
Palembang, cimutnews.co.id — Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, aktivitas di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang dipastikan akan meningkat tajam. Mengantisipasi lonjakan penumpang dan potensi kerawanan keamanan, Lanud Sri Mulyono Herlambang (SMH) mulai mempersiapkan operasi pengamanan secara menyeluruh.
Sebagai bagian dari langkah strategis, Danlanud SMH Kolonel Pnb Zulfikri Arif Purba, S.Sos., MS.(NSSS) memimpin langsung rapat koordinasi bersama seluruh unsur terkait pengelolaan bandara. Rapat tersebut berlangsung di Pinewoods Park Country Club dan Resto Palembang pada Kamis (4/12/2025).
Jamin Keamanan dan Kelancaran Mobilitas Masyarakat
Dalam rapat koordinasi itu, Danlanud SMH menegaskan bahwa pihaknya siap memberikan dukungan penuh untuk memastikan seluruh aktivitas di Bandara SMB II berjalan aman, tertib, dan terkendali selama musim libur akhir tahun.
“Lanud SMH telah menyiapkan seluruh jajaran dalam mendukung operasi pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Fokus kami jelas: memberikan rasa aman dan memastikan kelancaran mobilitas masyarakat yang akan menggunakan fasilitas Bandara SMB II,” ujar Kolonel Zulfikri Arif Purba.
Moment Natal dan pergantian tahun selalu diiringi dengan peningkatan arus penerbangan. Tidak hanya dari dalam negeri, tetapi juga sejumlah rute internasional yang melintas melalui Palembang. Karena itu, koordinasi lintas instansi menjadi bagian penting untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan maupun kelancaran operasional bandara.
Pengamanan Bandara Termasuk Tanggung Jawab Lanud SMH
Danlanud SMH menjelaskan bahwa keterlibatan Lanud dalam operasi pengamanan bukanlah hal baru. Hal ini karena Bandara Internasional SMB II berada di kawasan yang juga merupakan aset Lanud, sehingga aspek keamanan menjadi tanggung jawab langsung pihak TNI AU.
Dengan posisi tersebut, Lanud SMH memiliki peran penting dalam mengawal seluruh aktivitas bandara, mulai dari pengamanan perimeter udara, pengawasan kawasan vital, hingga dukungan apabila diperlukan tindakan cepat terkait isu keamanan penerbangan.
Pengamanan terpadu juga melibatkan sejumlah satuan mulai dari keamanan internal bandara, Avsec, Polri, hingga instansi terkait lainnya. Semua pihak diminta memperkuat komunikasi lapangan agar setiap potensi kerawanan dapat direspons secara cepat dan proporsional.
Sinergi Multi-Instansi: Dari Angkasa Pura hingga Meteorologi
Rapat koordinasi ini juga dihadiri oleh berbagai pihak terkait dunia penerbangan, di antaranya:
- GM PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara SMB II Palembang, R. Iwan Winaya Mahdar, S.ST., M.M.
- GM Airnav Indonesia Cabang Palembang
- Kepala Stasiun Meteorologi SMB II Palembang
- Perwakilan dari komunitas dan stakeholder bandara lainnya
Keberadaan seluruh unsur tersebut menjadi kunci terbentuknya pola koordinasi terpadu. Dalam rapat itu, masing-masing pihak memaparkan kesiapan serta potensi kendala yang mungkin dihadapi menjelang puncak arus libur Natal dan Tahun Baru.
Misalnya, Airnav menyampaikan strategi pengaturan lalu lintas udara untuk mengantisipasi peningkatan penerbangan. Sementara Stasiun Meteorologi memaparkan prediksi cuaca hingga potensi gangguan cuaca ekstrem yang dapat memengaruhi jadwal penerbangan.
Pihak Angkasa Pura Indonesia, sebagai pengelola bandara, menjelaskan kesiapan operasional mulai dari slot time penerbangan, kesiapan fasilitas ruang tunggu, hingga layanan tambahan untuk penumpang apabila terjadi penumpukan arus kedatangan ataupun keberangkatan.
Penguatan Posko Nataru dan Patroli Gabungan
Dalam momentum pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Lanud SMH juga akan mengaktifkan Posko Terpadu Nataru di kawasan bandara. Posko ini menjadi pusat pemantauan seluruh aktivitas keamanan bandara selama 24 jam.
Selain itu, patroli gabungan akan ditingkatkan, terutama di area rawan seperti perimeter bandara, pintu masuk utama, hingga jalur-jalur logistik. Hal ini dilakukan bukan hanya untuk mengantisipasi gangguan keamanan, tetapi juga memastikan tidak ada aktivitas ilegal yang dapat mengganggu sistem penerbangan.
Sebagai bandara internasional yang menjadi pintu gerbang Sumatera Selatan, SMB II memiliki peran strategis dalam mobilitas nasional. Karena itu, segala potensi kerawanan harus dikelola dengan standar keamanan tinggi.
Harapan: Libur Akhir Tahun Berjalan Lancar dan Aman
Dengan seluruh kesiapan yang telah dirancang, diharapkan libur Natal dan pergantian tahun dapat berlangsung tanpa gangguan berarti. Pihak Lanud SMH bersama seluruh stakeholder bandara berkomitmen menjaga kenyamanan masyarakat yang akan bepergian menggunakan jalur udara.
Menutup pertemuan, Danlanud SMH menekankan bahwa koordinasi lintas instansi bukan hanya formalitas, tetapi keharusan.
“Keamanan bandara adalah tanggung jawab kita bersama. Dengan sinergi dan kolaborasi, kita pastikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.
Hingga kini, seluruh persiapan teknis dan pengamanan terus dimatangkan untuk menyambut periode Nataru yang diprediksi menjadi salah satu musim perjalanan tersibuk dalam beberapa tahun terakhir. (Poerba)

















