Beranda Ogan Komering Ilir Semarak HUT ke-81 RI, PGK OKI Ajak Warga Jua-Jua Rayakan Kemerdekaan dengan...

Semarak HUT ke-81 RI, PGK OKI Ajak Warga Jua-Jua Rayakan Kemerdekaan dengan Kebersamaan

14
0
Ketua DPD PGK OKI Rivaldy Setiawan, S.H. saat membuka kegiatan kebersamaan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI bersama warga RT.09 Kelurahan Jua-Jua, Kayuagung, OKI. (Foto: Asep/cimutnews.co,id)

KAYUAGUNG, cimutnews.co.id — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) tidak hanya diwarnai kegiatan seremonial. Semangat kemerdekaan juga dihidupkan melalui kegiatan kebersamaan warga yang melibatkan ibu-ibu dan anak-anak di lingkungan RT.09, Kelurahan Jua-Jua, Kecamatan Kayuagung.

Kegiatan yang digelar Dewan Pengurus Daerah (DPD) Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) OKI tersebut mengusung semangat “Rayakan Kemerdekaan dengan Kebersamaan”. Acara berlangsung di Sekretariat DPD PGK OKI dalam suasana kekeluargaan dan diikuti masyarakat RT.09.

Ibu-ibu dan anak-anak RT.09 Kelurahan Jua-Jua mengikuti kegiatan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang digelar DPD PGK OKI dengan suasana penuh kebersamaan. (Foto: Asep/cimutnews.co.id)

Hadir dalam kegiatan itu Ketua RT.09 Kelurahan Jua-Jua Sopian serta Ketua DPD PGK OKI Rivaldy Setiawan, S.H. Kehadiran warga, khususnya perempuan dan anak-anak, menjadi bagian penting dari kegiatan yang menempatkan peringatan kemerdekaan sebagai ruang interaksi sosial di tingkat lingkungan.

PGK OKI: Kemerdekaan Harus Diisi dengan Kebersamaan

Rivaldy Setiawan mengatakan, peringatan HUT Kemerdekaan RI seharusnya tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Menurut dia, momentum kemerdekaan dapat dimanfaatkan untuk memperkuat hubungan antarwarga sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sosial.

“Kemerdekaan bukan hanya tentang bagaimana kita mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga bagaimana kita mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif. Salah satunya melalui kebersamaan, gotong royong, dan mempererat silaturahmi antarwarga,” ujar Rivaldy.

Ia menilai keterlibatan anak-anak juga mempunyai arti penting. Kegiatan peringatan kemerdekaan di lingkungan masyarakat dapat menjadi ruang pembelajaran informal bagi generasi muda untuk mengenal nilai kebangsaan melalui pengalaman langsung.

“Kami ingin anak-anak merasakan bahwa kemerdekaan adalah milik kita semua. Dengan kegiatan seperti ini, mudah-mudahan tumbuh rasa cinta tanah air, kebersamaan, sportivitas, dan semangat gotong royong sejak usia dini,” katanya.

Rivaldy juga menyampaikan apresiasi kepada warga RT.09 yang ikut berpartisipasi. Menurutnya, kegiatan berbasis masyarakat akan lebih bermakna ketika warga tidak hanya menjadi penonton, tetapi turut terlibat dalam pelaksanaannya.

Baca juga  Bank Sampah PKK Lestari OKI Diluncurkan, TNI Dorong Pengelolaan Sampah Berbasis Warga

Ketua RT Apresiasi Ruang Kebersamaan Warga

Ketua RT.09 Kelurahan Jua-Jua, Sopian, mengapresiasi DPD PGK OKI yang telah memberikan ruang dan fasilitas bagi warga untuk bersama-sama memeriahkan HUT Kemerdekaan RI.

Menurut Sopian, kegiatan semacam itu memiliki manfaat yang lebih luas daripada sekadar memeriahkan bulan kemerdekaan. Interaksi antara warga dapat memperkuat komunikasi sosial dan menjaga hubungan antarkeluarga di lingkungan permukiman.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada DPD PGK OKI yang telah mengajak dan memfasilitasi masyarakat RT.09 untuk bersama-sama memeriahkan HUT RI. Semoga kebersamaan seperti ini terus terjaga dan semakin mempererat silaturahmi,” ungkap Sopian.

Keterlibatan ibu-ibu dan anak-anak juga memperlihatkan bahwa kegiatan kebangsaan di tingkat lingkungan dapat dikemas secara inklusif. Ruang kebersamaan tidak hanya menjadi milik kelompok tertentu, tetapi dapat melibatkan berbagai kelompok usia dalam satu kegiatan.

HUT ke-81 RI Mengusung Semangat Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur

Secara nasional, pemerintah menetapkan “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” sebagai tema besar peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tahun 2026. Pemerintah melalui Kementerian Sekretariat Negara juga menempatkan Bulan Kemerdekaan sebagai momentum untuk menghadirkan semangat kebangsaan melalui rangkaian kegiatan yang melibatkan masyarakat.

Tema nasional tersebut memberi konteks yang lebih luas terhadap kegiatan masyarakat di daerah. Perayaan kemerdekaan bukan semata persoalan simbol dan seremoni, tetapi juga bagaimana nilai kebangsaan diterjemahkan ke dalam kehidupan sehari-hari.

