Beranda Palembang PKKMB Fakultas Agama Islam UMP Sambut 93 Mahasiswa Baru dengan Target Prestasi

PKKMB Fakultas Agama Islam UMP Sambut 93 Mahasiswa Baru dengan Target Prestasi

5
0
Mahasiswa baru Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Palembang mengikuti rangkaian pengenalan kehidupan kampus pada 9-10 September 2026.(foto:Poerba/cimutnews)

PALEMBANG, cimutnews.co.idPKKMB Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Palembang digelar pada Rabu-Kamis, 9-10 September 2026, untuk menyambut 93 mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027. Kegiatan ini menjadi tahap awal bagi mahasiswa mengenal lingkungan akademik, pimpinan fakultas, serta organisasi kemahasiswaan.

Dekan Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Palembang, Dr. Purmansyah Ariadi, M.Hum., meminta mahasiswa baru tidak menjadikan perkuliahan semata-mata sebagai jalan memperoleh nilai akademik, tetapi juga sebagai ruang membangun prestasi, pengalaman organisasi, kreativitas, dan kontribusi sosial.

PKKMB FAI UMP Jadi Pintu Awal Kehidupan Kampus

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut dirancang untuk memberikan gambaran awal mengenai kehidupan mahasiswa di Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Palembang.

Salah satu agenda utama adalah pengenalan unsur pimpinan fakultas. Mahasiswa baru mendapatkan informasi mengenai struktur pengelolaan fakultas sekaligus pihak-pihak yang dapat menjadi rujukan ketika menghadapi persoalan akademik maupun membutuhkan konsultasi selama menjalani pendidikan.

Bagi mahasiswa yang baru memasuki perguruan tinggi, pemahaman tersebut bukan sekadar informasi administratif. Mengenal lingkungan akademik sejak awal membantu mahasiswa memahami jalur komunikasi dan layanan yang tersedia sehingga proses adaptasi tidak berhenti pada pengenalan ruang kuliah.

Dekan Tekankan Pentingnya Target Prestasi

Dalam sambutannya, Purmansyah Ariadi menyampaikan ucapan selamat datang kepada 93 mahasiswa baru yang kini menjadi bagian dari keluarga besar Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Palembang.

Ia menilai masa mahasiswa merupakan fase penting dalam perjalanan kehidupan. Karena itu, kesempatan menempuh pendidikan tinggi perlu dimanfaatkan untuk meningkatkan kapasitas diri, baik melalui kegiatan akademik maupun aktivitas di luar perkuliahan.

Pesan tersebut kemudian diarahkan pada pentingnya membangun target sejak awal. Mahasiswa didorong untuk tidak berhenti pada pencapaian nilai, tetapi berani mengejar prestasi dan menghasilkan karya yang membawa nama baik fakultas maupun universitas.

Baca juga  Kepemilikan Senjata Ilegal Palembang Terungkap, Dua Pria Diamankan Saat Patroli Dini Hari

Mahasiswa Didorong Aktif Mengikuti Kompetisi

Fakultas juga membuka perspektif bahwa prestasi mahasiswa dapat dibangun melalui berbagai bidang. Mahasiswa baru didorong untuk berani mengikuti kompetisi dan kegiatan pengembangan kemampuan sesuai minat masing-masing.

Bidang yang dapat menjadi ruang pengembangan antara lain:

  • karya ilmiah dan penelitian;
  • debat dan kemampuan komunikasi;
  • olahraga;
  • seni;
  • kewirausahaan;
  • organisasi kemahasiswaan;
  • kompetisi tingkat nasional dan internasional.

Dorongan tersebut menunjukkan bahwa pengalaman mahasiswa tidak hanya dibentuk melalui aktivitas akademik di ruang kuliah. Kompetisi dan kegiatan organisasi dapat menjadi ruang untuk melatih kemampuan berpikir, bekerja sama, berkomunikasi, sekaligus menghadapi tantangan secara langsung.

Organisasi Kemahasiswaan Jadi Ruang Pengembangan Soft Skill

Selain pengenalan pimpinan fakultas, PKKMB Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Palembang juga memperkenalkan organisasi kemahasiswaan tingkat fakultas.

Organisasi menjadi salah satu sarana mahasiswa untuk memperoleh pengalaman kepemimpinan dan membangun jejaring. Dari aktivitas tersebut, mahasiswa dapat mengembangkan kemampuan komunikasi, kerja sama tim, pengelolaan kegiatan, serta kepedulian terhadap lingkungan sosial.

