Beranda Palembang Polri dan HSB Sumsel Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas, Dorong Peran Ormas hingga...

Polri dan HSB Sumsel Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas, Dorong Peran Ormas hingga Tingkat Daerah

24
0
1. Suasana Jajaran Subdit Binpolmas Ditbinmas Polda Sumsel bersama pengurus DPP Harimau Sumatera Bersatu (HSB) Sumatera Selatan/DPD/DPC HBS saat kegiatan anjangsana di Palembang, Kamis (20/8/2026). (Foto: Asep/cimutnews.co.id)

PALEMBANG, cimutnews.co.id – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tidak hanya bertumpu pada aparat kepolisian. Keterlibatan organisasi kemasyarakatan (ormas) sebagai bagian dari kekuatan sosial masyarakat juga menjadi penting, terutama dalam membangun komunikasi, mencegah potensi gangguan keamanan, dan menjaga suasana daerah tetap kondusif.

Semangat tersebut mengemuka dalam kegiatan anjangsana jajaran Subdit Binpolmas Ditbinmas Polda Sumatera Selatan ke DPP Harimau Sumatera Bersatu (HSB) Sumatera Selatan berlangsung di Resto Serinanti, Palembang, Kamis (20/8/2026).

Pertemuan yang mengusung tema “Polri dan Ormas Bersinergi, Harkamtibmas Terjaga, Negeri Damai” itu menjadi ruang silaturahmi sekaligus dialog antara kepolisian dan jajaran HSB terkait upaya bersama menjaga kondusivitas di Sumatera Selatan.

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran DPP HSB Sumatera Selatan serta sejumlah pengurus daerah dan cabang, antara lain HSB DPC Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Ogan Ilir, Lahat, Musi Banyuasin (Muba), dan Kota Palembang.

Dari HSB DPC Kabupaten OKI hadir Ketua HBS DPC Kabupaten OKI Bastian Wijaya, Sekretaris Hamra Yulis, serta Bendahara A. Saepuloh dan Herdiansyah (Panglima) Kehadiran pengurus dari sejumlah daerah memperlihatkan bahwa pembahasan tidak berhenti pada tingkat provinsi, tetapi juga menyentuh pentingnya komunikasi antara kepolisian dan struktur organisasi di daerah.

Anjangsana Jadi Ruang Dialog Polri dan Ormas

Rangkaian kegiatan diawali pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan pembacaan doa oleh Aipda Kadari. Setelah itu, sambutan Ketua Umum DPP HSB Sumatera Selatan H. Satria Amri Ramadhan, S.IP., M.M. disampaikan oleh Reza selaku Ketua Harian DPP HBS.

Dari jajaran Ditbinmas Polda Sumsel, penyampaian sambutan Direktur Binmas Polda Sumsel Kombes Pol Hari Purnomo, S.I.K., S.H., M.H., M.Han., diwakili Kabag Ops Ditbinmas Polda Sumsel AKBP Indra Jaya, S.E.

Suasana dialog berlangsung interaktif. Sejumlah peserta menyampaikan pertanyaan, saran, dan masukan kepada jajaran kepolisian mengenai hubungan antara ormas dengan aparat dalam menjaga keamanan lingkungan.

Pertemuan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, penyerahan cendera mata dari jajaran Polda Sumsel kepada DPP HSB, foto bersama, dan ramah tamah.

Baca juga  Terungkap! OKI Jadi Juara I PPID Award Sumsel dengan Nilai 100, Apakah Manfaatnya Sudah Dirasakan Masyarakat?

Bagi HSB, forum seperti ini dinilai penting karena komunikasi langsung dapat menjadi jalur awal untuk menyampaikan persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat sekaligus membangun koordinasi sebelum persoalan berkembang menjadi gangguan keamanan.

HSB Dorong Sinergi Tidak Berhenti di Tingkat Provinsi

Reza Fajri, yang mewakili Ketua Umum DPP HSB Sumatera Selatan H. Satria Amri Ramadhan, menyampaikan apresiasi atas kunjungan jajaran Ditbinmas Polda Sumsel. (Foto:Asep/cimutnews.co.id)

Reza Fajri, yang mewakili Ketua Umum DPP HSB Sumatera Selatan H. Satria Amri Ramadhan, menyampaikan apresiasi atas kunjungan jajaran Ditbinmas Polda Sumsel.

Menurutnya, anjangsana tersebut menunjukkan adanya ruang kerja sama antara kepolisian dan organisasi masyarakat dalam menjaga kamtibmas di Sumatera Selatan.

“Alhamdulillah kami DPP Harimau Sumatera Bersatu mengucapkan terima kasih kepada jajaran Direktorat Binmas Polda Sumatera Selatan yang telah melakukan anjangsana ke DPP Harimau Sumatera Bersatu,” ujar Reza dalam keterangannya.

Ia berharap pola komunikasi tersebut dapat dilakukan secara berkelanjutan dan tidak hanya terpusat pada kepengurusan DPP.

Reza juga mendorong agar jajaran kepolisian di tingkat kabupaten dan kota membangun komunikasi yang lebih intensif dengan struktur HSB yang telah terbentuk di daerah.

Menurut Reza, komunikasi tersebut dapat diarahkan pada upaya bersama menjaga ketertiban masyarakat sekaligus memastikan keberadaan organisasi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Harapan kami kegiatan ini rutin dilakukan dan tidak hanya berfokus kepada DPP. Pihak Direktorat Binmas bisa menginstruksikan jajaran Polres di seluruh Sumatera Selatan yang telah terbentuk DPC untuk membuka komunikasi yang intens,” katanya.