Semangat kebersamaan yang diangkat PGK OKI dalam kegiatan bersama warga RT.09, misalnya, dapat dilihat sebagai bentuk partisipasi sosial di tingkat paling dekat dengan masyarakat. Gotong royong, kepedulian, interaksi antarwarga, dan pembentukan karakter anak merupakan bagian dari modal sosial yang penting dalam kehidupan bermasyarakat.

Pemerintah juga secara resmi memperkenalkan identitas visual HUT ke-81 RI dengan melibatkan masyarakat dalam proses pemilihan logo. Logo yang kemudian ditetapkan merupakan karya Fajar Novario dari Padang dan memperoleh 44,73 persen suara dalam jajak pendapat publik. Keterlibatan masyarakat tersebut menunjukkan bahwa peringatan kemerdekaan 2026 memang diarahkan agar memiliki dimensi partisipatif.

Baca juga  DEMA IAIN Ash-Shiddiqiyah Gelar FGD “Hak dan Kewajiban Mahasiswa” untuk Perkuat Literasi Akademik

Kebersamaan Warga Menjadi Modal Sosial Pembangunan

Dalam perspektif pembangunan, kegiatan sosial di tingkat lingkungan memiliki arti yang tidak selalu dapat diukur melalui jumlah peserta atau kemeriahan acara. Hubungan sosial yang terawat dapat menjadi modal bagi masyarakat ketika menghadapi persoalan bersama, mulai dari kebersihan lingkungan, keamanan, kegiatan sosial hingga kepedulian terhadap kelompok yang membutuhkan.

Konteks tersebut relevan dengan arah pembangunan nasional 2025-2029. RPJMN 2025-2029 merupakan tahap awal pelaksanaan RPJPN 2025-2045 dan menjadi bagian dari agenda pembangunan yang dijalankan melalui delapan Asta Cita. Pemerintah menempatkan pembangunan manusia dan penguatan kehidupan masyarakat sebagai bagian penting dari agenda pembangunan jangka menengah tersebut

Bagi Kabupaten OKI, penguatan aktivitas sosial masyarakat juga berlangsung di tengah perkembangan ekonomi daerah. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perekonomian OKI pada 2025 tumbuh 5,23 persen, dengan sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan memberikan kontribusi terbesar, yakni 44,79 persen terhadap perekonomian daerah.

Mengapa Kegiatan Sederhana Ini Penting?

Nilai penting kegiatan PGK OKI bersama warga RT.09 terletak pada ruang interaksi yang dibangunnya. Peringatan kemerdekaan menjadi lebih dari sekadar acara tahunan ketika masyarakat dapat bertemu, berpartisipasi dan membangun hubungan lintas usia.

Bagi anak-anak, pengalaman mengikuti kegiatan kemerdekaan dapat menjadi bentuk pendidikan karakter di luar ruang kelas. Mereka mengenal nilai sportivitas, kebersamaan, menghargai orang lain, serta semangat gotong royong melalui pengalaman langsung.

Sementara bagi masyarakat dewasa, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi sosial. Hal ini penting karena hubungan antarwarga yang baik dapat menjadi fondasi untuk membangun kepedulian terhadap persoalan lingkungan dan kehidupan masyarakat secara lebih luas.

Tantangan Menjaga Semangat Setelah Perayaan Berakhir

Tantangan berikutnya adalah menjaga agar semangat kebersamaan tidak berhenti setelah rangkaian peringatan HUT RI selesai. Kegiatan kemerdekaan memiliki dampak sosial yang lebih kuat apabila nilai yang dibangun selama acara diteruskan dalam kegiatan masyarakat sehari-hari.

Baca juga  Generasi Berencana, Remaja Hebat: DPPKB OKI Sosialisasikan PIK Remaja dan Edukasi GATI di SMA Negeri 1 Sirah Pulau Padang

Bagi organisasi kemasyarakatan seperti PGK OKI, ruang tersebut dapat dikembangkan melalui kegiatan kepemudaan, sosial, pendidikan kebangsaan, pemberdayaan masyarakat maupun aktivitas lain yang melibatkan warga secara langsung.

Dengan demikian, peringatan kemerdekaan tidak hanya menghasilkan kemeriahan sesaat, tetapi juga membangun hubungan sosial yang berkelanjutan. Di tingkat lokal, hal tersebut menjadi salah satu cara konkret menerjemahkan makna kemerdekaan ke dalam kehidupan masyarakat.

Kegiatan DPD PGK OKI bersama ibu-ibu dan anak-anak RT.09 Kelurahan Jua-Jua pada akhirnya memperlihatkan bahwa semangat kemerdekaan dapat tumbuh dari lingkungan paling dekat dengan masyarakat.

Ketika perayaan kemerdekaan menjadi ruang untuk bertemu, berbagi, bergotong royong dan menanamkan nilai kebangsaan kepada generasi muda, maka kemerdekaan tidak hanya dikenang sebagai sejarah, tetapi terus dihidupkan melalui tindakan masyarakat sehari-hari.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81.

“Rayakan Kemerdekaan dengan Kebersamaan.”

(Asep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here