Beranda Nasional Integrasi Tol–Pelabuhan Tanjung Carat Dipercepat, Sumsel Bidik Penguatan Logistik dan Hilirisasi Industri

Integrasi Tol–Pelabuhan Tanjung Carat Dipercepat, Sumsel Bidik Penguatan Logistik dan Hilirisasi Industri

17
0
Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Cik Ujang menghadiri rapat tindak lanjut MoU Integrasi Jalan Tol–Pelabuhan Tanjung Carat di Kementerian Investasi dan Hilirisasi RI, Jakarta, Kamis (4/6/2026). Pertemuan membahas percepatan pembangunan infrastruktur strategis guna memperkuat konektivitas logistik dan investasi di Sumatera Selatan. (Foto: Timred/CimutNews.co.id).

JAKARTA, CimutNews.co.id – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) terus mempercepat pengembangan infrastruktur strategis guna memperkuat konektivitas logistik dan meningkatkan daya saing investasi. Salah satu langkah nyata dilakukan melalui rapat pembahasan tindak lanjut Memorandum of Understanding (MoU) Integrasi Jalan Tol–Pelabuhan Tanjung Carat yang digelar di Ruang Rapat Pekanbaru, Kementerian Investasi dan Hilirisasi Republik Indonesia, Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Rapat tersebut dihadiri Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Cik Ujang bersama jajaran pemerintah pusat dan pemangku kepentingan terkait sebagai bagian dari upaya menyelaraskan percepatan pembangunan infrastruktur transportasi yang terintegrasi di Sumatera Selatan.

Pengembangan konektivitas Jalan Tol menuju Pelabuhan Tanjung Carat dinilai menjadi salah satu proyek strategis yang akan memperlancar distribusi barang dari kawasan industri menuju pelabuhan ekspor maupun sebaliknya. Integrasi tersebut diharapkan mampu menekan biaya logistik, mempercepat mobilitas barang, serta memperkuat posisi Sumatera Selatan sebagai simpul perdagangan di Pulau Sumatera.

Dalam rapat tersebut, H. Cik Ujang menegaskan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan berkomitmen penuh mendukung percepatan seluruh proyek strategis yang mampu memberikan manfaat langsung bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur tidak hanya berorientasi pada penyediaan fasilitas fisik, tetapi juga menjadi fondasi dalam menciptakan iklim investasi yang sehat, memperkuat kawasan industri, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Integrasi Jalan Tol–Pelabuhan Tanjung Carat merupakan langkah penting dalam memperkuat sistem transportasi dan distribusi barang di Sumatera Selatan sekaligus membuka peluang ekonomi baru melalui peningkatan investasi dan pengembangan kawasan industri,” demikian komitmen yang disampaikan Wakil Gubernur Sumsel dalam pembahasan tersebut.

Sejalan dengan Agenda Hilirisasi Nasional

Pembahasan integrasi Tol–Pelabuhan Tanjung Carat sejalan dengan kebijakan Pemerintah Pusat yang menempatkan pembangunan infrastruktur logistik dan hilirisasi industri sebagai salah satu prioritas nasional. Melalui Kementerian Investasi dan Hilirisasi, pemerintah terus mendorong percepatan investasi berbasis nilai tambah agar daerah tidak hanya menjadi penghasil bahan baku, tetapi juga mampu mengembangkan industri pengolahan yang memberikan manfaat ekonomi lebih besar.

Baca juga  Pemindahan 1.882 Narapidana Risiko Tinggi ke Nusakambangan: Upaya Perkuat Keamanan Lapas Hingga Akhir 2025

Kebijakan tersebut juga selaras dengan arah pembangunan dalam RPJMN, visi Indonesia Emas 2045, serta penguatan konektivitas nasional yang menjadi salah satu prasyarat meningkatkan daya saing ekonomi Indonesia di tingkat global.

Pelabuhan Tanjung Carat Diproyeksikan Menjadi Simpul Logistik Baru

Pelabuhan Tanjung Carat selama beberapa tahun terakhir masuk dalam rencana pengembangan pelabuhan strategis di Sumatera Selatan untuk melengkapi sistem logistik kawasan. Kehadiran pelabuhan laut yang terhubung langsung dengan jaringan jalan tol diyakini akan mempercepat arus barang dari pusat produksi menuju pasar domestik maupun ekspor.

Konektivitas tersebut dinilai penting mengingat Sumatera Selatan memiliki potensi besar pada sektor pertambangan, energi, perkebunan, pertanian, hingga industri pengolahan yang membutuhkan sistem transportasi logistik yang efisien.

Selain mendukung aktivitas ekspor komoditas unggulan daerah, keberadaan pelabuhan yang terintegrasi juga diharapkan mampu menarik investasi baru pada kawasan industri, pergudangan, jasa logistik, hingga sektor manufaktur.

Infrastruktur Menjadi Faktor Penentu Investasi Daerah

Berbagai kajian pemerintah menunjukkan bahwa kualitas infrastruktur menjadi salah satu indikator utama dalam keputusan investasi. Ketersediaan akses jalan, pelabuhan, kawasan industri, serta jaringan distribusi yang efisien akan meningkatkan daya saing suatu wilayah dibanding daerah lain.

Dengan posisi geografis yang strategis di bagian selatan Pulau Sumatera, Sumsel memiliki peluang besar menjadi pusat distribusi logistik regional apabila didukung infrastruktur yang saling terhubung secara optimal.

Kolaborasi pemerintah pusat dan daerah melalui percepatan integrasi Jalan Tol–Pelabuhan Tanjung Carat diharapkan mampu mempercepat realisasi investasi, memperluas aktivitas ekonomi, sekaligus memperkuat posisi Sumatera Selatan sebagai salah satu motor pertumbuhan ekonomi nasional. (timred/CN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here