Beranda Penukal Abab Lematang Ilir Survei Seismik 3D Peony Dimulai, Warga PALI Pertanyakan Peluang Kerja

Survei Seismik 3D Peony Dimulai, Warga PALI Pertanyakan Peluang Kerja

6
0
Pemerintah Desa Suka Damai bersama PT BGP menggelar sosialisasi Survei Seismik 3D Peony di Balai Desa Suka Damai, Kabupaten PALI, Jumat (3/7/2026). (Foto:Edi/cimutnews)

PALI, cimutnews.co.id — Rencana pelaksanaan Survei Seismik 3D Peony di Desa Suka Damai, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten PALI, mulai memasuki tahap sosialisasi. Pemerintah desa bersama PT BGP menggelar pertemuan dengan masyarakat di Balai Desa Suka Damai, Jumat (3/7/2026), sebagai langkah awal sebelum aktivitas pemetaan bawah permukaan bumi dilakukan.

Kegiatan tersebut mendapat perhatian luas dari warga. Selain ingin mengetahui teknis pekerjaan yang akan dilakukan, masyarakat juga berharap proyek sektor energi tersebut tidak hanya berjalan lancar, tetapi mampu memberikan manfaat yang benar-benar dirasakan oleh warga sekitar.

Namun, muncul pertanyaan yang juga menjadi perhatian masyarakat: sejauh mana peluang kerja bagi warga lokal dan bagaimana pelaksanaan proyek nantinya tetap menjaga lingkungan serta hak-hak masyarakat?

Kepala Desa Suka Damai, Rianto, dalam sambutannya meminta masyarakat mengikuti seluruh pemaparan secara saksama agar tidak terjadi kesalahpahaman selama pelaksanaan survei berlangsung.

Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Desa mendukung penuh pelaksanaan Survei Seismik 3D Peony karena dinilai menjadi bagian dari upaya mendukung sektor energi nasional. Meski demikian, ia mengingatkan agar perusahaan terus membangun komunikasi yang terbuka dengan masyarakat.

Selain itu, Rianto berharap setiap tahapan pekerjaan tetap memperhatikan aspek kelestarian lingkungan, keselamatan masyarakat, serta pemenuhan hak-hak warga sesuai ketentuan yang berlaku.

Sosialisasi tersebut turut dihadiri Asisten III Setda Kabupaten PALI Maryono, perwakilan Kejaksaan Negeri Kabupaten PALI Mariska, perwakilan Pemerintah Kecamatan Tanah Abang, Security Officer Yuda, serta jajaran PT BGP yang dipimpin Barus bersama tim Hubungan Masyarakat perusahaan.

Dalam pemaparannya, Barus menjelaskan bahwa Survei Seismik 3D Peony merupakan proses pemetaan struktur bawah permukaan bumi yang bertujuan memperoleh data geologi untuk mendukung kegiatan eksplorasi migas. Ia juga menjelaskan tahapan pekerjaan, pola mobilisasi tim, hingga langkah-langkah mitigasi terhadap potensi dampak yang mungkin muncul selama kegiatan berlangsung.

Baca juga  Bupati PALI Asgianto Terima Gelar Adat “Mak Raje Negeri Kebon Undang” pada Hari Jadi Kecamatan Tanah Abang

Tim Humas PT BGP kemudian membuka sesi dialog interaktif. Berbagai pertanyaan dari masyarakat dijawab secara langsung, mulai dari mekanisme pelaksanaan survei, kompensasi apabila terdapat dampak terhadap lahan atau tanaman warga, hingga prosedur keselamatan kerja selama aktivitas berlangsung.

Perhatian terbesar masyarakat justru lebih banyak tertuju pada manfaat ekonomi yang dapat dirasakan secara langsung.

Sejumlah warga yang mengikuti sosialisasi mengaku berharap perusahaan memberikan kesempatan kerja bagi tenaga lokal selama proyek berlangsung. Harapan tersebut dinilai penting mengingat setiap proyek investasi yang masuk ke daerah umumnya membawa ekspektasi terhadap peningkatan pendapatan masyarakat sekitar.

Di sisi lain, warga juga berharap komunikasi antara perusahaan, pemerintah desa, dan masyarakat tetap terbuka apabila nantinya ditemukan kendala di lapangan. Menurut mereka, penyampaian informasi secara berkala akan membantu mencegah munculnya kesalahpahaman selama proses pekerjaan berlangsung.

Kehadiran Pemerintah Kabupaten PALI melalui Asisten III Maryono menunjukkan adanya dukungan terhadap proyek yang berkaitan dengan sektor energi nasional. Pemerintah daerah berharap kegiatan tersebut dapat berjalan sesuai rencana sekaligus memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah.

Sementara itu, kehadiran Kejaksaan Negeri Kabupaten PALI dalam sosialisasi merupakan bagian dari pendampingan hukum agar seluruh tahapan kegiatan dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dari sisi pembangunan daerah, proyek-proyek eksplorasi energi memang kerap membawa harapan terhadap tumbuhnya aktivitas ekonomi baru. Namun manfaat tersebut umumnya sangat bergantung pada sejauh mana perusahaan mampu melibatkan masyarakat lokal, menjaga komunikasi yang baik, serta mengelola potensi dampak sosial maupun lingkungan secara terbuka.

Hingga kini, belum semua harapan masyarakat dapat dijawab secara rinci karena pelaksanaan survei baru memasuki tahap sosialisasi. Sejumlah mekanisme teknis, termasuk keterlibatan tenaga kerja lokal maupun pelaksanaan di lapangan, akan bergantung pada tahapan pekerjaan berikutnya.

Baca juga  HPN 2026, PWI PALI Nobatkan Firdaus Hasbullah sebagai Legislator Paling Komunikatif

Ke depan, konsistensi komunikasi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat diperkirakan menjadi salah satu faktor penting yang akan menentukan keberhasilan pelaksanaan Survei Seismik 3D Peony di Kabupaten PALI. Apakah proyek ini nantinya benar-benar mampu menghadirkan manfaat yang dirasakan masyarakat sekitar, atau masih menyisakan sejumlah pertanyaan, akan terlihat seiring berjalannya proses di lapangan. (Edi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here