
KOTA PALEMBANG, cimutnews.co.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana dengan membentuk Tim Linmas Darurat Bencana di Kecamatan Ilir Timur 2.
Pembentukan tim tersebut ditandai melalui Apel Gabungan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) se-Kecamatan Ilir Timur 2 yang berlangsung di Halaman Kantor Camat Ilir Timur 2, Selasa (4/8/2026).
Apel dipimpin Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Palembang, Sulaiman Amin, selaku pembina apel.
Dalam amanatnya, Sulaiman Amin menegaskan, apel gabungan tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial. Menurutnya, momentum itu menjadi bagian penting untuk memperkuat soliditas, kedisiplinan, kesiapsiagaan, serta semangat pengabdian seluruh anggota Satlinmas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Satlinmas bukan sekadar pelengkap dalam setiap kegiatan masyarakat, melainkan mitra strategis pemerintah yang berada paling dekat dengan warga. Membantu menjaga keamanan lingkungan, mendukung penyelenggaraan pemerintahan, hingga menjadi garda terdepan dalam penanganan keadaan darurat di tingkat kelurahan dan kecamatan,” ujar Sulaiman.
Satlinmas Punya Peran Strategis
Sulaiman menjelaskan, keberadaan Satlinmas memiliki posisi penting dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan daerah, khususnya dalam menjaga ketenteraman, ketertiban umum, dan pelindungan masyarakat.
Peran tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah yang menempatkan ketenteraman, ketertiban umum, dan pelindungan masyarakat sebagai urusan wajib pelayanan dasar pemerintah daerah.
Ketentuan tersebut juga diperkuat melalui Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2018 tentang Satuan Polisi Pamong Praja serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 26 Tahun 2020.
Karena berada dekat dengan masyarakat, Satlinmas dinilai memiliki peran penting dalam mendeteksi kondisi lingkungan sekaligus membantu pemerintah melakukan respons awal ketika terjadi keadaan darurat.
Antisipasi Potensi Bencana di Palembang
Sebagai kota metropolitan yang terus berkembang sebagai pusat perdagangan, jasa, pendidikan, dan pariwisata, Palembang menghadapi dinamika masyarakat yang semakin kompleks.
Selain persoalan ketertiban lingkungan, kota ini juga memiliki sejumlah potensi bencana, mulai dari banjir akibat curah hujan tinggi, kebakaran permukiman, cuaca ekstrem, hingga dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah sekitar.
“Kondisi ini menuntut penanganan yang tidak hanya responsif saat musibah terjadi, melainkan juga membangun budaya kesiapsiagaan sejak dini. Pembentukan Tim Linmas Darurat Bencana merupakan langkah strategis dalam memperkuat kapasitas masyarakat menghadapi berbagai potensi risiko,” jelasnya.
Menurut Sulaiman, penanggulangan bencana tidak dapat hanya mengandalkan satu pihak. Pemerintah, aparat, maupun masyarakat memiliki peran masing-masing dalam mengurangi risiko dan dampak ketika bencana terjadi.
Kecepatan menyampaikan informasi, kemampuan melakukan evakuasi awal, membantu kelompok rentan, serta menjaga ketertiban di lokasi kejadian menjadi sejumlah faktor penting untuk meminimalkan korban maupun kerugian.
Diperkuat Pelatihan dan Sinergi Lintas Sektor
Untuk menjalankan tugas tersebut, Tim Linmas Darurat Bencana akan dipersiapkan melalui pembinaan, pelatihan, simulasi, serta koordinasi secara berkelanjutan.
Anggota Satlinmas juga didorong memperkuat sinergi dengan berbagai unsur terkait, seperti Satpol PP, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, tenaga kesehatan, Palang Merah Indonesia (PMI), pemerintah kecamatan, pemerintah kelurahan, hingga jajaran RT dan RW.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mempercepat penyampaian informasi dan penanganan awal apabila terjadi kondisi darurat di tengah masyarakat.
Langkah itu sekaligus menjadi bagian dari komitmen Pemkot Palembang dalam mewujudkan visi “Palembang Berdaya, Palembang Sejahtera yang Berkelanjutan.”
Pembangunan kota, kata Sulaiman, tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur maupun pertumbuhan ekonomi. Rasa aman, ketertiban umum, ketangguhan masyarakat menghadapi bencana, serta meningkatnya partisipasi warga juga menjadi bagian penting dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Sulaiman pun mengimbau seluruh anggota Satlinmas agar terus meningkatkan kompetensi, menjaga integritas, serta mempertahankan semangat pengabdian kepada masyarakat.
“Jadilah pelindung masyarakat yang humanis, sigap, dan tanggap. Jadikan pengabdian ini sebagai bentuk nyata kecintaan kepada Kota Palembang,” pungkasnya. (Poerba)

















