama.

Menurutnya, keberhasilan organisasi tidak mungkin dicapai hanya oleh seorang ketua, melainkan melalui kerja sama seluruh elemen kepengurusan.

“Dukungan seluruh pengurus dan anggota menjadi modal utama agar tujuan organisasi dapat diwujudkan secara bersama,” katanya.

Kewenangan Pengurus Tetap Berada dalam Pengawasan DPP dan DPD

Selain menetapkan kepengurusan baru, surat keputusan juga mengatur ruang lingkup kewenangan DPC.

Tetap Berjalan dalam Sistem Satu Komando

Pengurus diberikan kewenangan menjalankan seluruh aktivitas organisasi di Kabupaten Ogan Komering Ilir.

Namun kewenangan tersebut tetap berada di bawah pembinaan dan pengawasan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) maupun Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

Dalam ketentuan SK disebutkan bahwa DPP maupun DPD memiliki hak melakukan evaluasi hingga pemberhentian pengurus apabila terbukti melakukan pelanggaran terhadap aturan organisasi atau tindakan yang berdampak pada nama baik Harimau Sumatera Bersatu.

Baca juga  Kebutuhan Darah Palembang Capai 7.000 Kantong per Bulan, PMI Masih Kekurangan 2.000

Seluruh pengurus juga diwajibkan menjalankan prinsip satu komando, menaati keputusan organisasi, serta menyampaikan laporan perkembangan organisasi secara berkala.

Penguatan Organisasi Kabupaten Dinilai Penting

Pembentukan kepengurusan DPC menjadi salah satu strategi organisasi dalam memperluas jaringan kelembagaan hingga tingkat kabupaten.

Dengan struktur yang telah terbentuk, koordinasi program kerja, pembinaan anggota, kegiatan sosial, serta konsolidasi organisasi diharapkan dapat berlangsung lebih efektif sesuai kebutuhan masyarakat Kabupaten Ogan Komering Ilir.

Keberadaan kepengurusan daerah juga memungkinkan proses komunikasi antara DPC dengan DPD maupun DPP berlangsung lebih cepat dalam menjalankan agenda organisasi.

Tantangan Sesungguhnya Dimulai Setelah Pelantikan

Pelantikan kepengurusan merupakan tahapan administratif yang penting, namun keberhasilan sebuah organisasi kemasyarakatan pada akhirnya diukur dari implementasi program di lapangan.

Publik umumnya akan menilai organisasi melalui kontribusi nyata, seperti kegiatan sosial, pemberdayaan masyarakat, pembinaan kepemudaan, hingga kemampuannya menjaga hubungan harmonis dengan pemerintah, aparat keamanan, dan unsur masyarakat sipil.

Dalam beberapa tahun terakhir, banyak organisasi kemasyarakatan di Indonesia mulai menggeser orientasi dari sekadar memperluas struktur menjadi memperkuat kualitas program. Pola tersebut menjadi tantangan yang juga akan dihadapi HSB DPC OKI agar mampu membangun citra organisasi yang produktif, inklusif, dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

Pelantikan DPC OKI memiliki arti strategis karena Kabupaten Ogan Komering Ilir merupakan salah satu wilayah terluas di Sumatera Selatan dengan karakter masyarakat yang beragam. Kehadiran struktur organisasi yang kuat berpotensi mempercepat koordinasi kegiatan sosial dan pembinaan anggota, selama dijalankan sesuai aturan organisasi serta peraturan perundang-undangan.

Terbentuknya kepengurusan Harimau Sumatera Bersatu DPC Kabupaten Ogan Komering Ilir menjadi langkah awal penguatan organisasi di tingkat daerah. Dengan mandat yang telah diberikan, kepengurusan baru diharapkan mampu menjalankan program secara profesional, menjaga soliditas internal, serta membangun sinergi dengan berbagai pihak sehingga keberadaan organisasi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. (Asep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here