
PALEMBANG, CimutNews.co.id – Tren pertumbuhan ekonomi Kota Palembang yang terus bergerak positif mulai memberikan dampak nyata terhadap meningkatnya minat investasi, khususnya di sektor ekonomi kreatif dan industri kuliner. Salah satu indikatornya adalah hadirnya Fine Today Coffee and Bistro yang resmi dibuka pada Sabtu (11/7/2026), sebagai bagian dari berkembangnya ekosistem usaha berbasis gaya hidup (lifestyle business) yang kini menjadi salah satu motor penggerak ekonomi perkotaan.
Pemerintah Kota Palembang menilai kehadiran investasi baru tersebut bukan sekadar menambah pilihan tempat makan dan bersantai, tetapi juga berpotensi menciptakan lapangan kerja, memperluas pasar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta menggerakkan rantai pasok ekonomi lokal mulai dari sektor pertanian, perikanan, hingga industri pengolahan makanan.
Kehadiran Investasi Baru Jadi Sinyal Positif Iklim Usaha
Staf Ahli Wali Kota Palembang Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Investasi, Dr. Riza Fahlevi, M.A., mengapresiasi hadirnya Fine Today Coffee and Bistro sebagai bentuk meningkatnya kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi Kota Palembang.
Menurutnya, semakin banyak pelaku usaha yang memilih berinvestasi menunjukkan iklim usaha di Palembang semakin kondusif.
“Semoga kehadiran usaha ini menjadi langkah awal yang penuh keberkahan, berkembang pesat, serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” ujar Riza.
Ia menegaskan, pemerintah memandang investasi di sektor kuliner memiliki efek berganda (multiplier effect) yang cukup besar terhadap perekonomian daerah.
Selain menciptakan lapangan pekerjaan baru, industri kuliner juga mendorong meningkatnya permintaan bahan baku lokal, memperluas pasar bagi UMKM, membuka peluang kolaborasi dengan komunitas kreatif, hingga memperkuat sektor jasa dan pariwisata.
“Kehadiran Fine Today Coffee and Bistro tidak hanya menambah pilihan destinasi kuliner bagi masyarakat, tetapi juga membuka peluang kerja, mendorong lahirnya wirausaha baru, serta memperkuat ekosistem UMKM dan industri kreatif di Kota Palembang,” katanya.
Pertumbuhan Ekonomi Palembang Melampaui Rata-rata Nasional
Optimisme pemerintah daerah didukung oleh capaian makroekonomi yang terus membaik.
Pada Triwulan I Tahun 2026, ekonomi Kota Palembang tumbuh 5,91 persen, sementara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 83,27. Angka tersebut menunjukkan kualitas sumber daya manusia Kota Palembang berada pada kategori tinggi sekaligus menjadi modal penting dalam menarik investasi baru.
Pertumbuhan tersebut juga berada di atas laju pertumbuhan ekonomi nasional pada beberapa periode sebelumnya yang berkisar di level lima persen, menunjukkan daya tahan ekonomi Palembang relatif kuat di tengah dinamika ekonomi global.
Menurut Riza, kondisi tersebut menjadi fondasi penting untuk menjaga keberlanjutan investasi sekaligus meningkatkan daya saing daerah.
“Alhamdulillah, perekonomian Kota Palembang terus menunjukkan tren yang positif. Pertumbuhan ekonomi ini menjadi modal penting untuk terus mendorong investasi, memperluas kesempatan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memperkuat kesejahteraan secara berkelanjutan,” jelasnya.
Industri Kuliner Jadi Pilar Ekonomi Kreatif
Sektor kuliner merupakan salah satu subsektor unggulan ekonomi kreatif nasional.
Data Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dalam berbagai publikasi menyebutkan bahwa subsektor kuliner selama beberapa tahun terakhir menjadi penyumbang terbesar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) ekonomi kreatif Indonesia, bersama subsektor fesyen dan kriya.
Pertumbuhan coffee shop dan bistro modern di berbagai kota besar juga mencerminkan perubahan perilaku masyarakat yang menjadikan tempat kuliner bukan hanya lokasi menikmati makanan dan minuman, tetapi juga ruang produktif untuk bekerja, belajar, hingga membangun jejaring bisnis.
Fenomena tersebut turut mendorong meningkatnya kebutuhan tenaga kerja di bidang pelayanan, barista, pemasaran digital, desain kreatif, hingga penyedia bahan baku lokal.
Pemerintah Perkuat Kemudahan Investasi
Riza memastikan Pemerintah Kota Palembang akan terus memperkuat berbagai kebijakan yang mendukung kemudahan berusaha dan percepatan investasi.
Langkah tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat dalam meningkatkan kemudahan berusaha melalui penyederhanaan perizinan berbasis risiko, digitalisasi layanan publik, serta penguatan investasi daerah sebagai bagian dari agenda pembangunan nasional.
“Pemerintah Kota Palembang berkomitmen menciptakan iklim investasi yang kondusif dan memberikan kemudahan bagi para pelaku usaha agar semakin banyak investasi yang tumbuh di Kota Palembang. Kami meyakini sinergi antara pemerintah dan dunia usaha menjadi fondasi yang kuat dalam mewujudkan Palembang sebagai kota yang maju, berdaya saing, dan sejahtera,” tegasnya.
Coffee Shop Kini Menjadi Ruang Kreatif Masyarakat
Selain memiliki nilai ekonomi, pemerintah berharap Fine Today Coffee and Bistro mampu berkembang menjadi ruang publik yang produktif.
Menurut Riza, coffee shop modern kini memiliki fungsi yang jauh lebih luas dibanding sekadar tempat makan dan minum.
Keberadaannya menjadi ruang bertemunya pelaku usaha, mahasiswa, komunitas kreatif, pekerja digital, hingga berbagai organisasi masyarakat dalam membangun kolaborasi, berdiskusi, maupun melahirkan inovasi baru.
“Berkolaborasi, melahirkan ide-ide kreatif, serta mempererat silaturahmi antarwarga. Semoga usaha ini senantiasa diberikan kelancaran, semakin maju, dan menjadi salah satu kebanggaan Kota Palembang,” pungkasnya. (Poerba)

















