
PALI, cimutnews.co.id — Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kembali menunjukkan keseriusannya dalam membangun sektor pertanian sebagai pilar utama ketahanan pangan daerah. Pada Selasa (24/12/2025), Bupati PALI Asgianto, ST menyerahkan ratusan unit Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) kepada petani dalam kegiatan Gelar Alsintan Brigade Pangan Kabupaten PALI yang digelar di Lapangan Gelora November, Komplek Pertamina Pendopo.
Penyerahan Alsintan tersebut merupakan bagian dari dukungan pemerintah pusat melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Bantuan ini disiapkan untuk mempercepat pengelolaan lahan cetak sawah dan optimalisasi lahan, guna mewujudkan swasembada pangan di Kabupaten PALI.
Kegiatan ini juga menjadi bukti kuat komitmen daerah dalam menyajikan pertanian modern, efektif, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan petani.
Bantuan Alsintan Datang dari APBN, Bupati: “Tidak Pakai APBD, Ini Murni dari Pusat”
Dalam sambutannya, Bupati Asgianto menegaskan bahwa seluruh bantuan Alsintan maupun paket bantuan pangan yang disalurkan kepada masyarakat tidak menggunakan APBD Kabupaten PALI.
“Semua bantuan ini murni dari pemerintah pusat. Ini merupakan hasil kerja bersama dan dukungan masyarakat PALI,” tutur Bupati Asgianto di hadapan para petani dan undangan.
Ia menekankan bahwa peralatan yang diberikan harus dimanfaatkan secara optimal. Tidak hanya untuk mempermudah pengolahan lahan, tetapi juga untuk meningkatkan efisiensi produksi serta meningkatkan kesejahteraan petani.
Menurutnya, sektor pertanian harus terus diperkuat agar PALI mampu bersaing dalam penyediaan komoditas pangan, terutama padi, yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat.
Tak Hanya Alsintan, Pemkab Juga Salurkan Bantuan Hidroponik, Kandang Ayam, dan Ikan
Tidak hanya menyerahkan ratusan Alsintan, Pemerintah Kabupaten PALI melalui Dinas Ketahanan Pangan juga menyalurkan bantuan pangan bagi keluarga penerima manfaat. Bantuan tersebut terdiri dari:
- 100 unit hidroponik,
- 150 kandang ayam,
- 100 unit paket budidaya ikan lengkap dengan pakan,
dan seluruhnya bersumber dari APBN, bukan APBD.
Bantuan ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperkuat ketahanan pangan keluarga, meningkatkan kemandirian ekonomi rumah tangga, sekaligus membuka peluang usaha mikro berbasis pangan.
Dinas Pertanian: 150 Unit Alsintan Siap Dukung Peningkatan Produksi
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten PALI, Ahmad Joni, menjelaskan bahwa sebanyak 150 unit Alsintan telah disiapkan untuk mendukung pengelolaan lahan cetak sawah baru dan optimalisasi lahan yang sudah ada.
Ia memaparkan bahwa PALI memiliki 6.399 hektare lahan baku sawah. Angka ini diperkuat dengan 3.200 hektare tambahan lahan cetak sawah baru yang dikembangkan melalui berbagai program daerah.
Pemerintah daerah sendiri telah membentuk 19 brigade pangan, yang masing-masing ditugaskan mengelola sekitar 200 hektare lahan. Brigade ini berfungsi sebagai pasukan teknis lapangan yang menggunakan Alsintan untuk mempercepat pengolahan lahan dan membantu petani memperkuat produktivitas.
Produksi Padi Meningkat Berdasarkan Data BPS
Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten PALI menunjukkan bahwa produksi padi daerah ini mengalami peningkatan signifikan dalam dua tahun terakhir.
- Pada 2024, produksi padi tercatat mencapai 26.455 ton.
- Pada 2025, angka ini meningkat menjadi 32.992 ton.
Peningkatan ini membuktikan bahwa penggunaan Alsintan, penambahan lahan cetak sawah, dan optimalisasi lahan memberikan dampak nyata pada ketahanan pangan daerah.
Ahmad Joni menambahkan bahwa dengan dukungan yang berkelanjutan dari pemerintah pusat dan daerah, petani PALI memiliki peluang besar untuk meningkatkan hasil panen secara lebih stabil dan efisien.
“Dengan tersedianya Alsintan dan program optimalisasi lahan, PALI bergerak menuju daerah yang lebih mandiri dalam produksi pangan,” jelasnya.
PALI Menuju Daerah Mandiri Pangan
Penyerahan Alsintan ini bukanlah agenda biasa, melainkan bagian dari langkah besar menjadikan PALI sebagai salah satu daerah yang siap menyongsong swasembada pangan. Langkah strategis ini sejalan dengan semangat Bupati Asgianto untuk membangun pertanian modern berbasis mekanisasi dan dukungan teknologi.
Dalam konteks pembangunan jangka panjang, penguatan sektor pertanian akan berdampak langsung pada peningkatan ekonomi masyarakat, terutama bagi petani yang selama ini menjadi tulang punggung penyedia pangan.
Pemerintah Kabupaten PALI berharap agar seluruh bantuan ini benar-benar dimanfaatkan dengan baik, dijaga, dan dikelola secara kolektif melalui brigade pangan agar kebermanfaatannya lebih optimal dan berkelanjutan. (Edi)

















