
PALEMBANG, cimutnews.co.id — Sekretaris Daerah Kota Palembang, Aprizal Hasyim, meninjau langsung pelayanan di Rumah Aspirasi yang berada di Rumah Dinas Wali Kota Palembang, Jalan Tasik, Rabu (25/3/2026).
Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan layanan publik tetap berjalan optimal pasca libur Idulfitri, di tengah penerapan kebijakan work from anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Palembang
Sekda menegaskan bahwa kebijakan fleksibilitas kerja tidak boleh mengganggu pelayanan dasar masyarakat. Pemerintah tetap memastikan kehadiran layanan publik, terutama pada sektor vital.
Layanan Prioritas Tetap Dibuka
Beberapa layanan utama yang tetap berjalan di Rumah Aspirasi antara lain:
- Administrasi kependudukan
- Layanan kesehatan melalui Kartu Indonesia Sehat (KIS)
- Pengaduan dan aspirasi masyarakat
“Hari ini kita memastikan pelayanan tetap berjalan meskipun ada WFA. Pemerintah harus tetap hadir melayani masyarakat,” ujar Aprizal.
Kronologi Peninjauan dan Aktivitas Pelayanan
Peninjauan dilakukan sejak pagi hari, saat masyarakat mulai berdatangan untuk mengurus berbagai keperluan administrasi.
H3: Antusiasme Warga Tinggi
Aprizal mencatat tingginya partisipasi masyarakat sebagai indikator keberhasilan program ini.
- Warga sudah datang sejak pagi
- Mayoritas mengurus dokumen kependudukan dan layanan kesehatan
- Tidak ditemukan kendala berarti di lapangan
“Kita lihat antusiasme masyarakat cukup tinggi. Ini menunjukkan layanan ini memang dibutuhkan,” ungkapnya.
Dampak Langsung bagi Masyarakat
Kehadiran Rumah Aspirasi memberikan dampak nyata bagi warga, terutama setelah libur panjang Lebaran.
H3: Akses Layanan Lebih Cepat dan Dekat
Manfaat yang dirasakan masyarakat antara lain:
- Mengurangi antrean di kantor dinas
- Mempercepat proses administrasi
- Mempermudah akses layanan tanpa birokrasi panjang
Selain itu, warga juga memiliki ruang untuk menyampaikan keluhan secara langsung kepada pemerintah.
Strategi Pelayanan Publik Adaptif di Era Fleksibilitas Kerja
Kebijakan WFA yang diterapkan pemerintah daerah menuntut inovasi dalam pelayanan publik. Kehadiran Rumah Aspirasi menjadi salah satu solusi adaptif.
Indikator Transformasi Pelayanan
Beberapa poin penting yang dapat dicermati:
- Pemerintah tetap menjaga kualitas layanan meski sistem kerja berubah
- Pendekatan layanan berbasis kedekatan (proximity service) semakin diperkuat
- Respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat pasca libur panjang
Langkah ini juga mencerminkan upaya Pemerintah Kota Palembang dalam menjaga kepercayaan publik terhadap layanan pemerintahan.
Komitmen Pemerintah Kota Palembang
Aprizal menyebut Rumah Aspirasi merupakan bentuk komitmen pemerintah kota dalam menghadirkan pelayanan yang responsif dan mudah diakses.
Ia juga menegaskan pentingnya konsistensi seluruh perangkat daerah dalam menjaga kualitas pelayanan.
“Kita minta seluruh jajaran tetap memberikan pelayanan terbaik dan memastikan tidak ada keluhan masyarakat yang terabaikan,” tegasnya.
Peninjauan tersebut turut didampingi sejumlah pejabat Pemkot Palembang, termasuk Staf Ahli Wali Kota, Perencana Ahli Utama, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika.
Rumah Aspirasi Palembang terbukti menjadi solusi efektif dalam menjaga kualitas pelayanan publik di tengah kebijakan WFA ASN. Tingginya antusiasme warga menunjukkan kebutuhan akan layanan yang cepat, dekat, dan responsif.
Ke depan, konsistensi dan peningkatan kualitas layanan menjadi kunci agar inovasi ini terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas. (Poerba)


















