
MUARADUA, cimutnews.co.id – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan memperkuat komitmen membangun kolaborasi lintas sektor melalui sinergi dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Komitmen tersebut mengemuka saat Bupati OKU Selatan Abusama, S.H., menerima kunjungan Komandan Pusat Latihan Tempur (Danpuslatpur) Kodiklatad Brigjen TNI Polsan Situmorang, S.E., M.KP., M.Phil., di Rumah Dinas Bupati OKU Selatan, Kamis (2/7/2026).
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat itu tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antarlembaga, tetapi juga memperkuat koordinasi strategis antara pemerintah daerah dan TNI dalam mendukung pembangunan, menjaga stabilitas keamanan, serta menciptakan iklim yang kondusif bagi investasi dan pelayanan publik di Kabupaten OKU Selatan.
Brigjen TNI Polsan Situmorang hadir bersama jajaran, di antaranya Kapten Czi Bayu Adi Pramono selaku Pasipam, Letda Armed Firmansyah selaku Papen, beserta sejumlah personel lainnya. Sementara itu, Bupati Abusama didampingi Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Kepala Bapperida, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, serta sejumlah kepala perangkat daerah.
Sinergi TNI dan Pemerintah Daerah Dinilai Semakin Strategis
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Abusama menyampaikan apresiasi atas kunjungan Danpuslatpur Kodiklatad. Menurutnya, hubungan harmonis antara pemerintah daerah dan TNI selama ini telah menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas daerah sekaligus mempercepat pelaksanaan berbagai program pembangunan.
“Sinergi yang baik antara Pemerintah Daerah dan TNI menjadi modal utama dalam mendukung berbagai program pembangunan serta menjaga kondusivitas daerah demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Abusama.
Ia menambahkan, pemerintah daerah membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan, termasuk TNI, dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan, mulai dari peningkatan kualitas infrastruktur, ketahanan pangan, mitigasi bencana, hingga pemberdayaan masyarakat di wilayah pedesaan.
Sementara itu, Brigjen TNI Polsan Situmorang mengatakan kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat hubungan kelembagaan sekaligus membangun komunikasi yang semakin efektif antara jajaran TNI dengan Pemerintah Kabupaten OKU Selatan.
Menurutnya, koordinasi yang telah berjalan baik selama ini perlu terus dipertahankan agar mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung kemajuan daerah secara berkelanjutan.
Kolaborasi Mendukung Agenda Pembangunan Nasional
Penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan TNI sejalan dengan arah kebijakan pemerintah pusat yang menempatkan stabilitas keamanan sebagai salah satu prasyarat utama keberhasilan pembangunan nasional.
Dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) serta agenda menuju Indonesia Emas 2045, kolaborasi antarlembaga menjadi bagian penting dalam mempercepat pembangunan daerah, meningkatkan ketahanan nasional, memperkuat pelayanan kepada masyarakat, serta menciptakan pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pelosok.
TNI selama beberapa tahun terakhir juga aktif mendukung berbagai program pemerintah melalui kegiatan karya bakti, pembangunan infrastruktur desa, rehabilitasi fasilitas umum, penanganan bencana alam, percepatan ketahanan pangan nasional, hingga program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang dilaksanakan di berbagai daerah.
Bagi daerah seperti OKU Selatan yang memiliki karakteristik wilayah perbukitan, kawasan pertanian, serta sejumlah daerah yang cukup jauh dari pusat pemerintahan, kolaborasi tersebut dinilai memiliki nilai strategis dalam mempercepat pelayanan publik sekaligus meningkatkan konektivitas wilayah.
Hubungan Sipil-Militer Berperan Menjaga Iklim Pembangunan
Keamanan yang kondusif merupakan salah satu indikator penting dalam menciptakan kepastian pembangunan daerah. Berbagai studi pembangunan menunjukkan bahwa investasi, aktivitas ekonomi masyarakat, serta pelayanan publik cenderung tumbuh lebih baik pada daerah yang memiliki stabilitas sosial dan keamanan yang terjaga.
Dalam konteks tersebut, komunikasi intensif antara pemerintah daerah dan aparat keamanan menjadi bagian dari tata kelola pemerintahan yang adaptif. Selain mendukung penyelesaian persoalan di lapangan secara lebih cepat, koordinasi yang baik juga memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana maupun kondisi darurat lainnya.
Sinergi semacam ini juga memperkuat efektivitas pelaksanaan program lintas sektor, termasuk pembangunan infrastruktur dasar, penguatan ketahanan pangan, hingga peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Dengan komunikasi yang terbangun secara berkelanjutan, pemerintah daerah dan TNI dapat menyelaraskan langkah sesuai kewenangan masing-masing tanpa mengesampingkan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.
Kolaborasi Menjadi Modal Penting Pembangunan Daerah
Pertemuan antara Pemerintah Kabupaten OKU Selatan dan jajaran Danpuslatpur Kodiklatad mencerminkan semakin pentingnya pendekatan kolaboratif dalam pembangunan daerah. Tantangan pembangunan saat ini tidak lagi dapat diselesaikan hanya oleh satu institusi, melainkan membutuhkan koordinasi lintas sektor agar program berjalan efektif dan tepat sasaran.
Dalam jangka pendek, komunikasi yang kuat antara pemerintah daerah dan TNI berpotensi meningkatkan efektivitas koordinasi dalam menjaga keamanan wilayah, mendukung pelaksanaan pembangunan, hingga mempercepat respons terhadap kondisi darurat maupun bencana.
Dalam jangka panjang, hubungan kelembagaan yang solid dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah sekaligus menciptakan iklim pembangunan yang lebih stabil. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor pendukung peningkatan investasi, pertumbuhan ekonomi daerah, dan percepatan pemerataan pembangunan.
Di sisi lain, keberhasilan sinergi tersebut tetap bergantung pada konsistensi koordinasi, pembagian kewenangan yang jelas, serta komitmen seluruh pemangku kepentingan untuk menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama dalam setiap program pembangunan.(Agus)

















