Beranda Palembang Gubernur Herman Deru Dukung Penuh Natal Oikumene Sumsel 2026, Tegaskan Komitmen Jaga...

Gubernur Herman Deru Dukung Penuh Natal Oikumene Sumsel 2026, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan Umat Beragama

66
0
1. Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru saat menerima audiensi Panitia Pelaksana Natal Oikumene Sumsel di Ruang Tamu Gubernur Sumsel. (Foto: Poerba/cimutnews.co.id)

Palembang, cimutnews.co.id – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga dan merawat kerukunan antarumat beragama. Komitmen tersebut tercermin saat Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menerima audiensi Panitia Pelaksana Natal Oikumene Sumatera Selatan di Ruang Tamu Gubernur Sumsel, Rabu (17/12/2025).

Audiensi ini menjadi bagian penting dari rangkaian persiapan Perayaan Natal Oikumene Sumatera Selatan Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 9 Januari 2026. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat, penuh keakraban, dan sarat semangat kebersamaan, mencerminkan kuatnya nilai toleransi yang telah lama tumbuh di Bumi Sriwijaya.

Ketua Panitia Pelaksana Natal Oikumene Sumsel, Brigjen Pol. Hisar Sialagan, dalam paparannya menyampaikan gambaran umum pelaksanaan kegiatan yang akan melibatkan umat Kristiani lintas denominasi, baik dari kalangan Kristen maupun Katolik. Perayaan ini juga direncanakan dihadiri oleh unsur TNI, Polri, serta aparatur sipil negara (ASN) dari berbagai instansi di Sumatera Selatan.

Menurut Brigjen Pol. Hisar, Natal Oikumene Sumsel 2026 diproyeksikan akan diikuti sekitar 5.000 peserta dari berbagai daerah. Oleh karena itu, dukungan serta koordinasi lintas sektor menjadi kunci utama agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan khidmat.

“Kami berharap dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, baik secara moril maupun melalui arahan strategis, agar pelaksanaan Natal Oikumene ini dapat berjalan lancar dan memberi kesan mendalam bagi seluruh peserta,” ujar Hisar.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Herman Deru menyampaikan dukungan penuh Pemprov Sumsel terhadap penyelenggaraan Natal Oikumene 2026. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki tanggung jawab moral dan konstitusional untuk memastikan setiap umat beragama dapat menjalankan ibadah serta perayaan keagamaannya dengan aman, nyaman, dan penuh rasa damai.

Baca juga  Sidang Kasus LRT Palembang Ungkap Penyerahan Uang Puluhan Miliar dengan Koper di Apartemen

“Pemerintah hadir untuk semua golongan. Setiap umat beragama berhak merayakan hari besar keagamaannya dengan tenang dan penuh sukacita,” tegas Herman Deru.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Gubernur Sumsel mengungkapkan bahwa Palembang Sport and Convention Center (PSCC) telah disiapkan sebagai lokasi pelaksanaan perayaan Natal Oikumene Sumsel 2026. Menurutnya, PSCC memiliki kapasitas yang memadai serta fasilitas penunjang yang lengkap untuk menampung ribuan peserta.

“PSCC sangat representatif untuk kegiatan berskala besar. Sarana dan prasarananya lengkap, sehingga dapat menunjang kelancaran dan kenyamanan seluruh rangkaian acara,” jelasnya.

Selain itu, Herman Deru juga menyatakan kesiapannya untuk menghadiri langsung perayaan Natal Oikumene tersebut, sepanjang tidak berbenturan dengan agenda pemerintahan yang telah dijadwalkan sebelumnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Sumsel turut memberikan sejumlah masukan konstruktif. Salah satunya dengan mengusulkan agar keterlibatan ratusan gereja yang ada di Sumatera Selatan dapat ditampilkan dalam rangkaian acara. Keterlibatan tersebut bisa diwujudkan melalui doa bersama, paduan suara lintas gereja, maupun kegiatan keagamaan lainnya.

Menurut Herman Deru, partisipasi aktif dari berbagai gereja akan memperkaya nilai spiritual sekaligus menambah semarak perayaan Natal Oikumene. Lebih dari itu, hal tersebut menjadi simbol kuat persatuan umat Kristiani dalam keberagaman.

Lebih jauh, Herman Deru menegaskan bahwa Natal Oikumene tidak hanya dimaknai sebagai perayaan keagamaan semata, tetapi juga sebagai simbol toleransi, persatuan, dan kedamaian di tengah keberagaman masyarakat Sumatera Selatan.

“Sumatera Selatan adalah rumah besar bagi keberagaman. Natal Oikumene harus menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan, menjaga harmoni, dan meneguhkan semangat hidup rukun antarumat beragama,” tegasnya.

Ia berharap perayaan Natal Oikumene Sumsel 2026 dapat menjadi contoh nyata bagaimana keberagaman dapat dirawat melalui dialog, kebersamaan, dan saling menghormati. Dengan semangat tersebut, Sumatera Selatan diharapkan terus menjadi daerah yang damai, inklusif, dan menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi dalam kehidupan bermasyarakat. (Poerba)