
PALEMBANG, CimutNews.co.id – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru menghadiri pembukaan Sumsel Bhayangkara Run 2026 yang digelar di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring Sport City (JSC), Minggu (12/7/2026). Ajang lari yang diikuti ribuan peserta dari berbagai daerah tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara sekaligus memperkuat sinergi antara Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan masyarakat melalui olahraga.
Dalam sambutannya, Herman Deru menyampaikan apresiasi kepada Kepolisian Daerah Sumatera Selatan yang dinilai berhasil menghadirkan kegiatan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Tidak ada kata yang lebih pantas kecuali selamat dan terima kasih. Ini merupakan wahana bagi kepolisian untuk semakin dekat dengan masyarakat,” ujar Herman Deru.
Menurutnya, kegiatan olahraga massal seperti Bhayangkara Run mampu menciptakan ruang interaksi yang lebih humanis antara aparat kepolisian dengan masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, Polri tidak hanya hadir sebagai institusi penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam membangun budaya hidup sehat, kebersamaan, dan solidaritas sosial.
Ia menambahkan, berbagai agenda yang digelar dalam rangka Hari Bhayangkara menunjukkan komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat melalui pendekatan yang inklusif.
“Kami mengapresiasi penyelenggaraan berbagai event dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara yang telah melibatkan masyarakat dan menghadirkan kegiatan yang produktif seperti ini. Mudah-mudahan melalui event lari ini dapat semakin mendekatkan Polri dengan masyarakat,” katanya.
Ribuan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari komunitas pelari, atlet, instansi pemerintah, TNI-Polri, hingga masyarakat umum memadati kawasan Jakabaring Sport City sejak pagi hari. Antusiasme peserta menciptakan suasana meriah yang dipadukan dengan semangat sportivitas, kebersamaan, serta promosi gaya hidup aktif.
Olahraga Massal Dorong Kesehatan dan Sport Tourism Daerah
Penyelenggaraan event lari berskala besar tidak hanya berdampak pada sektor olahraga, tetapi juga berkontribusi terhadap pergerakan ekonomi daerah. Kehadiran peserta dari luar wilayah mendorong aktivitas sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga usaha mikro di sekitar lokasi kegiatan.
Jakabaring Sport City sendiri merupakan salah satu kawasan olahraga terbesar di Indonesia yang telah menjadi tuan rumah berbagai ajang nasional maupun internasional, termasuk Asian Games 2018. Infrastruktur olahraga yang dimiliki Sumatera Selatan menjadi modal penting dalam pengembangan sport tourism dan penyelenggaraan event olahraga berkelanjutan.
Sejalan dengan itu, pemerintah pusat terus mendorong peningkatan partisipasi masyarakat dalam aktivitas fisik sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia. Berbagai program nasional di bidang kesehatan menekankan pentingnya budaya hidup aktif untuk menekan risiko penyakit tidak menular yang terus meningkat.
Selaras dengan Agenda Pembangunan Nasional
Penyelenggaraan Sumsel Bhayangkara Run juga memiliki keterkaitan dengan agenda pembangunan nasional yang menempatkan peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai salah satu prioritas menuju Indonesia Emas 2045. Aktivitas olahraga masyarakat menjadi bagian dari upaya membangun masyarakat yang sehat, produktif, dan berdaya saing.
Selain itu, kegiatan yang melibatkan kolaborasi pemerintah daerah, Polri, TNI, komunitas olahraga, dan masyarakat mencerminkan penguatan sinergi lintas sektor dalam menciptakan ruang publik yang aman, sehat, dan inklusif.
Di sisi lain, momentum Hari Bhayangkara juga menjadi sarana memperkuat kepercayaan publik melalui pendekatan pelayanan yang lebih terbuka dan partisipatif. Event olahraga dinilai menjadi media komunikasi yang efektif untuk membangun kedekatan emosional antara institusi negara dengan masyarakat.
Lebih dari Sekadar Ajang Lari
Fenomena meningkatnya penyelenggaraan event lari di berbagai daerah menunjukkan perubahan tren masyarakat terhadap olahraga berbasis komunitas. Selain meningkatkan kebugaran, kegiatan semacam ini juga memperkuat interaksi sosial, memperluas jejaring komunitas, serta mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif berbasis event.
Bagi Sumatera Selatan, konsistensi menghadirkan event olahraga berskala besar berpotensi memperkuat citra daerah sebagai destinasi sport tourism nasional. Dampaknya tidak hanya dirasakan sektor olahraga, tetapi juga industri pariwisata, UMKM, dan jasa pendukung lainnya.
Dari perspektif kelembagaan, keterlibatan Polri dalam kegiatan yang bersifat edukatif dan partisipatif dapat meningkatkan kualitas hubungan dengan masyarakat. Pendekatan preventif melalui kegiatan sosial dan olahraga menjadi pelengkap fungsi utama kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
Ke depan, tantangan utama bukan hanya menjaga antusiasme peserta, tetapi juga memastikan penyelenggaraan event berlangsung aman, ramah lingkungan, serta memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat sekitar. (Poerba)

















