
PALI, cimutnews.co.id — Sebuah musibah menimpa satu keluarga di Desa Sepantan Jaya, Kecamatan Penukal, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), pada Minggu (11/1/2026). Satu unit rumah warga dilaporkan roboh dan mengalami rusak berat, hingga tidak lagi layak ditempati. Peristiwa ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga yang terdiri dari 1 Kepala Keluarga dengan total 5 jiwa.
Akibat kerusakan parah, seluruh anggota keluarga terpaksa mengungsi ke kediaman kerabat terdekat demi menjamin keselamatan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian material cukup besar mengingat kondisi rumah yang sudah tidak bisa digunakan lagi.
TAGANA dan Dinsos PALI Lakukan Respons Cepat
Laporan awal diterima oleh Relawan Sosial Dinas Sosial PALI, yaitu Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Wilayah Penukal, yang kemudian meneruskan informasi kepada Dinas Sosial Kabupaten PALI. Mendapati kabar tersebut, Pemerintah Kabupaten PALI bergerak cepat untuk memastikan keluarga terdampak mendapatkan penanganan darurat secepat mungkin.
Pada Senin (12/1/2026), Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial bersama Kepala Dinas Sosial PALI, Edy Irwan, SE, M.Si., turun langsung ke Desa Sepantan Jaya. Selain meninjau kondisi rumah yang roboh, rombongan juga melakukan asesmen kebutuhan dasar dan situasi lingkungan sekitar sebagai bagian dari penanganan bencana sosial.
Edy Irwan menyebutkan bahwa langkah cepat dilakukan sesuai instruksi Bupati PALI agar warga terdampak tidak mengalami hambatan dalam pemenuhan kebutuhan mendesak.
Pemkab PALI Salurkan Bantuan Sosial Bupati
Dalam kunjungan tersebut, Edy Irwan yang mewakili Bupati PALI menyerahkan Bantuan Sosial Bupati PALI berupa paket permakanan serta logistik darurat. Bantuan ini diberikan untuk memastikan kebutuhan dasar keluarga dapat terpenuhi selama masa tanggap darurat.
“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran pemerintah daerah terhadap warga yang tertimpa musibah. Semoga dapat meringankan beban korban dan dimanfaatkan sebaik mungkin,” ujar Edy Irwan di sela penyerahan bantuan.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk hadir di tengah masyarakat ketika musibah terjadi. Bantuan darurat ini diharapkan menjadi langkah awal sebelum penanganan lanjutan dilakukan.
Pemantauan Berkelanjutan dan Koordinasi Penanganan
Dinas Sosial PALI memastikan akan terus melakukan pemantauan secara berkala terhadap kondisi keluarga terdampak. Selain itu, koordinasi lintas sektor dengan pemerintah desa, BPBD Kabupaten PALI, serta instansi terkait lainnya akan dilakukan untuk menentukan langkah lanjutan sesuai ketentuan penanganan bencana sosial.
Pihak Dinsos juga menyebutkan bahwa asesmen mendalam sedang dilakukan untuk merumuskan kebutuhan jangka panjang, termasuk kemungkinan bantuan stimulan perbaikan tempat tinggal jika memenuhi persyaratan program pemerintah.
Kepala Dinas Sosial menambahkan bahwa penanganan bencana sosial tidak hanya sebatas bantuan logistik, melainkan juga dukungan psikososial bagi keluarga yang terdampak kehilangan tempat tinggal.
Peristiwa yang Mengingatkan Pentingnya Kesiapsiagaan
Musibah robohnya rumah warga ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat dan pemerintah mengenai perlunya kesiapsiagaan menghadapi bencana, baik yang disebabkan kondisi bangunan, cuaca ekstrem, maupun faktor lingkungan lainnya.
Di sisi lain, kejadian ini juga memperlihatkan bahwa kepedulian sosial dan respons cepat pemerintah daerah dapat membantu meringankan beban warga saat berada dalam situasi sulit. Komitmen Pemerintah Kabupaten PALI untuk selalu hadir di tengah masyarakat kembali diperkuat melalui aksi sigap yang dilakukan oleh jajaran Dinas Sosial.
Dengan adanya dukungan pemerintah, relawan, serta masyarakat setempat, diharapkan keluarga korban bisa segera kembali menjalani kehidupan sehari-hari secara lebih baik. Musibah ini juga diharapkan menjadi momentum peningkatan gotong royong dan perhatian bersama terhadap kondisi lingkungan serta keselamatan tempat tinggal. (Edi)

















