
Ogan Ilir, cimutnews.co.id — Antusiasme masyarakat Kabupaten Ogan Ilir terlihat begitu nyata dalam beberapa pekan terakhir. Ribuan warga tampak memadati wisata air tahunan gratis yang tengah viral sepanjang tahun 2026, berlokasi di Desa Sakatiga Seberang, tepat di jalur menuju kawasan Perkantoran Terpadu Tanjung Senai, Kecamatan Indralaya.
Sejak pertama kali dibuka untuk umum, kawasan wisata ini langsung menyedot perhatian publik. Suasana alam yang sejuk, panorama hijau yang masih asri, serta akses yang relatif mudah dari pusat kota Indralaya menjadikan wisata air tahunan gratis ini cepat dikenal luas. Tak hanya warga Desa Sakatiga Seberang, pengunjung dari berbagai kecamatan di Ogan Ilir hingga daerah sekitar turut berdatangan, terutama pada akhir pekan dan hari libur.
Fenomena ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap destinasi wisata berbasis alam yang sederhana, terjangkau, dan ramah keluarga. Kehadiran wisata air tahunan gratis ini pun dinilai sejalan dengan arah kebijakan nasional yang mendorong pengembangan pariwisata berkelanjutan berbasis potensi lokal, sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan di daerah.
Dalam konteks kebijakan, sektor pariwisata saat ini menjadi salah satu pilar penting dalam pemulihan dan pertumbuhan ekonomi nasional. Pemerintah pusat maupun daerah terus mendorong lahirnya destinasi wisata baru yang tidak hanya berorientasi pada kunjungan, tetapi juga berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat sekitar. Wisata air tahunan di Desa Sakatiga Seberang menjadi contoh konkret bagaimana potensi alam lokal dapat dioptimalkan tanpa menghilangkan nilai keasrian dan kearifan setempat.
Di tingkat daerah, geliat ekonomi mulai terasa. Sejumlah warga memanfaatkan momentum ini dengan membuka lapak UMKM, mulai dari penjual makanan dan minuman, jajanan tradisional, hingga penyedia jasa parkir dan perlengkapan wisata sederhana. Aktivitas tersebut memberikan tambahan penghasilan bagi masyarakat, khususnya warga desa yang selama ini bergantung pada sektor informal dan pertanian.
Salah satu warga Desa Sakatiga Seberang yang enggan disebutkan namanya mengaku bersyukur dengan adanya wisata air tahunan gratis tersebut. Menurutnya, kehadiran pengunjung dari luar desa membawa dampak positif yang cukup signifikan. “Alhamdulillah, sejak ramai pengunjung, dagangan jadi lebih laku. Setidaknya ada tambahan untuk kebutuhan sehari-hari,” ujarnya kepada cimutnews.co.id.
Meski tidak mengusung konsep wisata air modern dengan wahana buatan, daya tarik utama kawasan ini justru terletak pada kesederhanaan, kenyamanan, serta kealamian suasananya. Udara yang sejuk, aliran air yang jernih, serta hamparan pepohonan di sekitarnya membuat pengunjung merasa betah berlama-lama. Sejumlah warga bahkan menilai pesona alamnya tidak kalah menarik dibandingkan destinasi wisata alam di daerah lain, bahkan luar negeri.
Namun demikian, masyarakat berharap pengelolaan kawasan wisata ini dapat terus ditingkatkan secara bertahap dan terukur. Aspek keamanan, kebersihan, serta kenyamanan pengunjung menjadi perhatian utama agar destinasi ini tetap diminati dan berkelanjutan. Pengelolaan yang baik juga dinilai penting untuk mencegah potensi kerusakan lingkungan akibat lonjakan jumlah pengunjung.
Pemerintah Desa Sakatiga Seberang diharapkan dapat bersinergi dengan pihak terkait, baik pemerintah kecamatan maupun kabupaten, untuk menyusun tata kelola wisata yang profesional namun tetap berpihak pada masyarakat. Langkah tersebut meliputi penataan area, pengaturan pedagang, pengelolaan sampah, hingga edukasi kepada pengunjung agar turut menjaga kelestarian lingkungan.
Selain itu, keterlibatan aktif masyarakat lokal dalam pengelolaan wisata dinilai menjadi kunci keberhasilan. Dengan memberikan ruang dan peran kepada warga desa, wisata air tahunan gratis ini tidak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga sarana pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan.
Ke depan, masyarakat berharap wisata air tahunan gratis di Desa Sakatiga Seberang dapat terus berkembang tanpa kehilangan identitas alaminya. Dengan dukungan semua pihak, destinasi ini diyakini mampu menjadi ikon wisata lokal Ogan Ilir sekaligus contoh pengembangan pariwisata berbasis masyarakat yang aman, nyaman, dan bermanfaat luas.
Sebagai media daerah, cimutnews.co.id akan terus memantau perkembangan dan pengelolaan wisata ini secara berimbang, dengan tetap mengedepankan prinsip akurasi, keberimbangan, serta asas praduga tak bersalah, demi menghadirkan informasi yang terpercaya bagi publik. (Sandi)


















