Beranda Palembang Herman Deru Resmikan 5.990 PPPK Paruh Waktu Pemprov Sumsel: “Kalian Sudah Bermetamorfosis...

Herman Deru Resmikan 5.990 PPPK Paruh Waktu Pemprov Sumsel: “Kalian Sudah Bermetamorfosis Menjadi ASN”

571
0
1. Gubernur Sumsel Herman Deru meresmikan 5.990 PPPK Paruh Waktu Tahun 2025 di Lapangan Bumi Sriwijaya, Palembang. (Foto: Poerba/cimutnews.co.id)

Palembang, cimutnews.co.id – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru meresmikan sebanyak 5.990 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2025. Kegiatan yang menjadi momentum bersejarah bagi para pegawai tersebut berlangsung di Lapangan Bumi Sriwijaya, Palembang, disaksikan ribuan peserta yang hadir.

Turut mendampingi Gubernur, Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang, Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel Edward Candra, Anggota DPD RI dr. Ratu Tenny Leriva HD, serta jajaran pejabat tinggi di lingkungan Pemprov Sumsel. Peresmian ini menjadi langkah besar dalam memperkuat struktur pelayanan pemerintahan, terutama di sektor pendidikan dan layanan teknis.

Resmi Diakui sebagai ASN

Dalam sambutannya, Herman Deru menegaskan bahwa dengan diresmikannya formasi PPPK Paruh Waktu ini, negara melalui Pemerintah Provinsi Sumsel resmi mengakui mereka sebagai bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN). Pernyataan itu disambut haru oleh para pegawai yang kini berhak mengenakan atribut Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri).

Dulu mungkin hanya mimpi bisa mengenakan batik biru dengan logo Korpri. Hari ini, kalian telah bermetamorfosis menjadi aparatur sipil negara. Dengan status ini, saya berharap kinerja kalian semakin baik, salah satunya dengan selalu bersyukur,” ujar Herman Deru disambut tepuk tangan meriah.

Gubernur menekankan bahwa status baru ini bukan sekadar kebanggaan simbolis, melainkan amanah yang menuntut kedisiplinan, etika, dan kinerja yang semakin profesional.

Pesan Tegas: Jangan Sombong, Tetap Melayani Masyarakat

Dalam kesempatan itu, Herman Deru mengingatkan bahwa PPPK Paruh Waktu tetap memiliki peran vital sebagai pelayan masyarakat. Ia menegaskan pentingnya menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta menjaga nama baik korps ASN.

Baca juga  Disdik Palembang Keluarkan Edaran, Larang Siswa Bawa Lato-Lato ke Sekolah

Kalian adalah orang-orang terpilih. Ini bukan semata-mata soal penghasilan. Ada yang mungkin tidak berubah, ada juga yang meningkat. Saya ikut bangga, tapi pesan saya satu: jangan sombong,” tegasnya.

Ia juga membuka peluang adanya regulasi baru di masa mendatang yang memberi ruang lebih luas bagi PPPK, termasuk kemungkinan menduduki jabatan struktural. Menurutnya, PPPK telah menunjukkan komitmen tinggi dan kontribusi yang tidak kalah penting dibandingkan PNS.

PPPK Berkontribusi Besar dalam Struktur ASN Sumsel

Herman Deru mengungkapkan bahwa dari total sekitar 30 ribu ASN di lingkungan Pemprov Sumsel, 18 ribu di antaranya merupakan PPPK. Baginya, fakta ini membuktikan bahwa keberadaan PPPK memiliki kontribusi signifikan dalam menopang jalannya pemerintahan daerah.

Secara kemampuan dan kontribusi, PPPK tidak kalah dengan PNS. Bedanya hanya soal status. Kita semua ini abdi masyarakat. Berikan pelayanan terbaik, jangan sampai menghambat layanan kepada publik,” tambahnya.

Gubernur turut menyampaikan terima kasih atas kerja keras dan loyalitas para PPPK yang selama ini terlibat langsung dalam mendukung berbagai program pembangunan.

Rincian Formasi PPPK Paruh Waktu Tahun 2025

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel Dr. Drs. H. Edward Candra menjelaskan secara rinci komposisi 5.990 PPPK Paruh Waktu yang baru diresmikan tersebut. Mereka terdiri dari:

  • 149 tenaga guru,
  • 942 tenaga teknis pendidikan,
  • 1 tenaga kesehatan,
  • 898 tenaga teknisi.

Edward juga menyampaikan bahwa total ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan kini mencapai 30.588 orang, terdiri dari 12.260 PNS dan 18.323 PPPK. Data tersebut menguatkan bahwa mayoritas tenaga pemerintahan di Sumsel kini berasal dari formasi PPPK.

PPPK Tertua: Guru Berusia 59 Tahun Masih Mengabdi

Di antara ribuan PPPK yang diresmikan, terdapat satu sosok inspiratif, yakni Yuniarsih, tenaga pendidik yang kini berusia 59 tahun. Lahir pada 6 Juni 1966, ia mengajar sebagai guru Biologi di SMA Negeri 3 Pulau Rimau. Dedikasinya membuktikan bahwa usia bukan halangan dalam memberikan pengabdian terbaik bagi dunia pendidikan.

Baca juga  PT Bukit Asam Serahkan Fasos dan Fasum di Keban Agung, Dorong Permukiman Layak dan Berkelanjutan di Lawang Kidul

Cerita Yuniarsih menjadi gambaran bahwa profesi guru memiliki jiwa pengabdian yang kuat, sekaligus menunjukkan keberagaman usia PPPK yang kini resmi mengemban amanah sebagai ASN.

Momentum Baru dalam Tata Kelola ASN Sumsel

Peresmian PPPK Paruh Waktu tahun 2025 ini dinilai sebagai langkah strategis Pemerintah Provinsi Sumsel dalam memperkuat pelayanan publik, khususnya di bidang pendidikan dan teknis daerah. Dengan formasi yang besar, diharapkan layanan pemerintahan di berbagai sektor dapat berjalan lebih optimal, efektif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Gubernur Herman Deru berharap status baru ini menjadi penyemangat bagi seluruh PPPK untuk terus meningkatkan kompetensi dan memberikan kontribusi terbaik bagi Sumatera Selatan. (Poerba)