Home Ogan Komering Ilir Ketua DPD PGK OKI Apresiasi Bupati OKI, Pengawasan OPD Jadi Kunci Pembangunan

Ketua DPD PGK OKI Apresiasi Bupati OKI, Pengawasan OPD Jadi Kunci Pembangunan

56
0
Ketua Dewan Pengurus Daerah Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (DPD PGK) Kabupaten Ogan Komering Ilir menyampaikan apresiasinya kepada Bupati OKI atas komitmen dan konsistensinya dalam menjaga keberlanjutan pembangunan. (Foto: Asep/cimutnews.co.id)

Ogan Komering Ilir, cimutnews.co.id — Memasuki awal tahun 2026, arah pembangunan di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dinilai mulai menunjukkan perkembangan positif. Berbagai kebijakan dan langkah strategis yang dijalankan Pemerintah Kabupaten OKI dianggap menjadi fondasi penting dalam mendorong kemajuan daerah, meskipun masih dihadapkan pada kondisi defisit anggaran yang dirasakan bersama.(15/1)

Rivaldy Ketua Dewan Pengurus Daerah Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (DPD PGK) Kabupaten Ogan Komering Ilir menyampaikan apresiasinya kepada Bupati OKI atas komitmen dan konsistensinya dalam menjaga keberlanjutan pembangunan. Menurutnya, pemerintah daerah tetap menunjukkan arah pembangunan yang jelas dan terukur di tengah keterbatasan fiskal yang terjadi sepanjang tahun anggaran.

“Defisit anggaran bukan alasan untuk menghentikan pembangunan. Justru di tengah keterbatasan, arah dan prioritas pembangunan harus semakin jelas. Kami mengapresiasi Bupati OKI yang tetap menempatkan kemajuan daerah sebagai tujuan utama,” ujarnya pada awal tahun 2026.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak semata-mata diukur dari capaian fisik seperti infrastruktur atau pembangunan sarana publik, tetapi juga dari aspek kualitas kebijakan, efektivitas program, serta kinerja seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan dinas-dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten OKI.

Menurut Rivaldy Ketua DPD PGK OKI, pengawasan terhadap OPD dan dinas merupakan faktor kunci agar pembangunan berjalan optimal, terlebih ketika pemerintah harus mengelola program prioritas dalam keterbatasan anggaran. Ia menilai, pengawasan yang kuat dan berkelanjutan menjadi syarat penting untuk memastikan bahwa setiap anggaran yang digunakan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Pengawasan OPD adalah kunci pembangunan. Di tengah kondisi defisit yang kita rasakan bersama, seluruh OPD dan dinas harus bekerja maksimal, transparan, dan akuntabel. Tidak boleh ada ruang bagi pemborosan ataupun kinerja yang tidak optimal,” tegasnya.

Baca juga  Wakil Bupati Lahat Tinjau Lokasi Kebakaran Lima Rumah di Pasar Bawah, Pastikan Penanganan dan Bantuan Berjalan Cepat

Selain menyoroti pentingnya pengawasan internal pemerintah daerah, ia juga mengajak pemuda dan mahasiswa di Kabupaten OKI untuk mengambil peran strategis dalam mengawal jalannya pembangunan. Menurutnya, generasi muda memiliki posisi penting sebagai kontrol sosial yang konstruktif dan bertanggung jawab, serta mampu memberikan saran, kritik, dan dorongan yang relevan bagi pemerintah.

“Pemuda dan mahasiswa memiliki peran strategis sebagai mitra kritis pemerintah. Mari kita kawal bersama jalannya pembangunan, mendukung kebijakan yang pro-rakyat, serta mengingatkan jika ada hal-hal yang perlu diperbaiki,” tambahnya.

Ketua DPD PGK OKI juga menyampaikan bahwa organisasinya akan terus berkolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk pemuda, mahasiswa, dan komunitas lokal, untuk mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan yang lebih transparan dan berkeadilan. Ia meyakini bahwa partisipasi masyarakat memiliki dampak langsung terhadap meningkatnya kualitas pelayanan publik dan efektivitas program pembangunan di berbagai sektor.

Dalam kesempatan itu, DPD PGK OKI menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kepemimpinan Bupati OKI dalam menjalankan agenda pembangunan daerah. Namun, dukungan tersebut juga akan disertai dengan fungsi kontrol yang bertujuan agar setiap kebijakan tetap berpihak pada kepentingan masyarakat luas.

Organisasi ini juga berharap agar pemerintah daerah terus memperkuat koordinasi antar-OPD, mempercepat akselerasi program prioritas, serta memastikan bahwa pembangunan tidak hanya fokus pada kawasan tertentu tetapi menjangkau seluruh wilayah Kabupaten OKI secara merata, mulai dari daerah pesisir, kawasan tengah, hingga wilayah perbatasan.

Di sisi lain, DPD PGK OKI juga mendorong pemerintah untuk lebih membuka ruang dialog publik, termasuk forum diskusi kebijakan, konsultasi publik, serta pelibatan komunitas lokal dalam perencanaan program. Ia menilai, keterbukaan informasi dan partisipasi publik yang luas akan memperkuat rasa memiliki masyarakat terhadap pembangunan daerah.

Baca juga  Pelatihan Juru Sembelih Halal, Upaya Serius OKI Jaga Mutu dan Syariat Qurban

“PGK akan terus menjadi bagian dari elemen masyarakat yang aktif mengawal pemerintahan dan pembangunan. Tujuan kita sama, yaitu terwujudnya Kabupaten Ogan Komering Ilir yang maju, transparan, dan berkeadilan,” tutup Ketua DPD PGK OKI.

Dengan berbagai dinamika pembangunan yang terjadi, DPD PGK OKI berharap kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, akademisi, dan generasi muda semakin kuat dalam mendorong OKI menjadi daerah yang lebih berkembang dan berdaya saing di masa mendatang. (Asep)