Beranda Palembang Kolaborasi Pemkot Palembang dan Komunitas Otomotif, Drag Race Resmi Disiapkan untuk Tekan...

Kolaborasi Pemkot Palembang dan Komunitas Otomotif, Drag Race Resmi Disiapkan untuk Tekan Balap Liar

58
0
Pengurus Honda Brio Community (HBC) Chapter Palembang bersama Koordinator Wilayah Sumatera saat melakukan audiensi dengan Sekretaris Daerah Kota Palembang guna membahas kolaborasi penanganan balap liar dan rencana penyelenggaraan drag race resmi. (Foto: Poerba/cimutnews.co.id)

Palembang, cimutnews.co.id – Upaya menekan maraknya aksi balap liar di Kota Palembang terus diperkuat melalui pendekatan kolaboratif. Kali ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang menggandeng komunitas otomotif Honda Brio Community (HBC) Chapter Palembang untuk menghadirkan solusi konkret berupa kegiatan sosial kemasyarakatan serta rencana penyelenggaraan drag race resmi sebagai wadah penyaluran hobi anak muda yang lebih aman, terarah, dan bertanggung jawab.

Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi antara jajaran pengurus HBC Chapter Palembang bersama Koordinator Wilayah Sumatera dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang. Pertemuan ini menjadi langkah awal membangun sinergi antara pemerintah daerah dan komunitas otomotif guna menciptakan ketertiban, keselamatan, serta budaya berlalu lintas yang lebih baik di wilayah perkotaan.

Dalam audiensi tersebut, Sekda Kota Palembang menyampaikan bahwa Pemkot Palembang pada prinsipnya terbuka dan mendukung penuh berbagai inisiatif komunitas yang memiliki dampak positif bagi masyarakat. Menurutnya, program yang diusulkan HBC sejalan dengan visi dan misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palembang, Ratu Dewa–Prima Salam, khususnya dalam menciptakan kota yang tertib, aman, dan ramah bagi generasi muda.

“Kami menyambut baik peran komunitas otomotif yang tidak hanya menyalurkan hobi, tetapi juga membawa nilai edukasi dan kepedulian sosial. Kolaborasi seperti ini perlu dijaga keberlanjutannya agar benar-benar memberi dampak nyata bagi keamanan dan ketertiban Kota Palembang,” ujar Sekda dalam pertemuan tersebut.

Ia menilai, pendekatan pembinaan melalui komunitas jauh lebih efektif dibandingkan semata-mata mengedepankan penindakan hukum. Dengan melibatkan komunitas dan generasi muda secara langsung, pemerintah dapat membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas sekaligus mengurangi potensi pelanggaran di jalan raya.

Sementara itu, Ketua HBC Chapter Palembang, Asenja Nasril, menjelaskan bahwa audiensi ini menjadi momentum perkenalan resmi komunitas kepada Pemkot Palembang. Dalam kesempatan tersebut, HBC memaparkan struktur organisasi, visi komunitas, serta program kerja jangka pendek dan menengah yang berfokus pada kegiatan otomotif yang positif dan berorientasi keselamatan.

Baca juga  Program MBG Dorong Kepastian Pasar Petani, Ekonomi Desa Ikut Bergerak

Salah satu agenda utama yang disampaikan adalah rencana penyelenggaraan drag race resmi dalam rangka memperingati hari jadi HBC Chapter Palembang yang ke-6. Kegiatan ini dirancang sebagai ajang kompetisi legal dengan standar keselamatan yang memadai, sekaligus menjadi sarana edukasi bagi para pecinta otomotif.

“Kami terpanggil melihat masih tingginya praktik balap liar di Palembang. Bahkan, baru-baru ini terjadi kecelakaan fatal di depan RS Mohammad Hoesin. Ini menjadi peringatan keras bahwa diperlukan solusi konkret, bukan hanya larangan,” ungkap Asenja.

Menurutnya, penyediaan wadah kompetisi resmi merupakan langkah strategis untuk mengalihkan aktivitas balap dari jalan umum ke lintasan yang aman dan terkontrol. Dengan demikian, risiko kecelakaan yang membahayakan pengendara maupun pengguna jalan lainnya dapat ditekan secara signifikan.

Asenja menambahkan, minat anak muda Palembang terhadap dunia otomotif, khususnya Honda Brio, terbilang sangat besar. Secara nasional, jumlah penggemar dan pengguna Honda Brio mencapai ratusan ribu orang, termasuk di Sumatera Selatan. Potensi ini, kata dia, perlu diarahkan ke kegiatan yang produktif dan berprestasi.

“Kami ingin potensi besar ini tidak salah arah. Melalui event resmi, anak-anak muda bisa menyalurkan hobi, meningkatkan skill, sekaligus belajar disiplin dan keselamatan. Harapannya, tidak ada lagi tragedi di jalan raya akibat balap liar,” tegasnya.

Saat ini, HBC Chapter Palembang tercatat memiliki sekitar 120 anggota aktif. Para anggota rutin terlibat dalam berbagai kegiatan, mulai dari touring tertib lalu lintas, edukasi keselamatan berkendara, kegiatan sosial, hingga event otomotif berskala lokal. Ke depan, HBC juga membuka ruang kolaborasi dengan komunitas lain dan instansi terkait guna memperluas dampak positif yang dihasilkan.

Rangkaian peringatan hari jadi HBC Chapter Palembang ke-6 direncanakan berlangsung selama dua hari. Agenda teknis perlombaan drag race dijadwalkan pada Jumat, 6 Februari, sementara kegiatan seremonial, evaluasi, serta penyerahan hadiah akan digelar pada Sabtu, 7 Februari.

Baca juga  Satpol PP Sumsel Sita Ratusan Botol Miras

Melalui kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah dan komunitas otomotif ini, Pemkot Palembang berharap upaya penertiban balap liar dapat dilakukan secara lebih humanis dan berkelanjutan. Selain menekan angka pelanggaran dan kecelakaan, langkah ini juga diharapkan mampu membentuk budaya berlalu lintas yang disiplin serta membuka ruang pembinaan bakat otomotif yang sehat dan produktif bagi generasi muda Kota Palembang. (Poerba)