
PALI, cimutnews.co.id – Ketua DPRD Kabupaten Seluma, April Yones, resmi dipercaya memimpin Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Bengkulu. Amanah tersebut langsung direspons dengan komitmen memperkuat konsolidasi partai secara menyeluruh hingga ke tingkat Dewan Pimpinan Cabang (DPC), sebagai langkah strategis menghadapi dinamika politik menuju Pemilihan Legislatif (Pileg) 2029.
April Yones menegaskan bahwa penguatan struktur organisasi menjadi prioritas utama setelah dirinya menerima mandat kepemimpinan di tingkat provinsi. Konsolidasi, menurut dia, bukan sekadar agenda internal, melainkan fondasi penting untuk memastikan seluruh elemen partai bergerak dalam arah yang sama dan memiliki soliditas yang kuat di setiap tingkatan kepengurusan.
“Konsolidasi partai akan kita bangun mulai dari tingkat DPW hingga ke DPC. Ini penting untuk memastikan seluruh mesin partai bergerak searah dan solid,” ujar April Yones dalam keterangan resminya.
Langkah konsolidasi tersebut sejalan dengan kebutuhan partai politik di tingkat daerah yang menghadapi tantangan kompetisi elektoral semakin dinamis. Secara nasional, penguatan struktur, kaderisasi, serta konsolidasi organisasi menjadi strategi umum partai politik dalam meningkatkan elektabilitas dan daya saing menjelang kontestasi legislatif berikutnya. Dalam konteks itu, kepemimpinan baru di DPW PPP Bengkulu diharapkan mampu menghadirkan energi organisasi yang lebih terarah dan terukur.
Dari sisi capaian elektoral, April Yones secara terbuka menyampaikan target peningkatan kursi DPRD Provinsi Bengkulu pada Pileg 2029. Jika pada Pileg 2024 PPP hanya memperoleh satu kursi di tingkat provinsi, maka pada kontestasi mendatang partai tersebut menargetkan mampu meraih empat kursi sebagai bentuk kebangkitan politik di wilayah Bengkulu.
“Target kita jelas. Tahun 2029 PPP Bengkulu harus bangkit. Dari satu kursi di DPRD Provinsi, kita upayakan bisa meraih empat kursi,” katanya menegaskan.
Selain target di tingkat provinsi, perhatian juga diarahkan pada peningkatan representasi politik di DPRD kabupaten dan kota. Saat ini, PPP di Provinsi Bengkulu tercatat memiliki total 17 kursi DPRD kabupaten/kota. Jumlah tersebut dipandang sebagai modal awal yang perlu diperkuat melalui kerja organisasi, konsolidasi kader, serta strategi pemenangan yang lebih sistematis menjelang Pileg mendatang.
Upaya peningkatan kursi legislatif, lanjut April Yones, tidak hanya bertumpu pada aspek elektoral semata, tetapi juga penguatan komunikasi politik dengan masyarakat. Partai, menurut dia, harus mampu menghadirkan program yang relevan dengan kebutuhan publik, menjaga kepercayaan konstituen, serta membangun citra politik yang responsif terhadap persoalan daerah.
Dalam kerangka itu, konsolidasi internal disebut akan diiringi dengan pembenahan struktur, peningkatan kapasitas kader, serta penguatan koordinasi lintas tingkatan kepengurusan. Pendekatan tersebut diharapkan dapat menciptakan mesin partai yang bekerja efektif, terukur, dan berorientasi pada pelayanan politik kepada masyarakat.
Sejumlah pengamat politik daerah menilai bahwa konsolidasi menyeluruh menjadi faktor penting dalam menentukan keberhasilan partai di tingkat lokal. Tanpa struktur yang solid dan komunikasi organisasi yang berjalan baik, target peningkatan kursi legislatif dinilai sulit tercapai. Karena itu, kepemimpinan DPW yang mampu merangkul seluruh unsur partai menjadi kunci dalam menjaga stabilitas internal sekaligus meningkatkan daya saing eksternal.
Meski demikian, dinamika politik menjelang 2029 diperkirakan tetap menghadirkan tantangan, baik dari sisi kompetisi antarpartai maupun perubahan preferensi pemilih. Situasi tersebut menuntut kesiapan organisasi, strategi kampanye yang adaptif, serta kader yang memiliki kedekatan dengan masyarakat di daerah pemilihan masing-masing.
April Yones menyatakan pihaknya akan terus membuka ruang komunikasi dengan berbagai pihak, termasuk kader, simpatisan, dan masyarakat luas. Pendekatan partisipatif dianggap penting agar proses konsolidasi tidak hanya bersifat struktural, tetapi juga menyentuh basis dukungan di tingkat akar rumput.
Ia juga mengimbau seluruh jajaran pengurus dan kader PPP di Bengkulu untuk menjaga soliditas serta mengedepankan kerja kolektif dalam membesarkan partai. Menurutnya, keberhasilan politik tidak dapat dicapai secara individual, melainkan melalui kerja bersama yang terorganisir dan berkesinambungan.
“Kita ingin membangun semangat kebersamaan. Dengan kerja kolektif dan soliditas yang kuat, insyaallah target politik ke depan bisa kita capai bersama,” ujarnya.
Ke depan, DPW PPP Bengkulu berkomitmen menjalankan agenda konsolidasi secara bertahap dan terukur, sekaligus memastikan seluruh proses berjalan sesuai mekanisme organisasi serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan praktik politik yang sehat, demokratis, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Dengan kepemimpinan baru di tingkat provinsi, arah perjuangan PPP Bengkulu kini memasuki fase penguatan organisasi dan persiapan jangka panjang menuju Pileg 2029. Keberhasilan target yang dicanangkan tentu akan sangat bergantung pada konsistensi kerja politik, soliditas kader, serta kepercayaan publik yang terus dijaga. (Edi)

















