Beranda Prabumulih Edukasi Hulu Migas PHR Zona 4 Dorong Minat Generasi Muda Sumsel Masuk...

Edukasi Hulu Migas PHR Zona 4 Dorong Minat Generasi Muda Sumsel Masuk Industri Energi

8
0
1. Tim Pertamina EP Pendopo Field memberikan edukasi industri hulu migas kepada siswa SMA PGRI Talang Ubi, Kabupaten PALI. (foto: Indra/cimutnews.co.id)

PRABUMULIH, cimutnews.co.id – Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 dimanfaatkan Pertamina Hulu Rokan Zona 4 untuk memperkuat kolaborasi pendidikan dan industri melalui program edukasi hulu migas bagi pelajar dan mahasiswa di Sumatera Selatan.

Program edukasi tersebut menjadi bagian strategi perusahaan dalam memperkenalkan industri energi kepada generasi muda sekaligus mendorong peningkatan kompetensi sumber daya manusia lokal di tengah kebutuhan tenaga kerja sektor energi yang terus berkembang.

PHR Zona 4 Perluas Edukasi Migas ke Sekolah dan Kampus

Selain program beasiswa ikatan non-dinas AKA Migas, Pertamina Hulu Rokan Zona 4 secara rutin menggelar edukasi hulu migas di sekolah dan universitas di wilayah operasional perusahaan.

Pelajar SMA di PALI Antusias Kenal Industri Migas

Salah satu kegiatan terbaru digelar oleh Pertamina EP Pendopo Field yang merupakan bagian dari PHR Zona 4 di SMA PGRI Talang Ubi, Kabupaten PALI, pada 27 Februari 2026.

Sejak pagi, siswa kelas XII tampak antusias mengikuti sesi pembelajaran interaktif tentang industri minyak dan gas bumi. Dalam kegiatan tersebut, tim Pertamina memperkenalkan proses operasi hulu migas hingga berbagai profesi yang dibutuhkan di sektor energi nasional.

Mulai dari ahli geologi, insinyur pengeboran, insinyur perminyakan, spesialis logistik, analis data, hingga profesi hubungan masyarakat dijelaskan kepada para siswa sebagai gambaran peluang karier masa depan.

“Seru! Kakak pematerinya asik, banyak kasih kuis berhadiah. Jadi tahu ternyata bensin yang ada di motor kita itu sudah diproses panjang banget tahapannya,” ujar Wisnu, salah satu siswa SMA PGRI Talang Ubi.

Menurut dia, edukasi tersebut memunculkan motivasi baru untuk serius belajar ilmu pengetahuan alam agar memiliki peluang bekerja di sektor energi.

Edukasi Migas Jadi Jembatan Dunia Pendidikan dan Industri

Baca juga  Polemik Parkir Shopping Centre Kayuagung Memanas, Keluarga Pengelola Lama Minta Kepastian Hukum

Kegiatan serupa sebelumnya juga digelar di Universitas Baturaja pada November 2025 melalui kuliah umum industri migas yang diikuti lebih dari 100 mahasiswa.

Mahasiswa Mulai Melirik Industri Energi

Dalam kuliah umum itu, tim Pertamina Hulu Energi Ogan Komering memaparkan berbagai materi terkait industri hulu migas, mulai dari proses operasional hingga peran migas dalam menjaga ketahanan energi nasional.

Antusiasme mahasiswa terlihat dari tingginya partisipasi diskusi dan pertanyaan mengenai peluang karier di sektor energi.

Rektor Universitas Baturaja Lindawati menilai kolaborasi kampus dan dunia industri menjadi penting karena memberikan pengalaman praktis yang tidak selalu diperoleh mahasiswa di ruang kelas.

“Mereka tidak hanya mendapatkan teori di kelas, tetapi juga wawasan industri yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja,” kata Lindawati.

Industri Migas Mulai Dekat dengan Generasi Muda

Program edukasi yang dilakukan PHR Zona 4 menunjukkan perubahan pendekatan industri migas terhadap masyarakat, khususnya generasi muda.

