Beranda Penukal Abab Lematang Ilir HPN 2026, PWI PALI Nobatkan Firdaus Hasbullah sebagai Legislator Paling Komunikatif

HPN 2026, PWI PALI Nobatkan Firdaus Hasbullah sebagai Legislator Paling Komunikatif

27
0
1. Wakil Ketua DPRD PALI Firdaus Hasbullah menerima piagam penghargaan Legislator Paling Komunikatif dari PWI Kabupaten PALI dalam rangka HPN 2026. (foto: Edi/cimutnews.co.id)

PALI, cimutnews.co.id – Momentum Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menghadirkan apresiasi bagi figur legislatif daerah. Wakil Ketua DPRD PALI, Firdaus Hasbullah, SH, MH, dinobatkan sebagai “Legislator Paling Komunikatif” oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten PALI sebagai bentuk penghargaan atas keterbukaan komunikasi dan sinergi dengan insan pers.

Penghargaan tersebut tertuang dalam piagam resmi yang ditandatangani Ketua PWI PALI, J. Sadewo, SH, MH, dan diserahkan bertepatan dengan rangkaian peringatan HPN 2026. Penilaian diberikan berdasarkan interaksi, akses informasi, serta konsistensi komunikasi yang dinilai mendukung keterbukaan informasi publik di daerah.

Secara nasional, peringatan HPN menjadi refleksi bersama mengenai peran strategis pers dalam menjaga demokrasi, memperkuat transparansi pemerintahan, serta memastikan arus informasi yang sehat bagi masyarakat. Dalam konteks daerah, hubungan yang konstruktif antara legislatif dan media dipandang penting untuk memperkuat akuntabilitas kebijakan sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga perwakilan rakyat.

Di Kabupaten PALI, dinamika pembangunan daerah yang terus berkembang menuntut keterbukaan informasi dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk lembaga legislatif. Pers berfungsi sebagai jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah daerah, sekaligus ruang kontrol sosial yang memastikan kebijakan berjalan sesuai kepentingan publik.

Ketua PWI PALI, J. Sadewo, dalam keterangan tertulis pada piagam penghargaan menyebutkan bahwa Firdaus Hasbullah dinilai memiliki komunikasi yang terbuka dan responsif terhadap kebutuhan informasi publik.

“Firdaus Hasbullah sangat komunikatif dalam menjaga sinergitas dengan insan pers di Kabupaten PALI,” demikian tertulis dalam piagam penghargaan tersebut.

Menanggapi penghargaan yang diterimanya, Firdaus Hasbullah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran PWI Kabupaten PALI. Ia menilai penghargaan tersebut bukan sekadar simbol, melainkan pengingat moral bagi dirinya untuk terus menjaga komunikasi yang jujur dan terbuka kepada masyarakat.

Baca juga  Sumatera Selatan Berduka: H. Alex Noerdin Wafat, Warisan Sekolah Gratis hingga Jakabaring Jadi Tonggak Pembangunan Daerah

“Penghargaan ini bukan sekadar gelar, tetapi pengingat bahwa komunikasi yang jujur, terbuka, dan berpihak pada masyarakat selalu menemukan jalannya,” ujar Firdaus.

Politisi Partai Demokrat itu menegaskan bahwa sejak awal dipercaya sebagai wakil rakyat, dirinya memandang tugas legislator tidak hanya sebatas menghadiri rapat atau menjalankan fungsi formal kelembagaan. Lebih dari itu, menurutnya, peran utama wakil rakyat adalah mendengar aspirasi, menjawab kebutuhan masyarakat, serta menyampaikan suara publik melalui berbagai ruang komunikasi.

“Menjadi legislator bukan hanya soal hadir di ruang sidang, tetapi juga soal mendengar, menjawab, dan menyampaikan suara rakyat, baik secara langsung maupun melalui ruang-ruang komunikasi publik,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa apresiasi yang diterima sejatinya merupakan milik bersama—baik masyarakat, insan pers, maupun seluruh pihak yang terlibat dalam proses demokrasi di daerah.

“Jika hari ini upaya itu diapresiasi, maka sesungguhnya penghargaan ini milik kita bersama,” pungkasnya.

Pemberian penghargaan ini juga mencerminkan pentingnya hubungan profesional antara pers dan lembaga legislatif. Sinergi yang sehat dinilai mampu mendorong transparansi kebijakan, memperluas partisipasi publik, serta meminimalkan kesalahpahaman informasi di tengah masyarakat.

Meski demikian, prinsip independensi tetap menjadi fondasi utama dalam relasi tersebut. Pers diharapkan tetap menjalankan fungsi kontrol sosial secara objektif dan berimbang, sementara pejabat publik dituntut menjaga keterbukaan serta akuntabilitas dalam setiap kebijakan dan komunikasi publik.

Momentum HPN 2026 di PALI pun menjadi pengingat bahwa kualitas demokrasi daerah tidak hanya ditentukan oleh proses politik formal, tetapi juga oleh keterbukaan informasi dan kedekatan komunikasi antara pemimpin dan masyarakat. Dalam konteks ini, penghargaan kepada figur legislatif komunikatif diharapkan dapat menjadi motivasi bagi pejabat publik lainnya untuk terus meningkatkan transparansi dan pelayanan informasi.

Baca juga  Pimpin Jam Pimpinan, Kapolres Lahat Tekankan Disiplin, Pelayanan Humanis, dan Kesiapsiagaan Personel

Ke depan, kolaborasi konstruktif antara DPRD, pemerintah daerah, dan insan pers di Kabupaten PALI diharapkan terus terjaga dalam koridor etika, profesionalisme, serta kepentingan publik. Komitmen bersama ini menjadi bagian penting dalam mendorong pembangunan daerah yang partisipatif, transparan, dan berkelanjutan.

Sebagai media daerah yang menjunjung akurasi dan keberimbangan, cimutnews.co.id memandang penghargaan ini sebagai bagian dari dinamika positif hubungan pers dan lembaga publik. Namun demikian, ruang kritik, evaluasi, serta pengawasan tetap menjadi elemen penting demi memastikan setiap kebijakan benar-benar berpihak pada masyarakat luas. (Edi)