
Kayuagung, cimutnews.co.id — Yayasan Rumah Peradaban Kayuagung kembali menggelar Festival Rumah Peradaban ke-6 yang melibatkan siswa-siswi dari berbagai sekolah se-Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Senin (3/2/2026). Kegiatan tahunan ini mengusung tema “Food Security for Sustainable Future”, selaras dengan arah pembangunan nasional yang menempatkan ketahanan pangan sebagai isu strategis jangka panjang.
Sejak pagi, suasana festival tampak semarak. Para peserta dari jenjang pendidikan dasar hingga menengah antusias mengikuti beragam perlombaan edukatif yang dirancang untuk menyalurkan kreativitas sekaligus menanamkan nilai-nilai pembelajaran kontekstual. Festival ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang edukasi yang mendorong anak-anak memahami isu penting sejak dini.
Pengangkatan tema ketahanan pangan dinilai relevan dengan tantangan global dan nasional saat ini. Pemerintah pusat terus menekankan pentingnya menjaga ketersediaan, akses, dan keberlanjutan pangan sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan. Dalam konteks tersebut, peran dunia pendidikan menjadi krusial untuk membangun kesadaran generasi muda agar memiliki kepedulian terhadap masa depan pangan bangsa.
Ketua Yayasan Rumah Peradaban Kayuagung, Syamsu Riadi, mengatakan Festival Rumah Peradaban dirancang sebagai wadah ekspresi dan pengembangan karakter anak. Melalui pendekatan kreatif dan edukatif, anak-anak diajak memahami isu ketahanan pangan secara sederhana namun bermakna.
“Festival Rumah Peradaban ini menjadi panggung bagi anak-anak kita untuk menampilkan kreasi dan bakatnya. Harapannya, anak-anak tumbuh menjadi generasi yang kreatif, inovatif, dan memiliki kepedulian terhadap isu ketahanan pangan sejak dini,” ujar Syamsu Riadi kepada cimutnews.co.id.
Ia menjelaskan, tema Food Security for Sustainable Future dipilih agar peserta tidak hanya berfokus pada kompetisi, tetapi juga memahami pesan di balik setiap kegiatan yang diikuti. Menurutnya, pengenalan konsep ketahanan pangan sejak usia sekolah menjadi bekal penting menghadapi tantangan masa depan.
“Tema ketahanan pangan ini kami angkat agar selaras dengan tema pembangunan nasional. Anak-anak perlu dikenalkan sejak dini tentang pentingnya menjaga ketersediaan pangan demi masa depan yang berkelanjutan,” tambahnya.
Dari sisi daerah, Festival Rumah Peradaban ke-6 mendapat apresiasi penuh dari Pemerintah Kabupaten OKI. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten OKI, M. Refly, menyampaikan penghargaan atas konsistensi Yayasan Rumah Peradaban dalam menyelenggarakan kegiatan edukatif tersebut selama enam tahun berturut-turut.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten OKI, kami menyampaikan apresiasi yang luar biasa kepada Sekolah Peradaban. Enam tahun berturut-turut menyelenggarakan festival ini tentu bukan hal yang mudah. Ini menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung pendidikan karakter dan pengembangan kreativitas anak,” ungkap M. Refly.
Ia menilai, tema ketahanan pangan yang diusung tahun ini sangat relevan untuk membangun kesadaran generasi muda. Menurutnya, pendidikan tidak hanya soal akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan kepedulian terhadap isu strategis daerah dan nasional.
“Tema Food Security for Sustainable Future sangat bagus karena mengenalkan anak-anak tentang pentingnya ketahanan pangan untuk masa depan. Pemerintah Kabupaten OKI mendukung penuh kegiatan ini dan berharap Festival Rumah Peradaban terus berkembang serta memberi dampak positif bagi dunia pendidikan,” jelasnya.
Syamsu Riadi pun menyampaikan terima kasih atas dukungan berkelanjutan dari Pemerintah Kabupaten OKI. Ia menegaskan, kolaborasi antara yayasan, sekolah, dan pemerintah daerah menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan festival hingga memasuki tahun keenam.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemkab OKI yang selama ini selalu hadir dan mendukung Festival Rumah Peradaban. Dukungan ini menjadi semangat bagi kami untuk terus berkontribusi mencetak generasi muda yang kreatif dan peduli terhadap ketahanan pangan,” tutupnya.
Melalui Festival Rumah Peradaban ke-6 ini, diharapkan nilai-nilai kreativitas, kemandirian, serta kesadaran akan pentingnya ketahanan pangan dapat tertanam kuat pada diri siswa-siswi sebagai generasi penerus Kabupaten OKI. Ke depan, penyelenggara berharap festival ini terus berlanjut dan berkembang, dengan tetap mengedepankan pendidikan karakter, kolaborasi, serta kebermanfaatan bagi masyarakat luas.
Sebagai media daerah, cimutnews.co.id berkomitmen menyajikan informasi secara akurat, berimbang, dan bertanggung jawab, serta terus mengikuti perkembangan dunia pendidikan dan kebudayaan di Kabupaten OKI sebagai bagian dari upaya mencerdaskan publik. (Asep)


















