Beranda Nusantara Yakuza Maneges Deklarasi di Kediri, Gus Thuba Bawa Filosofi “Dari Kotor Menuju...

Yakuza Maneges Deklarasi di Kediri, Gus Thuba Bawa Filosofi “Dari Kotor Menuju Zuhud”

4
0
Suasana deklarasi Yakuza Maneges yang menarik perhatian publik karena penggunaan nama yang identik dengan mafia Jepang namun disebut memiliki filosofi dakwah. (Foto:Fm/cimutnews.co.id)

KEDIRI, Cimutnews.co.id, – Nama “Yakuza” yang identik dengan kelompok mafia Jepang justru menjadi perhatian dalam deklarasi Organisasi Yakuza Maneges Pusat dan Wilayah Kediri Raya yang digelar di Bukit Daun Hotel and Resort, Sabtu (9/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati atau yang akrab disapa Mbak Wali. Dalam sambutannya, ia menilai penggunaan nama “Yakuza” oleh organisasi tersebut memiliki filosofi berbeda dan sarat makna dakwah.

Menurut Vinanda, tidak banyak pihak berani memakai nama yang selama ini lekat dengan citra kelompok mafia Jepang. Namun, melalui gagasan Gus Thuba, Yakuza justru dimaknai sebagai perjalanan perubahan menuju kebaikan.

“Yakuza di sini memiliki filosofi yang berbeda, yakni yang awalnya kotor, ujungnya zuhud abadi,” ujar Vinanda di hadapan peserta deklarasi.

Ia menjelaskan, semangat dakwah yang dibawa organisasi tersebut merupakan warisan perjuangan almarhum Hamim Djazuli atau Gus Miek. Dakwah tersebut lahir dari keyakinan bahwa setiap orang, termasuk mereka yang dianggap jauh dari nilai-nilai kebaikan, tetap layak dirangkul dan dibimbing.

Vinanda juga menyinggung visi Pemerintah Kota Kediri dalam mewujudkan Kota Kediri MAPAN, yakni maju, agamis, produktif, aman, dan ngangeni. Menurutnya, makna “ngangeni” bukan sekadar slogan, tetapi menghadirkan rasa nyaman dan kepedulian bagi masyarakat.

“Bukan hanya pembangunan fisik, tetapi bagaimana masyarakat merasa dipeluk oleh kotanya sendiri, merasa diperhatikan, dan tidak berjalan sendirian,” katanya (9/5).

Ia menambahkan, kolaborasi berbagai elemen masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan visi tersebut. Karena itu, keberadaan Yakuza Maneges dinilai dapat menjadi mitra positif pemerintah dalam membangun kehidupan sosial dan spiritual masyarakat Kediri Raya.

“Selamat atas deklarasi resmi Organisasi Yakuza Maneges Pusat dan Wilayah Kediri Raya. Semoga langkah ini menjadi awal yang baik untuk terus berkontribusi, menjaga kebersamaan, dan menghadirkan energi positif bagi Kediri Raya maupun Indonesia,” tambahnya.

Baca juga  Taraweh Ramadhan keliling Kapolres Blitar Tegaskan Jaga Kamtibmas yang Kondusif Selama Bulan Ramadhan

Dalam kegiatan itu turut hadir Ketua Umum Yakuza Maneges Gus Thuba Topo Broto Maneges, Ketua Pusat Yakuza Maneges Hari Simplex, Ketua Yakuza Maneges Polri Edy Herwiyanto, Asisten Pemerintahan dan Kesra Syamsul Bahri, Kepala Disbudparpora Bambang Priambodo, jajaran pengurus, serta keluarga besar Yakuza Maneges. (fm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here