
PALEMBANG, cimutnews.co.id – Pemain binaan SSB Palembang Soccer Skills (SSB PSS), Abqory Sheva Alfiano, berhasil lolos seleksi Elite Pro Academy (EPA) U16 Persik Kediri untuk menghadapi kompetisi EPA Super League 2026/27.
Kepastian tersebut diumumkan melalui akun resmi Persik Kediri pada Jumat (21/8/2026). Sheva, sapaan Abqory Sheva Alfiano, menjadi salah satu pemain yang dinyatakan lolos dari proses seleksi yang berlangsung di Banjarnegara, Jawa Tengah.
Pemain yang berposisi sebagai penyerang tersebut saat ini menimba ilmu di Diklat Merden Indonesia, Banjarnegara. Ia lolos bersama dua pemain U16 lainnya dari hasil seleksi yang digelar di wilayah tersebut.
Bagi Sheva, keberhasilan menembus seleksi EPA Persik Kediri menjadi langkah penting dalam perjalanan karier sepak bolanya. Sebelumnya, ia mendapatkan pembinaan di SSB PSS sebelum melanjutkan pengembangan kemampuan di Diklat Merden Indonesia.
Kini, kesempatan terbuka bagi Sheva untuk melanjutkan kiprahnya di kompetisi EPA bersama Persik Kediri.
Sheva Jadikan Kelolosan sebagai Motivasi
Sheva menyambut keberhasilan tersebut dengan rasa syukur. Namun, ia menyadari kelolosan seleksi bukan akhir dari perjalanan, melainkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan.
“Alhamdulillah. Semoga ini menjadi motivasi untuk terus berlatih dan berlatih,” ujar Sheva melalui akun media sosialnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan tekad Sheva untuk terus berkembang di tengah persaingan sepak bola usia muda yang semakin kompetitif.
Kesempatan tampil di lingkungan EPA juga menjadi pengalaman penting bagi pemain muda untuk mengasah kemampuan dan mendapatkan pengalaman bertanding di level yang lebih tinggi.
SSB PSS Apresiasi Prestasi Sheva
Ketua Umum SSB PSS, Edi Triono, S.T., menyambut gembira keberhasilan salah satu pemain binaannya tersebut.
Menurut Edi, keberhasilan Sheva menembus seleksi EPA Persik Kediri menjadi salah satu hasil dari proses pembinaan yang dijalani pemain sejak berada di SSB PSS.
Ia berharap pencapaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi pemain SSB PSS lainnya agar semakin serius menjalani proses latihan.
“Alhamdulillah, ini menjadi motivasi bagi pemain SSB PSS lainnya. Semoga mereka semakin semangat dalam berlatih dan mengejar prestasi,” ujar Edi.
Edi juga menilai Sheva memiliki sejumlah karakter positif yang mendukung perkembangan kariernya sebagai pemain sepak bola.
Menurutnya, Sheva dikenal fokus dan konsisten mengikuti latihan. Kedisiplinannya juga terlihat dari kehadirannya yang hampir tidak pernah absen dalam sesi latihan.
“Yang kami lihat, Sheva anaknya fokus dan konsisten. Dia juga tidak pernah absen latihan. Mungkin salah satu faktor yang membuatnya bisa lolos seleksi EPA Persik Kediri adalah kedisiplinan dan konsistensinya,” ungkap Edi.
Pernah Lolos Seleksi Garuda Academy
Perjalanan Sheva di sepak bola usia muda sebelumnya juga mencatat pengalaman seleksi di level yang lebih tinggi.
Ia pernah dinyatakan lolos dalam proses seleksi Garuda Academy atau Timnas Indonesia U14 melalui perwakilan Sumsel United.
Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan Sheva dalam mengembangkan kemampuan dan menguji potensinya di sepak bola usia muda.
Kini, kesempatan baru hadir melalui EPA Persik Kediri. Kompetisi EPA Super League 2026/27 menjadi ruang bagi Sheva untuk terus mengembangkan kemampuan dan mendapatkan pengalaman menghadapi pemain-pemain muda dari berbagai daerah.
Bagi SSB PSS, keberhasilan Sheva menjadi kebanggaan sekaligus motivasi dalam proses pembinaan pemain usia muda.
Pembinaan sepak bola tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan prestasi di turnamen usia dini, tetapi juga membuka peluang bagi pemain untuk melanjutkan perjalanan menuju akademi klub profesional.
Dengan disiplin, kerja keras dan konsistensi yang selama ini ditunjukkannya, Sheva diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan bersama EPA U16 Persik Kediri untuk terus berkembang dalam perjalanan karier sepak bolanya. (Poerba)

















