PALI, cimutnews.co.id — Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menunjukkan komitmen kuat untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Hal ini dibuktikan melalui peninjauan langsung ke berbagai fasilitas pelayanan kesehatan (faskes), mulai dari rumah sakit hingga puskesmas, yang digelar pekan ini.

Kegiatan peninjauan tersebut melibatkan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab PALI. Mereka meninjau RSUD H. Anwar Mahakil, RSUD Pratama Tanah Abang, serta beberapa puskesmas yang tersebar di berbagai kecamatan. Langkah ini diambil sebagai bentuk evaluasi lapangan sekaligus memastikan setiap layanan kesehatan berjalan optimal, profesional, dan tetap mengutamakan kebutuhan masyarakat.
Kunjungan Lapangan: Pemerintah Ingin Pastikan Pelayanan Benar-Benar Dirasakan Masyarakat
Dalam kunjungan tersebut, jajaran Pemkab PALI berdialog langsung dengan pihak manajemen rumah sakit, dokter, perawat, tenaga kesehatan lainnya, hingga pasien yang sedang mendapatkan pelayanan. Pemerintah ingin memastikan bahwa seluruh pasien — baik peserta BPJS Kesehatan maupun pasien umum — memperoleh pelayanan yang cepat, tepat, dan humanis.
Sejumlah warga memanfaatkan momentum ini untuk menyampaikan aspirasi maupun kendala yang mereka rasakan saat berobat. Pemerintah menampung semua masukan tersebut sebagai bahan evaluasi.
Salah satu pejabat pendamping kunjungan menyampaikan bahwa pelayanan kesehatan tidak boleh setengah hati, karena menyangkut hak dasar masyarakat.
“Tidak boleh ada diskriminasi dalam pelayanan kesehatan. Siapa pun yang datang berobat harus dilayani dengan ramah dan profesional,” tegasnya.
Fokus Pemeriksaan: Sarana, Alur Pelayanan, dan Ketersediaan Tenaga Medis
Selain berdialog, tim Pemkab PALI turut melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi sarana dan prasarana kesehatan. Pemeriksaan meliputi:
- Kebersihan dan kelayakan bangunan
- Ruang rawat inap dan rawat jalan
- Ketersediaan obat dan alat kesehatan
- Ruang Unit Gawat Darurat (UGD) dan kesiapan ambulans
- Pola kerja tenaga kesehatan
- Sistem rujukan pasien
Pemerintah menilai bahwa infrastruktur kesehatan harus berada dalam kondisi yang baik agar layanan dapat diberikan secara maksimal. Tidak hanya itu, tenaga medis juga diminta meningkatkan komunikasi dengan pasien, terutama terkait alur pelayanan, prosedur rujukan, serta penjelasan kondisi kesehatan pasien.
“Pelayanan tidak hanya soal tindakan medis. Komunikasi yang jelas, sikap ramah, dan kecepatan pelayanan adalah bagian penting untuk membangun kepercayaan masyarakat,” jelas salah satu pejabat yang memimpin peninjauan.
Perkuat Koordinasi Antar-Faskes untuk Hindari Kesimpangsiuran Informasi
Dalam kesempatan tersebut, Pemkab PALI juga menekankan pentingnya koordinasi antar faskes — mulai dari rumah sakit, puskesmas, hingga dinas terkait — agar tidak terjadi tumpang tindih atau salah informasi yang berpotensi merugikan masyarakat.
Terutama bagi peserta BPJS Kesehatan, pemerintah meminta rumah sakit memperjelas sistem rujukan, hak peserta, hingga prosedur administrasi agar tidak menimbulkan kebingungan.
“Kami minta setiap faskes menjaga transparansi informasi. Jangan sampai masyarakat bingung karena penjelasan yang tidak seragam,” ujar pejabat tersebut.
Peningkatan Mutu Pelayanan: Prioritas Utama Pemerintah Daerah
Melalui peninjauan langsung ini, Pemerintah Kabupaten PALI ingin memastikan bahwa seluruh pelayanan kesehatan benar-benar memenuhi standar. Pemerintah juga berkomitmen terus melakukan pemantauan berkala untuk memastikan kualitas layanan meningkat dari waktu ke waktu.
Pemerintah menyadari bahwa pelayanan kesehatan merupakan salah satu aspek paling esensial dalam pembangunan daerah. Keberadaan RSUD, RSUD Pratama, dan puskesmas merupakan ujung tombak pelayanan publik yang harus memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.
“Ini bukan sekadar kunjungan biasa. Ini adalah wujud kehadiran pemerintah untuk memastikan masyarakat mendapat pelayanan terbaik,” ungkap salah satu pejabat yang mendampingi kunjungan tersebut.
Harapan Pemkab PALI: Pelayanan Lebih Merata, Berkualitas, dan Berkeadilan
Pemkab PALI berharap peninjauan ini memberi dampak nyata. Pemerintah menargetkan seluruh fasilitas kesehatan:
- Meningkatkan mutu pelayanan secara berkelanjutan
- Menjaga profesionalitas tenaga medis
- Memprioritaskan keselamatan pasien
- Menjalankan layanan tanpa diskriminasi
- Mengoptimalkan standar prosedur pelayanan
Melalui program evaluasi rutin, Pemkab PALI ingin memastikan bahwa seluruh warga — dari kota hingga desa — mendapat akses layanan kesehatan yang layak dan berkeadilan.
“Pemerintah hadir bukan hanya saat ada masalah, tetapi juga untuk memastikan layanan berjalan baik setiap hari. Kami ingin masyarakat percaya bahwa fasilitas kesehatan di PALI siap melayani kapan pun dibutuhkan,” tutup pejabat tersebut. (Edi)


















