
Tulang Bawang, cimutnews.co.id — Komitmen Polres Tulang Bawang dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) kembali ditegaskan melalui pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Krakatau 2026. Kegiatan ini digelar di Lapangan Hijau Mapolres Tulang Bawang, Senin (02/02/2026) pagi, sebagai penanda kesiapan penuh jajaran kepolisian dan stakeholder terkait.
Apel gelar pasukan dipimpin langsung oleh Wakapolres Tulang Bawang, Kompol David Jeckson Sianipar, S.I.K., M.H., mewakili Kapolres Tulang Bawang AKBP Yuliansyah, S.I.K., M.H. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memastikan kesiapan personel, sarana, dan prasarana dalam mendukung pelaksanaan Operasi Keselamatan Krakatau 2026 di wilayah hukum Polres Tulang Bawang.
Apel ini turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah stakeholder lintas sektor. Hadir mewakili Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Asisten I Suharyo, perwakilan Kodim Tulang Bawang Mayor Arif Apuan, Dinas Perhubungan yang diwakili Sekretaris Cahamdra Vika, Kasat Pol PP Penli Yusliani, Kepala Pelaksana BPBD Kenedy, para Pejabat Utama Polres Tulang Bawang, serta seluruh Kapolsek jajaran.
Dalam amanatnya, Wakapolres menegaskan bahwa Operasi Keselamatan Krakatau 2026 merupakan langkah strategis Polri untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas. Operasi ini tidak semata-mata berorientasi pada penegakan hukum, tetapi lebih mengedepankan pendekatan edukatif dan preventif guna menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.
“Operasi Keselamatan Krakatau 2026 bertujuan menurunkan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas, sekaligus membangun budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat. Ini adalah wujud nyata kehadiran negara melalui Polri untuk melindungi keselamatan pengguna jalan,” tegas Kompol David Jeckson Sianipar.
Ia menjelaskan, keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, operasi ini dirancang dengan mengedepankan sinergi antarinstansi, mulai dari Polri, TNI, Pemerintah Daerah, hingga instansi teknis terkait seperti Dinas Perhubungan dan BPBD. Sinergitas tersebut dinilai menjadi kunci keberhasilan dalam menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan tertib.
“Keberhasilan operasi ini tidak terlepas dari kerja sama yang solid antara Polri, TNI, Pemerintah Daerah, serta seluruh stakeholder terkait. Dengan kebersamaan dan komitmen bersama, kami optimistis Operasi Keselamatan Krakatau 2026 dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat Tulang Bawang,” lanjutnya.
Selain kesiapan personel, apel gelar pasukan juga menjadi sarana pengecekan kelengkapan sarana dan prasarana pendukung operasi. Mulai dari kendaraan operasional, perlengkapan pengaturan lalu lintas, hingga kesiapan sistem pendukung lainnya. Hal ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan operasi berjalan efektif, humanis, dan profesional.
Operasi Keselamatan Krakatau 2026 diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mematuhi aturan lalu lintas, seperti penggunaan helm standar, kelengkapan kendaraan, kepatuhan rambu lalu lintas, serta menghindari perilaku berkendara yang berisiko. Dengan meningkatnya kesadaran tersebut, angka kecelakaan lalu lintas diharapkan dapat ditekan secara signifikan.
Apel gelar pasukan ini sekaligus menjadi simbol kesiapan penuh Polres Tulang Bawang beserta jajaran dalam mengawal keselamatan masyarakat di jalan raya. Melalui Operasi Keselamatan Krakatau 2026, Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, khususnya dalam menciptakan lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan. (Timred/CN)


