Jika sebelumnya sektor migas sering dipandang eksklusif dan jauh dari dunia pendidikan umum, kini perusahaan energi mulai aktif membuka ruang interaksi langsung dengan pelajar dan mahasiswa.

Tantangan Regenerasi SDM Energi Nasional

Di tingkat nasional, sektor energi menghadapi tantangan regenerasi tenaga kerja. Banyak tenaga ahli migas memasuki usia pensiun, sementara kebutuhan SDM yang menguasai teknologi energi terus meningkat.

Karena itu, edukasi sejak tingkat sekolah menengah hingga perguruan tinggi dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkenalkan industri energi lebih awal kepada generasi muda daerah.

PHR Zona 4 sendiri telah melaksanakan edukasi migas sebanyak tiga kali sepanjang 2025 di wilayah PALI, Prabumulih, dan Ogan Komering Ulu. Program tersebut dilanjutkan pada 2026 dan direncanakan kembali digelar di dua titik di Kota Prabumulih pada pertengahan Mei mendatang.

Baca juga  Gubernur Herman Deru Tinjau Gereja dan Pos Pengamanan Operasi Lilin Musi, Pastikan Ibadah Natal di Palembang Berjalan Aman dan Kondusif

Ketahanan Energi dan Pendidikan Mulai Terhubung

Kegiatan edukasi migas bukan sekadar sosialisasi perusahaan, tetapi juga bagian dari upaya membangun kesadaran tentang pentingnya ketahanan energi nasional.

Daerah Penghasil Migas Mulai Siapkan SDM Lokal

Salah satu hal menarik dari program ini adalah munculnya upaya membangun keterlibatan masyarakat lokal dalam industri energi sejak dini.

Wilayah seperti PALI, Prabumulih, dan OKU selama ini dikenal sebagai daerah yang memiliki sejarah panjang industri migas. Namun, keterlibatan tenaga kerja lokal di sektor strategis tersebut masih menjadi tantangan.

Melalui edukasi rutin, perusahaan mencoba menciptakan jalur regenerasi SDM dari daerah sekitar wilayah operasi. Pendekatan ini penting agar masyarakat lokal tidak hanya menjadi penonton aktivitas industri, tetapi juga memiliki kesempatan menjadi bagian dari pengelolaan sumber daya alam di daerahnya sendiri.

Dampak Jangka Panjang bagi Pendidikan dan Industri

Dalam jangka pendek, kegiatan edukasi membantu meningkatkan wawasan pelajar dan mahasiswa mengenai dunia kerja sektor energi.

Namun dalam jangka panjang, program seperti ini dapat membantu mempersempit kesenjangan antara kebutuhan industri dan kesiapan lulusan pendidikan.

Apalagi industri energi modern kini membutuhkan kombinasi kemampuan teknis dan digital, termasuk penguasaan data, teknologi operasi, hingga komunikasi publik.

Jika dilakukan secara konsisten, pola kolaborasi pendidikan dan industri seperti ini berpotensi memperkuat kualitas SDM lokal sekaligus mendukung ketahanan energi nasional berbasis sumber daya manusia daerah.

PHR Zona 4 Tegaskan Komitmen Tumbuh Bersama Masyarakat

Manager Relations Pertamina Hulu Rokan Zona 4 Frans Alexander Hukom mengatakan edukasi migas merupakan bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung pendidikan generasi muda di sekitar wilayah operasi.

“Kami menyelenggarakan kegiatan edukasi migas secara rutin sebagai bentuk kontribusi dalam pendidikan generasi muda, khususnya terkait industri migas. PHR Zona 4 berkomitmen untuk terus tumbuh bersama masyarakat di sekitar wilayah operasi,” ujarnya.

Baca juga  Open House Idul Fitri Wali Kota Prabumulih Pererat Hubungan dengan Masyarakat

Ke depan, kegiatan edukasi publik terkait operasi migas, pengeboran, dan pengembangan masyarakat diperkirakan terus diperluas di sejumlah wilayah kerja PHR Zona 4 sepanjang 2026. (Indra)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here