
Musi Banyuasin, cimutnews.co.id – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mulai mematangkan arah pembangunan daerah Tahun 2027 melalui kegiatan sosialisasi kebijakan strategis yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Muba, Senin (9/1/2026). Agenda ini mencakup pemaparan arah kebijakan, rancangan prioritas daerah, serta kamus usulan pokok-pokok pikiran DPRD sebagai tahapan awal penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Muba, Drs. Syafaruddin, M.Si, mewakili Bupati Muba H. M. Toha Tohet, S.H. Sosialisasi turut dihadiri unsur pimpinan dan anggota DPRD, kepala perangkat daerah, serta jajaran perencana pembangunan. Forum ini menjadi ruang sinkronisasi awal antara eksekutif dan legislatif guna memastikan arah pembangunan daerah berjalan terarah, terukur, dan selaras dengan kebutuhan masyarakat.
Secara nasional, penyusunan RKPD merupakan amanat sistem perencanaan pembangunan yang menekankan integrasi antara perencanaan, penganggaran, dan evaluasi kinerja pemerintah daerah. Dokumen tahunan ini menjadi landasan seluruh perangkat daerah dalam merumuskan program prioritas sekaligus instrumen penting menjaga kesinambungan pembangunan. Karena itu, proses penyusunannya menuntut partisipasi lintas sektor, transparansi, serta akuntabilitas kebijakan publik.
Di tingkat daerah, Kabupaten Musi Banyuasin menghadapi tantangan sekaligus peluang pembangunan yang dinamis, mulai dari penguatan tata kelola pemerintahan, peningkatan kualitas layanan dasar, hingga adaptasi terhadap transformasi ekonomi digital. Kondisi tersebut mendorong pemerintah daerah merumuskan arah kebijakan yang tidak hanya responsif terhadap kebutuhan saat ini, tetapi juga antisipatif terhadap perkembangan masa depan.
Dalam sambutannya, Pj Sekda Muba Syafaruddin menegaskan bahwa RKPD memiliki posisi strategis sebagai pedoman utama penyusunan program dan kegiatan pembangunan daerah.
“RKPD merupakan dokumen perencanaan tahunan yang menjadi pedoman bagi seluruh perangkat daerah dalam menyusun program dan kegiatan pembangunan agar lebih terarah, terukur, serta selaras dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa arah kebijakan pembangunan Tahun 2027 dirumuskan dengan mempertimbangkan capaian pembangunan sebelumnya, kondisi aktual daerah, serta berbagai tantangan dan isu strategis yang diproyeksikan muncul ke depan. Pendekatan ini diharapkan mampu memastikan keberlanjutan pembangunan sekaligus meningkatkan kualitas kesejahteraan masyarakat secara merata.
Tema besar pembangunan Kabupaten Muba Tahun 2027 ditetapkan sebagai “Akselerasi Program Pembangunan untuk Mewujudkan Musi Banyuasin Maju Lebih Cepat dan Sejahtera.” Melalui tema tersebut, pemerintah daerah memfokuskan prioritas pada peningkatan tata kelola pemerintahan yang bersih dan efektif, percepatan transformasi sektor pendidikan dan kesehatan, serta pengembangan ekonomi digital sebagai motor pertumbuhan baru.
“Seluruh kebijakan ini diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan dan merata,” tegas Syafaruddin.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Muba, Irwin Zulyani, S.H., menyampaikan dukungan terhadap arah kebijakan pembangunan yang telah disusun pemerintah daerah. Menurutnya, sinergi antara legislatif dan eksekutif menjadi kunci keberhasilan pembangunan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Kami sangat mendukung dan mengapresiasi langkah pemerintah daerah dalam merumuskan arah kebijakan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. DPRD siap bersinergi untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan,” katanya.
Irwin menambahkan bahwa DPRD tidak hanya berperan dalam tahap perencanaan, tetapi juga menjalankan fungsi pengawasan terhadap implementasi program pembangunan agar berjalan sesuai rencana, tepat sasaran, dan mencapai target yang ditetapkan.
“Kami akan terus memantau dan mengawasi agar program pembangunan berjalan sesuai rencana, tepat sasaran, dan mencapai target yang telah ditetapkan,” tambahnya.
Dalam forum tersebut, Kepala Bappeda Kabupaten Muba, Dr. Mursalin, S.E., M.M., hadir sebagai narasumber utama yang memaparkan aspek teknis perencanaan, prioritas pembangunan, serta mekanisme penyusunan usulan pokok-pokok pikiran DPRD Tahun 2027. Pemaparan ini menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh proses perencanaan berbasis data, kebutuhan riil masyarakat, serta selaras dengan kebijakan pembangunan nasional dan provinsi.
Melalui sosialisasi ini, pemerintah daerah berharap terbangun pemahaman bersama antara eksekutif dan legislatif sehingga arah pembangunan Tahun 2027 benar-benar responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Partisipasi aktif pemangku kepentingan juga diharapkan mampu memperkuat kualitas perencanaan sekaligus meningkatkan efektivitas pelaksanaan program pembangunan.
Di sisi lain, masyarakat memiliki peran penting dalam mengawal proses pembangunan melalui partisipasi, pengawasan, serta penyampaian aspirasi secara konstruktif. Keterbukaan informasi dan akuntabilitas kebijakan menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.
Ke depan, komitmen sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD Kabupaten Musi Banyuasin diharapkan terus terjaga dalam koridor transparansi, profesionalisme, dan kepentingan publik. Dengan perencanaan yang matang dan pelaksanaan yang konsisten, akselerasi pembangunan daerah diyakini mampu mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.
Sebagai media daerah yang menjunjung akurasi, keberimbangan, serta kepatuhan pada kode etik jurnalistik, cimutnews.co.id memandang langkah pematangan arah pembangunan ini sebagai bagian penting dari proses tata kelola pemerintahan yang baik. Dukungan publik, pengawasan konstruktif, serta keterbukaan informasi tetap menjadi elemen utama guna memastikan pembangunan benar-benar memberi manfaat luas bagi masyarakat Musi Banyuasin. (Noto)

















