
KAYUAGUNG, cimutnews.co.id – Kabar duka datang dari Sumatera Selatan. Ahmad Firdaus Ishak, mantan anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan, meninggal dunia dan meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).
Tokoh yang dikenal dengan sapaan akrab Pak Mamat itu menghembuskan napas terakhirnya dan rencananya akan dimakamkan di Kayuagung, OKI, sesuai keterangan pihak keluarga.
Profil Ahmad Firdaus Ishak, Tokoh Daerah Sumsel
Ahmad Firdaus Ishak, S.E., M.Si., merupakan salah satu tokoh masyarakat yang cukup dikenal di wilayah Sumatera Selatan, khususnya Kabupaten Ogan Komering Ilir.
Semasa hidupnya, almarhum pernah menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan dan dikenal aktif memperjuangkan aspirasi masyarakat.
Ia memiliki nama lengkap Ahmad Firdaus Ishak bin H. Ishak Ibrahim dan berdomisili di Komplek DPRD Dusun V No. 17, Desa Celikah, Kecamatan Kota Kayuagung.
Dikenal Bersahaja dan Dekat dengan Rakyat
Di mata masyarakat, sosok Pak Mamat dikenal sebagai pribadi yang sederhana dan mudah bergaul.
Beberapa karakter yang melekat pada almarhum:
- Aktif dalam kegiatan sosial masyarakat
- Responsif terhadap aspirasi warga
- Memiliki kepedulian tinggi terhadap daerah
Kiprah dan pengabdiannya menjadikan almarhum sebagai salah satu figur yang dihormati di lingkungan masyarakat OKI.
Rencana Pemakaman di Kayuagung
Berdasarkan informasi dari pihak keluarga, almarhum akan dimakamkan di pemakaman keluarga yang berada di Kelurahan Perigi, Kayuagung.
Prosesi pemakaman direncanakan berlangsung dengan dihadiri keluarga, kerabat, serta masyarakat yang ingin memberikan penghormatan terakhir.
Duka Mendalam dan Ucapan Belasungkawa Mengalir
Kepergian Ahmad Firdaus Ishak membawa duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi masyarakat luas.
Ucapan belasungkawa terus mengalir dari berbagai kalangan, termasuk tokoh masyarakat, rekan sejawat, hingga warga yang pernah merasakan langsung dedikasi almarhum.
Warisan Pengabdian untuk Masyarakat
Sebagai mantan anggota DPRD Sumsel, almarhum meninggalkan jejak pengabdian yang menjadi bagian penting dalam perjalanan pembangunan daerah.
Kepergiannya menjadi kehilangan besar, terutama bagi masyarakat yang selama ini mengenalnya sebagai sosok yang peduli dan memperjuangkan kepentingan rakyat.
Makna Kehilangan bagi Masyarakat OKI
Kepergian tokoh daerah seperti Ahmad Firdaus Ishak tidak hanya menjadi duka personal, tetapi juga kehilangan figur yang memiliki kontribusi nyata dalam kehidupan sosial dan pemerintahan daerah.
Hal ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya regenerasi kepemimpinan yang memiliki integritas dan kedekatan dengan masyarakat.
Kepergian Ahmad Firdaus Ishak menjadi kehilangan besar bagi Sumatera Selatan, khususnya Kabupaten OKI. Sosoknya yang bersahaja dan berdedikasi akan terus dikenang sebagai bagian dari perjalanan pembangunan daerah.
Masyarakat berharap nilai pengabdian dan kepedulian yang ditinggalkan almarhum dapat menjadi inspirasi bagi generasi penerus untuk terus berkontribusi bagi daerah dan bangsa.
(Asep)

















