Beranda OKI Mandira Pembinaan SD Teluk Gelam Jadi Langkah Dinas Pendidikan OKI Perkuat Transparansi Dana...

Pembinaan SD Teluk Gelam Jadi Langkah Dinas Pendidikan OKI Perkuat Transparansi Dana BOS

9
0
Kepala Dinas Pendidikan OKI Muhammad Refly memberikan pembinaan kepada kepala sekolah SD di Kecamatan Teluk Gelam di SDN 3 Mulyaguna. (foto:Asep/cimutnews.co.id)

OGAN KOMERING ILIR, cimutnews.co.id – Dinas Pendidikan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, memperkuat pengawasan dan tata kelola pendidikan dasar melalui kegiatan pembinaan langsung ke sekolah-sekolah dasar di Kecamatan Teluk Gelam. Kegiatan tersebut dipusatkan di SDN 3 Mulyaguna pada 28 April 2026 dan diikuti oleh 18 kepala sekolah dasar se-Kecamatan Teluk Gelam.

Pembinaan dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan OKI, Muhammad Refly, S.Sos., M.M., sebagai bagian dari agenda peningkatan kualitas manajemen sekolah, khususnya dalam pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan penguatan akuntabilitas pendidikan dasar di daerah.

Tata Kelola Sekolah dan Penggunaan Dana BOS

Kegiatan pembinaan turut dihadiri Pengawas Pendamping SD Kecamatan Teluk Gelam, Muchlis, S.Pd., M.Si., serta Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Teluk Gelam, Masdalena, S.Pd., M.Si. Kehadiran unsur pengawas dan K3S dinilai penting untuk memastikan implementasi kebijakan berjalan hingga tingkat sekolah.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan OKI, Ahmad, S.Pd., M.Pd., juga memberikan bimbingan teknis kepada para kepala sekolah terkait mekanisme pengelolaan dana BOS sesuai petunjuk teknis terbaru.

“Melalui pembinaan ini, kami berharap kepala sekolah dapat melaksanakan penggunaan dana BOS sesuai dengan petunjuk teknis yang berlaku,” ujar Ahmad.

Kepala Sekolah Sambut Positif Pembinaan

Kepala SDN 1 Benawa, Wesi Maryadi, menyampaikan apresiasi atas kunjungan langsung Kepala Dinas Pendidikan OKI ke sekolah-sekolah dasar di Teluk Gelam.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kepala Dinas Pendidikan OKI yang telah melakukan pembinaan di seluruh SD di Kecamatan Teluk Gelam,” kata Wesi kepada media ini.

Menurutnya, pembinaan langsung dari dinas memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada kepala sekolah terkait tata kelola administrasi dan pelaksanaan program pendidikan di tingkat dasar.

Baca juga  Mudahkan Warga Berobat, Pemkab OKI Segera Integrasikan Pelayanan Kesehatan Primer

Pengawasan Dana BOS Jadi Sorotan Nasional

Pengelolaan dana BOS dalam beberapa tahun terakhir menjadi perhatian pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Dana yang dialokasikan untuk mendukung operasional sekolah tersebut dituntut dikelola secara transparan, efektif, dan tepat sasaran.

Di berbagai daerah, persoalan administrasi hingga lemahnya pemahaman teknis kerap menjadi kendala dalam pengelolaan BOS. Karena itu, pola pembinaan langsung seperti yang dilakukan Dinas Pendidikan OKI dinilai penting untuk meminimalkan potensi kesalahan administrasi maupun penyimpangan penggunaan anggaran.

Bimbingan Teknis Jadi Langkah Pencegahan

Dalam pembinaan tersebut, para kepala sekolah diberikan pemahaman mengenai:

  • penyusunan laporan penggunaan dana BOS,
  • prioritas belanja sekolah,
  • transparansi administrasi,
  • hingga kepatuhan terhadap regulasi pendidikan.

Pendekatan preventif melalui pembinaan dianggap lebih efektif dibandingkan hanya melakukan evaluasi setelah masalah muncul. Dengan pendampingan rutin, sekolah memiliki ruang konsultasi untuk memahami aturan yang terus diperbarui pemerintah.

Mutu Pendidikan Tak Hanya Soal Infrastruktur

Selain pengelolaan anggaran, pembinaan juga menyoroti pentingnya kualitas tata kelola sekolah sebagai faktor penentu mutu pendidikan dasar.

Dalam konteks pendidikan daerah, peningkatan kualitas belajar mengajar tidak hanya bergantung pada pembangunan fisik sekolah, tetapi juga pada kemampuan manajemen sekolah dalam mengelola sumber daya secara efisien dan akuntabel.

Kepala Sekolah Kini Dituntut Kuasai Manajemen Modern

Peran kepala sekolah saat ini tidak lagi sebatas pemimpin akademik, tetapi juga manajer institusi pendidikan. Mereka dituntut memahami administrasi keuangan, tata kelola program, hingga pelaporan berbasis regulasi yang semakin kompleks.

Karena itu, pembinaan seperti di Teluk Gelam menunjukkan adanya pergeseran pendekatan pemerintah daerah dalam membangun kualitas pendidikan. Fokusnya tidak hanya pada capaian akademik siswa, tetapi juga penguatan sistem pengelolaan sekolah dari dalam.

Baca juga  MAN IC Ogan Komering Ilir Ukir Prestasi Nasional, Raih 393 Prestasi Terkurasi Puspresnas 2025

Dalam jangka panjang, langkah ini dapat membantu menciptakan budaya transparansi di lingkungan pendidikan dasar. Ketika tata kelola sekolah membaik, maka efektivitas penggunaan anggaran pendidikan juga berpotensi meningkat.

Pembinaan Langsung Dinilai Lebih Efektif Dibanding Instruksi Administratif

Salah satu hal yang menonjol dari kegiatan ini adalah pendekatan langsung oleh pimpinan dinas ke sekolah-sekolah. Di banyak daerah, pembinaan pendidikan sering kali hanya dilakukan melalui surat edaran atau rapat formal di kantor pemerintahan.

Namun pendekatan tatap muka di lingkungan sekolah dinilai lebih efektif karena kepala sekolah dapat berdiskusi langsung mengenai persoalan teknis yang mereka hadapi sehari-hari. Model seperti ini juga memperkuat hubungan koordinasi antara sekolah dan dinas pendidikan.

Diharapkan Tingkatkan Kepercayaan Publik terhadap Sekolah

Dinas Pendidikan OKI berharap kegiatan pembinaan rutin mampu meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan dasar sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan sekolah negeri.

Penguatan tata kelola pendidikan dinilai menjadi fondasi penting untuk menciptakan sistem pendidikan yang sehat, transparan, dan berorientasi pada peningkatan mutu siswa.

Selain itu, pembinaan berkala juga diharapkan dapat membantu sekolah menghadapi tantangan administrasi pendidikan yang terus berkembang, terutama terkait digitalisasi pelaporan dan pengawasan anggaran.

Ke depan, model pembinaan serupa diperkirakan akan terus diperluas ke kecamatan lain di Kabupaten OKI guna memastikan standar tata kelola pendidikan berjalan lebih merata. (Asep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here