Beranda Palembang SSB PSS Gandeng RS Pelabuhan Palembang untuk Penanganan Cedera Pemain

SSB PSS Gandeng RS Pelabuhan Palembang untuk Penanganan Cedera Pemain

7
0
Pertemuan jajaran SSB Palembang Soccer Skills dengan manajemen RS Pelabuhan Palembang membahas kerja sama penanganan cedera pemain.(Foto: Poerba/cimutnews.co.id)

PALEMBANG, cimutnews.co.id – SSB Palembang Soccer Skills (SSB PSS) menjalin kerja sama dengan RS Pelabuhan Palembang untuk memperkuat dukungan medis bagi pemain, pelatih, dan ofisial, terutama dalam penanganan cedera maupun kecelakaan saat menjalani aktivitas sepak bola.

Kerja sama tersebut dibahas dalam pertemuan jajaran SSB PSS dengan manajemen RS Pelabuhan Palembang di Ruang Senyum RS Pelabuhan, Rabu (19/8/2026) siang.

Ketua Umum SSB PSS Edi Triono, S.T. hadir bersama Tobing dan Nelson selaku pelatih kepala. Pertemuan itu juga dihadiri Aulia Seftian dari VIC Sumsel Junior League.

Dari pihak RS Pelabuhan Palembang hadir Manager Medical dr. Sylvie Agestie, Kepala IGD dr. Vidro Alif Gunawan, Sp.B, serta Drg. Agustina Setyaningrum, MARS, dari bidang medical and nursing.

Manager Medical RS Pelabuhan Palembang, dr. Sylvie Agestie, menyambut positif kerja sama tersebut. Menurutnya, kolaborasi dengan SSB PSS menjadi langkah yang baik karena merupakan kerja sama pertama RS Pelabuhan dengan sekolah sepak bola.

“Ini merupakan SSB pertama yang bekerja sama dengan kami. Tentu kami sangat menyambut baik,” ujar dr. Sylvie.

Fokus Penanganan Cedera Pemain

Ruang lingkup kerja sama terutama berkaitan dengan penanganan cedera atau kecelakaan yang dialami atlet, ofisial, maupun pelatih SSB PSS.

Pemain SSB PSS yang telah memiliki kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan juga dapat memperoleh penanganan di RS Pelabuhan apabila mengalami cedera dan membutuhkan tindakan medis.

Dengan adanya kolaborasi tersebut, SSB PSS berharap penanganan pemain yang mengalami cedera saat latihan maupun pertandingan dapat dilakukan secara lebih cepat.

“Pemain-pemain SSB PSS yang kebetulan sudah memiliki BPJS Ketenagakerjaan, jika mengalami cedera dan harus mendapatkan tindakan, bisa langsung ke RS Pelabuhan,” jelas dr. Sylvie.

Baca juga  Baksos Presisi Polres Banyuasin bersama Mahasiswa dan Pemuda Jelang Ramadhan 1446 H / 2025 M

Kepala IGD RS Pelabuhan Palembang, dr. Vidro Alif Gunawan, Sp.B, turut menekankan pentingnya aspek keselamatan dan kesehatan dalam aktivitas olahraga.

Menurutnya, kerja sama tersebut dapat memperkuat dukungan penanganan medis bagi pemain SSB PSS ketika menghadapi kondisi yang membutuhkan pertolongan. RS Pelabuhan, kata dia, pada dasarnya berkomitmen memberikan pelayanan maksimal kepada seluruh pasien.

SSB PSS Siapkan Langkah Antisipasi

Ketua Umum SSB PSS Edi Triono, S.T., mengatakan kerja sama dengan RS Pelabuhan Palembang merupakan bagian dari langkah antisipasi dalam pembinaan pemain usia muda.

Menurut Edi, cedera merupakan salah satu risiko yang dapat terjadi dalam olahraga sepak bola. Karena itu, kesiapan dalam memperoleh penanganan medis menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan.

“Tidak ada yang ingin pemainnya cedera. Tetapi kami mengantisipasi agar ketika ada pemain yang mengalami cedera, tindakan dan pengobatannya bisa dilakukan lebih cepat,” ungkap Edi.

Ia juga mengapresiasi sambutan jajaran RS Pelabuhan Palembang terhadap rencana kerja sama tersebut. Edi menilai fasilitas dan pelayanan rumah sakit saat ini semakin baik.

“Rumah sakitnya sekarang sudah sangat bersih dan bagus. Pekerjanya juga memberikan sambutan yang baik,” katanya.

Perluas Ekosistem Pembinaan Pemain

Kerja sama dengan RS Pelabuhan Palembang menjadi salah satu langkah SSB PSS dalam memperkuat ekosistem pembinaan pemain usia muda, tidak hanya dari sisi kemampuan di lapangan, tetapi juga aspek kesehatan dan keselamatan.

Sebelumnya, SSB PSS telah menjalin kerja sama dengan Diklat Merden Indonesia. Melalui kolaborasi tersebut, pemain SSB PSS memiliki peluang mendapatkan rekomendasi untuk melanjutkan pembinaan di Diklat Merden Indonesia melalui program beasiswa.

Diklat Merden juga memiliki keterkaitan kerja sama dengan program Elite Pro Academy (EPA). Pada tahun ini, Diklat Merden menjalin kerja sama dengan Persik Kediri.

Baca juga  Kolaborasi Pemkot Palembang dan Indomaret Diperkuat, Fokus PAD dan CSR 2026

Jalur tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas peluang pengembangan karier pemain setelah menjalani pembinaan di tingkat sekolah sepak bola.

Aktif Mengikuti Kompetisi Usia Muda

SSB Palembang Soccer Skills merupakan SSB afiliasi PSS yang menjalankan program pembinaan dengan dukungan pelatih berlisensi, baik lisensi C AFC maupun D Nasional.

Program latihan dilaksanakan lima kali dalam sepekan. Latihan berlangsung Senin dan Kamis di Lapangan Auri, Rabu dan Jumat sore di SPD Minicoccer, serta Sabtu pagi di SPD Minisoccer.

Selain latihan rutin, SSB PSS juga aktif mengikuti berbagai kompetisi sepak bola usia muda, seperti Piala Soeratin, Liga Top Skor, Piala Menpora, Liga Anak Indonesia, Garuda Anak Indonesia, Garuda Anak Nusantara, Junior Premier League (JPL), hingga Sumatera Junior League.

Konsistensi tersebut turut menghasilkan sejumlah prestasi pada 2026. SSB PSS berhasil menjadi runner-up Kejuaraan Nasional Garuda Anak Indonesia (GAI) U10, runner-up Liga Top Skor Sumsel U12 dan U14, serta runner-up Sumatera Junior League U10 dan U12.

Dengan bertambahnya mitra strategis di bidang kesehatan dan pembinaan sepak bola, SSB PSS terus membangun sistem pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga memperhatikan keselamatan, kesehatan, pendidikan, serta jenjang pengembangan karier pemain.

Kerja sama dengan RS Pelabuhan Palembang diharapkan menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan pembinaan sepak bola yang semakin profesional, aman, dan memberikan rasa nyaman bagi pemain maupun orang tua. (Poerba)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here