Beranda Ogan Ilir Groundbreaking CNG Station Sumsel Dimulai, Wagub Cik Ujang Dorong Investasi Serap Tenaga...

Groundbreaking CNG Station Sumsel Dimulai, Wagub Cik Ujang Dorong Investasi Serap Tenaga Kerja Lokal

8
0
Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Cik Ujang melakukan peletakan batu pertama pembangunan CNG Station Simpang Y di Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Rabu (8/7/2026). (Foto: Sandi/CimutNews)

OGAN ILIR, cimutnews.co.id – Pembangunan CNG Station Simpang Y di Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, resmi dimulai melalui prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) yang dihadiri Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Cik Ujang, Rabu (8/7/2026). Agenda tersebut sekaligus dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-17 PT CNG Hilir Raya.

Groundbreaking ini menjadi bagian dari upaya memperkuat infrastruktur energi berbasis gas bumi di Sumatera Selatan. Pemerintah Provinsi Sumsel menilai pembangunan fasilitas tersebut tidak hanya mendukung ketahanan energi, tetapi juga diharapkan mampu menciptakan dampak ekonomi yang lebih luas melalui penyerapan tenaga kerja dan peningkatan aktivitas investasi.

Investasi Energi Diminta Memberi Manfaat Nyata bagi Masyarakat

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang menegaskan bahwa setiap investasi yang masuk ke daerah harus menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar, bukan hanya berorientasi pada keuntungan usaha.

Ia menekankan pentingnya perusahaan melibatkan tenaga kerja lokal sehingga masyarakat Kabupaten Ogan Ilir dapat merasakan dampak positif dari hadirnya pembangunan tersebut.

“Keberadaan fasilitas ini diharapkan memberikan multiplier effect bagi masyarakat. Gunakan potensi energi yang dimiliki Sumatera Selatan, tetapi jangan melupakan masyarakat dan lingkungan sekitar. Serap tenaga kerja lokal agar masyarakat Ogan Ilir ikut menikmati manfaat investasi ini,” ujar Cik Ujang.

Selain aspek ekonomi, pemerintah juga mengingatkan agar seluruh proses pembangunan dan operasional tetap mengedepankan prinsip keberlanjutan dengan memperhatikan kelestarian lingkungan.

CNG Dinilai Mendukung Transformasi Energi Sumatera Selatan

Gas Bumi Menjadi Energi Alternatif Strategis

Direktur PT CNG Hilir Raya, Hernoe Roesprijadji, mengatakan Sumatera Selatan merupakan salah satu daerah penghasil gas bumi terbesar di Indonesia sehingga pemanfaatannya harus memberikan nilai tambah bagi masyarakat daerah.

Baca juga  Dukungan Cik Ujang Menguat, Arah Politik Demokrat Sumsel Jadi Sorotan

Menurutnya, pembangunan CNG Station Simpang Y merupakan bagian dari pengembangan pemanfaatan gas bumi sebagai energi alternatif yang lebih efisien dan berkontribusi terhadap pembangunan kawasan strategis.

“Gas bumi yang dihasilkan di Sumatera Selatan sudah sepatutnya dapat dinikmati masyarakat Sumatera Selatan. Kehadiran CNG menjadi salah satu energi alternatif yang mendukung berbagai pembangunan, termasuk pengembangan kawasan Tanjung Carat,” katanya.

Keberadaan stasiun CNG tersebut diharapkan mampu memperluas distribusi energi bersih sekaligus memperkuat ekosistem industri berbasis gas di wilayah Sumatera Selatan.

Pemerintah Ogan Ilir Optimistis Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Wakil Bupati Ogan Ilir H. Ardani menyambut positif dimulainya pembangunan fasilitas tersebut. Menurutnya, investasi sektor energi memiliki potensi besar untuk mendorong aktivitas ekonomi baru di daerah.

Ia berharap proses pembangunan dapat berjalan sesuai jadwal sehingga manfaat ekonomi segera dirasakan masyarakat maupun pelaku usaha lokal.

“Kami berharap pembangunan ini berjalan sesuai rencana dan mampu memantik pertumbuhan ekonomi Ogan Ilir. Kolaborasi yang terjalin semoga semakin kuat sehingga dapat mempercepat pembangunan daerah,” ujarnya.

Penghargaan Pelanggan dan Dimulainya Pembangunan

Rangkaian kegiatan diawali dengan pemberian penghargaan kepada pelanggan terbaik PT CNG Hilir Raya sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi dalam pemanfaatan energi gas bumi.

Setelah itu, dilakukan prosesi peletakan batu pertama sebagai simbol dimulainya pembangunan CNG Station Simpang Y yang dihadiri jajaran Pemerintah Provinsi Sumsel, Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir, manajemen perusahaan, serta para pemangku kepentingan lainnya.

Turut hadir Asisten II Setda Provinsi Sumatera Selatan Basyaruddin Ahmad, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta undangan dari berbagai sektor.

Infrastruktur Energi Menjadi Penggerak Investasi Baru

Pembangunan CNG Station Simpang Y memperlihatkan semakin kuatnya arah kebijakan Sumatera Selatan dalam mengoptimalkan potensi sumber daya gas bumi sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi. Di tengah meningkatnya kebutuhan energi nasional, keberadaan infrastruktur distribusi menjadi faktor penting agar sumber daya lokal memiliki nilai tambah di daerah asalnya.

Baca juga  Polsek Indralaya Intensifkan Monitoring Wisata Air Pantai Senai, Tekankan Keselamatan dan Ketertiban Pengunjung

Dalam jangka pendek, proyek ini berpotensi membuka lapangan pekerjaan selama masa konstruksi serta meningkatkan aktivitas ekonomi di sekitar kawasan pembangunan. Dalam jangka panjang, fasilitas tersebut dapat menjadi salah satu simpul pendukung kawasan industri maupun pusat logistik yang membutuhkan pasokan energi yang lebih efisien.

Jika dibandingkan dengan tren nasional, sejumlah provinsi penghasil gas juga mulai memperluas pemanfaatan compressed natural gas (CNG) sebagai alternatif energi bagi sektor industri dan transportasi. Langkah yang ditempuh Sumatera Selatan menunjukkan upaya memperkuat hilirisasi energi agar manfaat ekonomi tidak berhenti pada tahap produksi gas semata.

Nilai strategis pembangunan CNG Station bukan hanya berada pada investasi fisiknya, tetapi pada kemampuannya menciptakan ekosistem ekonomi baru. Ketika infrastruktur energi dibangun berdekatan dengan kawasan industri dan pusat distribusi, biaya logistik dapat ditekan sehingga daya saing investasi daerah ikut meningkat. Inilah alasan mengapa pembangunan fasilitas energi sering menjadi fondasi bagi pertumbuhan kawasan ekonomi baru.

Groundbreaking CNG Station Simpang Y menjadi salah satu langkah penting dalam memperkuat infrastruktur energi Sumatera Selatan sekaligus mendukung agenda transisi menuju pemanfaatan energi yang lebih efisien. Pemerintah berharap investasi tersebut mampu menghadirkan manfaat ekonomi, membuka lapangan kerja bagi masyarakat lokal, serta tetap mengedepankan prinsip pembangunan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. (Sandi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here