Beranda Nusantara Pemprov Jabar Siapkan Layanan Transportasi Optimal untuk Arus Mudik dan Balik Lebaran...

Pemprov Jabar Siapkan Layanan Transportasi Optimal untuk Arus Mudik dan Balik Lebaran 1447 H

41
0
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, menyampaikan kesiapan Pemprov Jabar dalam mengoptimalkan layanan transportasi untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 1447 Hijriah.(Foto: Ujang/cimutnews.co.id)

Bandung, cimutnews.co.id – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) memastikan akan memaksimalkan layanan transportasi guna mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah. Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, yang menegaskan bahwa pemerintah daerah akan bekerja maksimal agar mobilitas masyarakat selama momentum Lebaran berjalan aman, tertib, dan nyaman.

Menurut Herman, Pemprov Jabar di bawah kepemimpinan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya pada momen mudik Lebaran yang setiap tahun diwarnai lonjakan mobilitas masyarakat dalam jumlah besar.

“Komitmen Pak Gubernur Dedi Mulyadi dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat adalah berupaya sekeras-kerasnya agar layanan transportasi di Jawa Barat optimal, khususnya pada saat mudik dan balik Lebaran 1447 Hijriah,” ujar Herman Suryatman dalam keterangan tertulis melalui akun media sosialnya, Rabu (4/3/2026).

Jawa Barat Jadi Jalur Utama Pergerakan Pemudik

Jawa Barat diketahui menjadi salah satu wilayah dengan volume pemudik terbesar di Indonesia, baik sebagai daerah asal maupun tujuan perjalanan mudik. Hal ini tidak terlepas dari posisi strategis Jawa Barat sebagai jalur penghubung utama antara wilayah Jakarta, Jawa Tengah, dan berbagai daerah di Pulau Jawa.

Pergerakan pemudik diperkirakan akan terjadi melalui sejumlah jalur utama, seperti Tol Trans Jawa, jalur arteri Pantura, jalur selatan Jawa Barat, serta kawasan wisata seperti Puncak, Bandung Raya, dan Ciwidey.

Beberapa titik rawan kemacetan yang menjadi perhatian pemerintah antara lain Gerbang Tol Cikampek Utama, Tol Cipularang, jalur Nagreg, kawasan Limbangan Garut, serta jalur Pantura di wilayah Subang dan Indramayu. Selain itu, lonjakan penumpang juga diprediksi terjadi di berbagai fasilitas transportasi seperti terminal, stasiun, dan bandara.

Baca juga  Bupati Blitar Menghadiri Peringatan HKN ke-61, Mengajak Masyarakat Wujudkan “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat”

Perkuat Koordinasi Antarinstansi

Untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas dan memastikan kelancaran arus mudik, Pemprov Jawa Barat akan memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk Kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan, Jasa Marga, serta pemerintah kabupaten dan kota di wilayah Jawa Barat.

Langkah-langkah yang disiapkan meliputi rekayasa lalu lintas, pengaturan jalur alternatif, serta penguatan posko pengamanan dan pelayanan terpadu di berbagai titik strategis.

“Tentu sinergi dengan berbagai komponen bangsa lainnya menjadi kunci agar pelayanan transportasi selama mudik Lebaran dapat berjalan dengan baik,” tambah Herman.

Selain upaya pemerintah, masyarakat juga diimbau untuk mempersiapkan perjalanan dengan matang guna menghindari risiko selama perjalanan mudik.

Pemprov Jawa Barat mengingatkan masyarakat agar selalu memantau informasi lalu lintas, memastikan kendaraan dalam kondisi prima, serta mengutamakan keselamatan selama perjalanan.

Dengan berbagai langkah antisipatif tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap arus mudik dan arus balik Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar, sehingga masyarakat dapat merayakan hari raya bersama keluarga dengan nyaman. (Ujang)