Beranda Banyuasin Exit Tol Pangkalan Balai Dikebut, Namun Sejumlah Lahan Masih Jadi Tantangan

Exit Tol Pangkalan Balai Dikebut, Namun Sejumlah Lahan Masih Jadi Tantangan

7
0
Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuasin Erwin Ibrahim menghadiri rapat koordinasi percepatan penyelesaian hambatan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera di Palembang. (Foto: Poerba/CimutNews).

PALEMBANG, cimutnews.co.id – Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera di wilayah Sumatera Selatan kembali memasuki tahapan penting. Pemerintah bersama berbagai instansi menggelar rapat koordinasi untuk mempercepat penyelesaian ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan (AGHT) yang masih menghambat pembangunan sejumlah ruas strategis.

Namun di balik target percepatan tersebut, masih terdapat pekerjaan rumah yang belum sepenuhnya selesai. Persoalan pengadaan lahan di beberapa titik menjadi faktor yang menentukan apakah proyek dapat berjalan sesuai jadwal atau justru kembali mengalami penyesuaian.

Lalu, sejauh mana perkembangan pembangunan jalan tol yang selama ini diharapkan mampu mengurangi kemacetan di Jalur Lintas Timur (Jalintim) Kabupaten Banyuasin?

Rapat koordinasi yang berlangsung di Ballroom Novotel Palembang, Kamis (23/7/2026), dihadiri perwakilan kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, Badan Pertanahan Nasional (BPN), aparat penegak hukum, serta PT Hutama Karya (Persero). Dari Pemerintah Kabupaten Banyuasin hadir Sekretaris Daerah Ir. Erwin Ibrahim, ST., MM., MBA., IPU., ASEAN Eng., bersama sejumlah kepala perangkat daerah.

Agenda utama rapat membahas percepatan penyelesaian pengadaan tanah pada beberapa proyek Jalan Tol Trans Sumatera, meliputi Ruas Kayu Agung–Palembang–Betung, Ruas Pematang Panggang–Kayu Agung Seksi Akses Mataram Jaya, hingga Ruas Betung–Tempino–Jambi Seksi 4.

Dalam pemaparannya, PT Hutama Karya menyampaikan bahwa progres pembebasan lahan terus mengalami kemajuan. Meski demikian, masih terdapat sejumlah bidang tanah yang memerlukan penyelesaian administrasi, validasi data kepemilikan, musyawarah dengan pemilik lahan hingga mekanisme konsinyasi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Salah satu titik yang mendapat perhatian khusus ialah Exit Tol Pangkalan Balai di Kabupaten Banyuasin. Lokasi tersebut dinilai memiliki posisi strategis karena akan menjadi pintu utama menuju ibu kota Kabupaten Banyuasin sekaligus simpul aktivitas masyarakat dan distribusi barang.

Baca juga  Patroli Terintegrasi Sat Samapta Polres Banyuasin Jaga Keamanan Malam Hari, Cegah Premanisme dan Kejahatan Jalanan

Selain exit tol, beberapa pembangunan overpass di wilayah Banyuasin juga disebut masih menunggu penyelesaian pembebasan lahan sebelum pekerjaan konstruksi dapat dilanjutkan.

Pemerintah Kabupaten Banyuasin menyatakan komitmennya mendukung percepatan penyelesaian berbagai kendala tersebut agar pembangunan dapat berjalan sesuai target.

Pemerintah berharap keberadaan jalan tol nantinya mampu mengalihkan kendaraan berat dan angkutan jarak jauh dari Jalur Lintas Timur menuju ruas tol sehingga kepadatan lalu lintas di jalur nasional dapat berkurang.

Kemacetan di ruas Palembang–Betung hingga kini masih menjadi keluhan yang kerap disampaikan para pengguna jalan, terutama pada jam-jam sibuk maupun saat terjadi antrean kendaraan angkutan barang.

Jalur tersebut merupakan salah satu koridor logistik utama di Sumatera Selatan yang setiap hari dilalui kendaraan besar dari berbagai daerah. Kondisi ini membuat kelancaran pembangunan jalan tol menjadi perhatian masyarakat maupun pelaku usaha.

Di sisi lain, penyelesaian pengadaan lahan memang kerap menjadi tahapan yang membutuhkan waktu lebih panjang dibanding proses konstruksi fisik. Perbedaan administrasi kepemilikan tanah, proses validasi dokumen, hingga musyawarah dengan pemilik lahan menjadi tantangan yang hampir selalu muncul pada proyek infrastruktur berskala besar.

Berdasarkan pembahasan dalam rapat, sejumlah bidang masih berada pada tahap penyelesaian administrasi. Belum ada penjelasan rinci mengenai target waktu penyelesaian seluruh bidang tanah yang masih berproses di titik-titik tersebut. (Poerba)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here