Beranda Penukal Abab Lematang Ilir Fakta di Lapangan: Semangat Lansia Tinggi, Namun Dukungan Program Dinilai Masih Perlu...

Fakta di Lapangan: Semangat Lansia Tinggi, Namun Dukungan Program Dinilai Masih Perlu Diperkuat

4
0
Wakil Ketua DPRD Kabupaten PALI Firdaus Hasbullah bersama para anggota LLI mengikuti senam pagi dalam kegiatan Sunday Morning di Gelora November Komperta Pendopo, Minggu (5/7/2026). (Foto: Edi/CimutNews)

PALI, cimutnews.co.id — Semangat puluhan lanjut usia (lansia) memenuhi kawasan Gelora November Komperta Pendopo, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Minggu (5/7/2026). Mereka mengikuti kegiatan Sunday Morning (Sanmor) yang digelar Lembaga Lanjut Usia (LLI) Kabupaten PALI dengan penuh antusias.

Di tengah suasana penuh keakraban itu, hadir Wakil Ketua DPRD Kabupaten PALI, Firdaus Hasbullah, S.H., M.H., bersama sang istri. Keduanya mengikuti senam bersama sekaligus berdialog langsung dengan para lansia yang selama ini aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan olahraga.

Namun, di balik semangat kebersamaan yang tampak pada kegiatan tersebut, muncul harapan yang lebih besar dari sekadar olahraga rutin. Hal ini menimbulkan pertanyaan, sejauh mana perhatian terhadap kesejahteraan lansia benar-benar dapat diwujudkan melalui kebijakan yang berkelanjutan?

Firdaus Hasbullah menyampaikan apresiasinya terhadap semangat para lansia yang tetap menjaga kesehatan dan produktivitas di usia senja.

Menurutnya, usia bukan menjadi penghalang untuk tetap aktif menjalani kehidupan.

“Melihat semangat bapak dan ibu sekalian pagi ini, kami yang muda merasa tertampar sekaligus termotivasi. Usia senja bukanlah alasan untuk berhenti. Semangat untuk tetap sehat, mandiri, dan bahagia harus terus menyala agar menjadi teladan bagi anak cucu,” ujar Firdaus.

Sementara itu, sang istri mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan mental melalui aktivitas sosial, silaturahmi, dan kebersamaan dalam komunitas.

Menurutnya, interaksi sosial yang baik menjadi salah satu faktor penting agar lansia tetap memiliki semangat hidup dan tidak merasa terisolasi.

Harapan Besar di Balik Pertemuan

Momentum tersebut tidak hanya menjadi ajang olahraga bersama.

Pengurus LLI Kabupaten PALI memanfaatkan kesempatan itu untuk menyampaikan berbagai aspirasi yang selama ini menjadi perhatian para lansia.

Mulai dari peningkatan layanan kesehatan, penyediaan ruang publik yang ramah lansia, dukungan terhadap kegiatan keagamaan, hingga keberlangsungan aktivitas olahraga rutin menjadi beberapa kebutuhan yang disampaikan.

Baca juga  Tabrak Lari di PALI, Pelajar SMP Tewas Ditabrak Diduga Truk Trailer Kayu di Talang Ubi

Bahkan, dalam dialog tersebut, LLI Kabupaten PALI berharap Firdaus Hasbullah bersedia menjadi Pembina organisasi tersebut agar aspirasi para lansia memiliki ruang yang lebih kuat untuk diperjuangkan.

Menanggapi permintaan tersebut, Firdaus menyatakan kesiapannya untuk terus mengawal kebijakan yang berpihak kepada kelompok lanjut usia melalui fungsi legislatif.

“Insya Allah, amanah dan harapan dari orang-orang tua kami di LLI ini akan saya jaga. Kita akan memperjuangkan program pemberdayaan lansia agar bapak dan ibu tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga tetap produktif, berdaya, dan bahagia menjalani masa tua,” katanya

Meski berbagai kegiatan komunitas lansia di PALI terus berjalan, tantangan yang dihadapi kelompok lanjut usia masih cukup beragam.

Berdasarkan temuan di lapangan, aktivitas seperti senam rutin memang menjadi ruang penting bagi para lansia untuk menjaga kebugaran sekaligus memperluas interaksi sosial. Akan tetapi, hingga kini, belum semua wilayah memiliki fasilitas publik yang benar-benar ramah bagi kelompok usia lanjut.

Sejumlah warga yang ditemui di sekitar lokasi kegiatan mengaku keberadaan komunitas seperti LLI sangat membantu menjaga semangat para lansia.

Namun mereka berharap dukungan pemerintah tidak berhenti pada kegiatan seremonial, melainkan diwujudkan melalui program yang menyentuh kebutuhan sehari-hari, seperti kemudahan akses layanan kesehatan, pemeriksaan berkala, hingga ruang terbuka yang aman dan nyaman untuk beraktivitas.

Di sisi lain, meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah daerah dalam menyiapkan kebijakan yang lebih adaptif.

Tidak hanya berkaitan dengan kesehatan, tetapi juga pemberdayaan sosial agar lansia tetap memiliki ruang berkontribusi di tengah masyarakat.

Menjadi Pekerjaan Rumah Bersama

Kegiatan Sanmor di Gelora November Komperta Pendopo memperlihatkan bahwa semangat hidup para lansia di Kabupaten PALI masih sangat tinggi.

Baca juga  Pemkab PALI Salurkan Bantuan untuk Santri Ponpes Al-Razi, Wujud Kepedulian terhadap Pendidikan dan Perlindungan Anak

Mereka tidak hanya ingin hidup sehat, tetapi juga tetap merasa dihargai, didengar, dan dilibatkan dalam kehidupan sosial.

Kehadiran pimpinan DPRD dalam kegiatan tersebut menjadi sinyal positif bahwa aspirasi lansia mulai mendapat perhatian.

Meski demikian, belum ada penjelasan rinci mengenai langkah konkret maupun program lanjutan yang akan diwujudkan untuk menjawab berbagai kebutuhan yang disampaikan dalam dialog tersebut.

Hingga kini, perhatian terhadap kesejahteraan lansia masih menjadi pekerjaan rumah bersama. Apakah komitmen yang disampaikan dalam pertemuan itu akan benar-benar bermuara pada kebijakan yang dapat dirasakan para lansia di seluruh Kabupaten PALI, atau masih menyisakan tantangan yang harus terus diperjuangkan? (Edi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here