Beranda Palembang Ketua MUI OKI Sampaikan Ucapan Selamat atas Pengukuhan Supadmi Kohar Pimpin MUI...

Ketua MUI OKI Sampaikan Ucapan Selamat atas Pengukuhan Supadmi Kohar Pimpin MUI Sumsel 2026–2031

53
0
Ketua MUI Kabupaten OKI K.H. Muazni Masykur menghadiri pengukuhan Pengurus MUI Sumsel periode 2026–2031 di Griya Agung Palembang, Rabu (23/9/2026).(Foto:Asep/cimutnews)

PALEMBANG, cimutnews.co.id — Ketua MUI Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), K.H. Muazni Masykur, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan ucapan selamat atas dikukuhkannya Dr. KH. Supadmi Kohar, M.M., sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumatera Selatan periode 2026–2031.

Pengukuhan Pengurus MUI Sumsel tersebut berlangsung di Griya Agung Palembang, Rabu (23/9/2026), dan menjadi penanda dimulainya masa khidmat kepengurusan baru selama lima tahun.

Muazni Masykur Berharap MUI Semakin Hadir di Tengah Persoalan Umat

K.H. Muazni Masykur yang turut hadir dalam kegiatan tersebut berharap kepengurusan baru MUI Sumsel mampu memperkuat keberadaan organisasi sebagai bagian dari solusi terhadap berbagai persoalan masyarakat.

Menurut Muazni, tantangan umat saat ini tidak hanya berkaitan dengan persoalan keagamaan secara langsung. MUI juga diharapkan mampu memberikan kontribusi ketika masyarakat menghadapi persoalan sosial, pendidikan, ekonomi umat hingga perkembangan ruang digital.

“Semoga dalam kepengurusan baru, keberadaan MUI benar-benar terasa ketika muncul persoalan sosial, keagamaan, pendidikan, ekonomi umat maupun tantangan di ruang digital,” ujar Muazni.

Harapan tersebut menjadi relevan karena persoalan yang dihadapi masyarakat semakin beragam. Perubahan teknologi informasi, misalnya, membuat penyebaran informasi berlangsung cepat sekaligus menghadirkan kebutuhan terhadap edukasi keagamaan dan sosial yang akurat.

Supadmi Kohar Resmi Memimpin MUI Sumsel Periode 2026–2031

Pengukuhan di Griya Agung merupakan kelanjutan dari proses Musyawarah Daerah (Musda) XI MUI Sumatera Selatan yang berlangsung pada 7–9 Agustus 2026 di Kompleks Asrama Haji Palembang.

Dalam proses tersebut, Dr. KH. Supadmi Kohar, M.M., ditetapkan sebagai Ketua Umum MUI Sumsel masa khidmat 2026–2031. Susunan kepengurusan kemudian ditetapkan MUI Pusat melalui Surat Keputusan Nomor Kep-94/DP-MUI/IX/2026 pada 1 September 2026.

MUI Pusat mencatat kepengurusan baru tersebut memiliki sejumlah bidang strategis, antara lain fatwa, ukhuwah, dakwah, pendidikan dan kader, pengkajian, ekonomi, hukum dan HAM, informatika, kerukunan, pemberdayaan perempuan dan keluarga, serta seni dan budaya.

Baca juga  Kejuaraan Bolabasket Piala Gubernur Sumsel Cup 2026 Disiapkan, Herman Deru Dorong Regenerasi Atlet Muda

Struktur tersebut menunjukkan bahwa ruang kerja MUI Sumsel dalam lima tahun mendatang tidak hanya berkutat pada persoalan dakwah dalam pengertian sempit, tetapi juga menyentuh bidang sosial, pendidikan, ekonomi serta komunikasi digital.

Sejumlah Tokoh Hadir dalam Pengukuhan

Pengukuhan Pengurus MUI Sumsel di Griya Agung dihadiri sejumlah tokoh MUI dan unsur pemerintahan.

Di antaranya Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan MUI Pusat Buya Dr. KH. Anwar Abbas serta Wasekjen Dewan Pimpinan MUI Pusat Prof. Dr. Armain Arif, M.A.

Turut hadir Ketua Umum MUI Sumsel Dr. KH. Supadmi Kohar, M.M., jajaran Forkopimda Sumatera Selatan, serta Dewan Pertimbangan MUI Sumsel.

Kehadiran Ketua MUI Kabupaten OKI K.H. Muazni Masykur juga menjadi bagian dari dukungan jajaran MUI kabupaten terhadap kepengurusan MUI tingkat provinsi yang baru dikukuhkan.

Dari Seremoni Menuju Kerja Nyata

Pengukuhan organisasi pada dasarnya merupakan titik awal pelaksanaan mandat kepengurusan. Tantangan berikutnya adalah bagaimana struktur yang telah terbentuk diterjemahkan menjadi program yang benar-benar dapat dirasakan masyarakat.

MUI Sumsel sebelumnya menekankan pentingnya kebersamaan, komunikasi antarpengurus dan pemanfaatan kompetensi masing-masing bidang. Ketua Umum MUI Sumsel juga menyampaikan pentingnya menjadikan MUI semakin dekat dengan umat dan tidak berhenti pada kegiatan seremonial.

Harapan dari OKI untuk MUI Sumsel

Ucapan selamat K.H. Muazni Masykur kepada Dr. KH. Supadmi Kohar sekaligus menjadi harapan agar hubungan dan sinergi antara MUI Sumsel dengan MUI kabupaten/kota semakin kuat.

Bagi masyarakat, tantangan lima tahun ke depan bukan hanya menjaga keberlangsungan organisasi, tetapi memastikan nilai-nilai keagamaan dapat hadir dalam bentuk pembinaan, edukasi, pemberdayaan dan solusi terhadap persoalan sosial.

Dengan dikukuhkannya kepengurusan MUI Sumsel periode 2026–2031, perhatian kini beralih dari proses organisasi menuju pelaksanaan amanah. Masyarakat akan menunggu bagaimana kepengurusan baru menerjemahkan visi tersebut menjadi kerja nyata yang dapat dirasakan umat di Sumatera Selatan. (Asep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here