Polri: Ormas Diharapkan Beri Manfaat bagi Masyarakat

AKBP Indra Jaya mengatakan anjangsana ke DPP HSB merupakan bagian dari upaya membangun silaturahmi dan komunikasi dengan organisasi masyarakat. (Foto: Asep/cimutnews.co.id)

Sementara itu, AKBP Indra Jaya mengatakan anjangsana ke DPP HSB merupakan bagian dari upaya membangun silaturahmi dan komunikasi dengan organisasi masyarakat.

Ia menyebut salah satu tujuan kegiatan tersebut adalah ikut menjaga keamanan Kota Palembang sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman.

“Salah satu tujuan kami anjangsana ke DPP HSB adalah menjaga keamanan Kota Palembang. Kedua, melaksanakan silaturahmi dengan ormas Harimau Sumatera Bersatu agar Kota Palembang kondusif sehingga masyarakat bisa menjalankan aktivitasnya dengan baik,” kata Indra.

Baca juga  Pemberdayaan UMKM Sumsel Didorong PT Tirta Sriwijaya Maju Lewat HKG PKK dan Dekranasda

Indra juga berharap keberadaan DPC HSB di sejumlah kabupaten dan kota dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Pesan tersebut penting karena peran organisasi masyarakat idealnya tidak hanya terlihat dalam kegiatan internal organisasi, tetapi juga melalui kontribusi sosial yang dapat dirasakan masyarakat.

Secara kelembagaan, tugas Polri memang mencakup pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, serta perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Polri juga memiliki fungsi pembinaan masyarakat untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, kesadaran hukum, dan kepatuhan terhadap peratura.

Mengapa Kolaborasi Polri-Ormas Penting?

Kamtibmas pada dasarnya merupakan persoalan bersama. Kepolisian memiliki kewenangan dan perangkat penegakan hukum, sementara masyarakat memiliki pengetahuan langsung mengenai kondisi lingkungan sosial di sekitarnya.

Karena itu, komunikasi dengan ormas dapat menjadi salah satu sarana membangun deteksi dan pencegahan berbasis masyarakat. Polri sendiri dalam berbagai kajiannya menempatkan partisipasi masyarakat sebagai bagian penting dalam pemeliharaan keamanan dan ketertiban.

Namun, sinergi tersebut tetap harus ditempatkan dalam koridor hukum. Ormas merupakan wadah masyarakat yang dibentuk secara sukarela berdasarkan kesamaan aspirasi, kehendak, kebutuhan, kepentingan, kegiatan, dan tujuan untuk berpartisipasi dalam pembangunan. Ketentuan mengenai ormas diatur antara lain melalui UU Nomor 17 Tahun 2013 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 16 Tahun 2017.

Dengan demikian, kerja sama antara aparat dan organisasi masyarakat idealnya diarahkan pada kegiatan yang konstruktif, seperti komunikasi sosial, edukasi hukum, pencegahan gangguan keamanan, penyampaian informasi masyarakat, serta kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung.

penyerahakan Cindra mata dari jajaran polda kepada Ketua DPC HBS Kabupaten OKI Bastian Wijaya (Foto: Asep/cimutnews.co.id)

Tantangan Sinergi di Tingkat Daerah

Perluasan komunikasi dari tingkat DPP menuju DPC menjadi salah satu poin penting yang muncul dalam pertemuan tersebut. Semakin luas struktur organisasi, semakin besar pula kebutuhan terhadap pola komunikasi yang jelas agar pesan mengenai ketertiban dan tanggung jawab sosial dapat diterapkan secara konsisten di lapangan.

Baca juga  Gebyar UMKM dan Job Fair Membara 2025 Resmi Dibuka Gubernur Sumsel: Dorong Ekonomi, Serap Ribuan Tenaga Kerja

Di sisi lain, sinergi Polri dan ormas tidak cukup hanya dibangun melalui kegiatan seremonial. Ukuran keberhasilannya akan terlihat dari kesinambungan komunikasi, kegiatan nyata, respons terhadap persoalan masyarakat, dan kemampuan seluruh pihak menjaga batas kewenangan masing-masing.

Bagi masyarakat, manfaat paling langsung dari pola tersebut adalah terciptanya lingkungan yang lebih kondusif untuk menjalankan aktivitas sosial dan ekonomi. Keamanan yang terjaga juga menjadi salah satu fondasi penting bagi keberlangsungan pembangunan.

Polri pada 2026 kembali menegaskan bahwa keamanan merupakan salah satu modal penting pembangunan dan bahwa kehadiran kepolisian perlu dibangun bersama Masyarakat

Sinergi Diukur dari Manfaat, Bukan Sekadar Pertemuan

Yang menjadi penting dari anjangsana ini bukan hanya pertemuan antara polisi dan ormas, melainkan bagaimana komunikasi tersebut diterjemahkan menjadi kerja nyata di tingkat masyarakat.

Jika komunikasi DPP, Polda, Polres hingga DPC dapat berjalan konsisten, informasi mengenai persoalan sosial dan potensi gangguan kamtibmas dapat lebih cepat disampaikan melalui jalur yang tepat.

Pada akhirnya, sinergi tersebut harus menghasilkan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat: lingkungan yang lebih aman, komunikasi sosial yang lebih terbuka, serta penyelesaian persoalan yang tetap mengedepankan hukum dan ketertiban.

Pertemuan Polda Sumsel dan DPP HSB pun menjadi bagian dari upaya membangun pola hubungan tersebut. Ke depan, keberlanjutannya akan sangat ditentukan oleh tindak lanjut di tingkat daerah serta kemampuan setiap pihak menjaga komunikasi secara profesional dan proporsional. (Asep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here