Pengalaman semacam ini memiliki nilai penting ketika mahasiswa memasuki dunia profesional. Kemampuan akademik tetap menjadi fondasi, tetapi kemampuan berkomunikasi, bekerja dalam tim, mengambil keputusan, dan beradaptasi juga menentukan kesiapan seseorang menghadapi lingkungan kerja dan masyarakat.

Kampus Tidak Hanya Mengejar Nilai

Pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut memperlihatkan perubahan cara pandang terhadap keberhasilan mahasiswa. Indikator keberhasilan tidak hanya ditempatkan pada kemampuan menyelesaikan studi, tetapi juga pada karya, prestasi, kreativitas, pengalaman organisasi, dan kontribusi.

Bagi mahasiswa baru, pendekatan ini penting karena masa awal kuliah merupakan periode untuk membangun kebiasaan. Jika sejak semester pertama mahasiswa sudah memiliki target pengembangan diri, kesempatan mengikuti kompetisi, organisasi, maupun kegiatan akademik dapat direncanakan sebagai bagian dari perjalanan pendidikan.

Baca juga  Pelepasan Jemaah Haji PGRI Meriah, Namun Persiapan Jadi Sorotan

Nilai Islami dan Semangat Berkemajuan

PKKMB juga menjadi momentum untuk memperkenalkan nilai-nilai pendidikan di lingkungan perguruan tinggi Muhammadiyah. Mahasiswa tidak hanya diarahkan untuk menguasai kompetensi sesuai bidang keilmuan, tetapi juga membangun karakter Islami, integritas, kepedulian, dan semangat berkemajuan.

Kombinasi tersebut menjadi konteks penting bagi pendidikan di Fakultas Agama Islam. Kompetensi akademik diharapkan berjalan bersama pembentukan karakter sehingga lulusan tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga mampu menggunakan pengetahuan tersebut untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.

Tantangan Mahasiswa Bukan Berhenti di Bangku Kuliah

Secara lebih luas, orientasi tersebut relevan dengan tuntutan pendidikan tinggi yang semakin menekankan kemampuan mahasiswa untuk menghubungkan pengetahuan dengan persoalan nyata. Dunia profesional dan masyarakat membutuhkan lulusan yang mampu beradaptasi, bekerja sama, berkomunikasi, sekaligus menghasilkan solusi.

Karena itu, dua hari PKKMB tidak seharusnya dipandang sebagai kegiatan seremonial semata. Bagi 93 mahasiswa baru Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Palembang, kegiatan tersebut merupakan titik awal untuk memahami bahwa perjalanan menjadi sarjana juga mencakup pembangunan karakter, jejaring, pengalaman, dan rekam prestasi.

Target Sejak Awal Bisa Menentukan Arah Perjalanan

Ada satu hal penting dari pesan fakultas yang kerap luput dalam kegiatan pengenalan kampus: mahasiswa perlu memiliki target sebelum kesempatan datang. Kompetisi, organisasi, penelitian, dan kegiatan sosial akan lebih bermakna ketika mahasiswa telah mengetahui kemampuan apa yang ingin dibangun.

Dengan demikian, ukuran keberhasilan pendidikan tidak semata-mata terlihat ketika wisuda. Jejak prestasi, karya, pengalaman memimpin, serta kontribusi kepada lingkungan selama masa studi dapat menjadi bagian dari modal yang dibawa mahasiswa ketika memasuki dunia kerja dan pengabdian masyarakat.

93 Mahasiswa Baru Diharapkan Jadi Generasi Berkontribusi

Pada akhirnya, PKKMB Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Palembang menempatkan mahasiswa baru sebagai bagian dari perjalanan akademik sekaligus pembentukan karakter.

Baca juga  Palembang Dipercaya Jadi Tuan Rumah, Namun Manfaat Kejurnas Anggar Masih Dinanti

Sebanyak 93 mahasiswa yang memulai tahun akademik 2026/2027 diharapkan mampu berkembang menjadi generasi intelektual dengan keseimbangan antara kecerdasan akademik, kematangan karakter, keterampilan sosial, dan kepedulian terhadap persoalan masyarakat.

Pesan tersebut menjadi penting untuk dijaga sepanjang masa studi. Kampus menyediakan ruang untuk belajar dan berkembang, tetapi keputusan untuk aktif, produktif, mengejar prestasi, serta memberi kontribusi tetap berada pada mahasiswa.(Poerba)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here