
LUBUKLINGGAU, cimutnews.co.id — Wali Kota Lubuklinggau H Rachmat Hidayat menghadiri Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) I sekaligus pelantikan Pengurus Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kota Lubuklinggau periode 2023-2027 di Hotel Dewinda, Kamis (3/9/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Pemuda Negarawan untuk Sumsel Maju” tersebut berlangsung selama dua hari, 3-4 September 2026. Rangkaian acara diawali dengan pelantikan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) periode 2026-2027, kemudian dilanjutkan dengan pelantikan PDPM Kota Lubuklinggau.
Dalam sambutannya, Rachmat Hidayat menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut di Kota Lubuklinggau. Pemerintah Kota Lubuklinggau, kata dia, menyambut baik kegiatan organisasi kepemudaan Muhammadiyah dan berharap sinergi dengan pemerintah daerah terus terjalin.
“Mayoritas warga Muhammadiyah merupakan pendukung kami pada pilkada yang lalu. Semoga ke depannya Muhammadiyah terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Lubuklinggau untuk kemajuan bersama,” ujar Rachmat.
Menurutnya, kolaborasi antara organisasi kemasyarakatan dan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam mendorong kemajuan daerah.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Sumatera Selatan Fajar Febriansyah menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Lubuklinggau yang telah memfasilitasi rangkaian kegiatan Rapimwil serta pelantikan PDPM dan IMM.
Fajar menilai dukungan tersebut turut membantu pelaksanaan kegiatan sehingga dapat berlangsung dengan baik di Kota Lubuklinggau sebagai tuan rumah.
“Setelah Rapimwil ini akan dilaksanakan agenda besar lainnya dan terus berkolaborasi dengan berbagai stakeholder,” ujar Fajar.
Bendahara Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Machendra Setyo Atmaja dalam sambutannya mengajak seluruh kader untuk tetap meneladani perjuangan para pendahulu organisasi.
Ia mengatakan, keberadaan Pemuda Muhammadiyah saat ini merupakan bagian dari proses panjang perjuangan Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM).
“Pemuda Muhammadiyah hari ini merupakan hasil kerja keras pendahulu kita, Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM). Mohon bimbingan kepada ayahanda dan ibunda sekalian, agar perjuangan Pemuda Muhammadiyah senantiasa sesuai dengan khittoh perjuangan organisasi. Semangat kebersamaan dan diaspora ini jangan sampai berhenti di sini,” tegas Machendra.
Rapimwil tersebut kemudian dibuka secara resmi oleh Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru. Ia menilai forum tersebut memiliki arti penting bagi Pemuda Muhammadiyah, terutama dalam menghasilkan rekomendasi untuk organisasi maupun kepentingan eksternal.
Menurut Herman Deru, Rapimwil diharapkan tidak hanya menjadi forum konsolidasi, tetapi juga mampu menghasilkan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi.
“Rapimwil ini akan menghasilkan rekomendasi baik internal maupun eksternal, serta mampu memberikan solusi atas setiap persoalan yang dihadapi,” kata Herman Deru.
Ia juga mengingatkan para pemuda Muhammadiyah untuk menyadari potensi dan nilai yang dimiliki. Menurutnya, proses berkumpul dan berorganisasi harus menjadi ruang bagi kader untuk terus belajar dan membangun kepercayaan diri.
“Pemuda Muhammadiyah harus sadar bahwa kalian adalah orang yang berharga dan punya nilai. Tujuan kita berkumpul sebagai pemuda adalah untuk terus belajar. Modal dasar yang harus dimiliki adalah percaya diri dan kehormatan diri,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Bendahara Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Machendra Setyo Atmaja, Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru, Wali Kota Lubuklinggau H Rachmat Hidayat, Bupati Empat Lawang H Joncik Muhammad, Wakapolda Sumatera Selatan, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Sumsel Alwis Gani, Anggota DPRD Sumsel Bembi Perdana, jajaran pengurus PDPM se-Sumatera Selatan, Sekda Lubuklinggau H Trisko Defriyansa, sejumlah pejabat di lingkungan Pemkot Lubuklinggau, serta organisasi kemasyarakatan pemuda lainnya.
Rapimwil I Pemuda Muhammadiyah Sumatera Selatan menjadi forum konsolidasi organisasi sekaligus ruang bagi para kader untuk memperkuat kebersamaan dan membangun kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan di daerah. (Amin)

















