
Lempuing jaya— Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) IAIN Ash-Shiddiqiyah menggelar Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) bagi seluruh pengurus Himpunan Mahasiswa Program Studi (HIMA PRODI) sebagai langkah strategis dalam meningkatkan profesionalisme dan kapasitas organisasi mahasiswa di lingkungan kampus. (24/4)
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan kampus, yakni Wakil Rektor I, Wakil Rektor II, serta Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Ahmad Rojali, M.Pd. Selain itu, turut hadir Dekan Fakultas Tarbiyah dan Fakultas Syariah, seluruh Ketua Program Studi, serta jajaran pengurus DEMA dan HIMA PRODI.
Dalam sambutannya, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Ahmad Rojali, M.Pd., menegaskan bahwa organisasi mahasiswa memiliki peran strategis sebagai ruang pembelajaran di luar akademik yang mampu membentuk karakter, pola pikir kritis, serta kemampuan kepemimpinan mahasiswa. Ia menyampaikan bahwa profesionalisme dalam organisasi harus dibangun melalui proses pembinaan yang terarah dan berkelanjutan.
“Mahasiswa tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga harus memiliki kemampuan kepemimpinan, komunikasi, dan manajemen organisasi. Kegiatan seperti PKD ini menjadi sarana penting dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan di masa depan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pengurus HIMA PRODI diharapkan mampu menjalankan organisasi secara profesional, dengan mengedepankan tanggung jawab, disiplin, serta kemampuan bekerja sama dalam tim.
Menurutnya, pengalaman berorganisasi akan menjadi nilai tambah yang signifikan bagi mahasiswa, baik dalam dunia kerja maupun kehidupan bermasyarakat.
Sementara itu, Ketua Pelaksana kegiatan, Yuyun Hariyanti, menyampaikan bahwa PKD merupakan bagian dari proses kaderisasi organisasi yang bertujuan mencetak pengurus yang kompeten, berintegritas, dan memiliki pemahaman yang baik terkait tata kelola organisasi.
“Pelatihan ini dirancang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif. Kami ingin memastikan bahwa seluruh pengurus HIMA PRODI memahami peran dan tanggung jawabnya, sehingga mampu menjalankan organisasi secara efektif dan terarah,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menyamakan persepsi antar pengurus dalam menjalankan roda organisasi, sekaligus memperkuat koordinasi di tingkat program studi.
Adapun materi yang disampaikan dalam kegiatan ini meliputi manajemen keuangan HIMA PRODI, teknik lobi dan komunikasi, administrasi organisasi, event organizer, manajemen organisasi, kepemimpinan (leadership), serta pembagian tugas (job description) dalam struktur kepengurusan.
Materi tersebut disusun
secara komprehensif untuk menjawab kebutuhan praktis organisasi mahasiswa.
Melalui materi manajemen keuangan, peserta dibekali pemahaman mengenai pengelolaan anggaran yang transparan dan akuntabel. Sementara itu, materi teknik lobi dan komunikasi difokuskan pada peningkatan kemampuan interpersonal dan negosiasi dalam membangun relasi kerja sama.
Selain itu, materi administrasi organisasi dan event organizer memberikan pemahaman teknis terkait tata kelola kegiatan yang sistematis dan terstruktur. Adapun materi manajemen organisasi, leadership, serta job description diarahkan pada penguatan fungsi kepemimpinan dan pembagian tugas yang jelas dalam kepengurusan.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pengurus HIMA PRODI di lingkungan IAIN Ash-Shiddiqiyah. Para peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan antusias, terutama pada sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung secara interaktif dan partisipatif.
Pelatihan ini tidak hanya menjadi sarana peningkatan kapasitas individu, tetapi juga memperkuat sinergi antarorganisasi mahasiswa. Dengan adanya kesamaan pemahaman, diharapkan setiap HIMA PRODI mampu menjalankan program kerja secara lebih terarah, efektif, dan berkelanjutan.
DEMA IAIN Ash-Shiddiqiyah berharap melalui kegiatan ini dapat lahir pengurus organisasi yang profesional, adaptif, dan memiliki komitmen tinggi dalam menjalankan amanah. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong terciptanya budaya organisasi yang lebih tertib, transparan, dan akuntabel.
Ke depan, DEMA berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program pengembangan kapasitas mahasiswa yang relevan dengan kebutuhan zaman. Hal ini sejalan dengan upaya kampus dalam menciptakan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan kepemimpinan dan daya saing yang kuat.
Dengan terselenggaranya PKD ini, organisasi mahasiswa di lingkungan IAIN Ash-Shiddiqiyah diharapkan mampu menjadi motor penggerak kegiatan kemahasiswaan yang produktif serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan institusi dan masyarakat. (Sj)

















